Beranda Wisata Bukit Panguk Kediwung, Tempat Wisata Instragamable di Jogja

Bukit Panguk Kediwung, Tempat Wisata Instragamable di Jogja

11
0

Jogjakarta memang tidak akan ada habisnya jika membahas mengenai tempat wisata yang dimiliki, seperti lokasi wisata baru Bukit Panguk Kediwung.

Disini anda dapat menikmati keindahan alam nan sejuk di pagi hari sembari menikmati secangkir kopi yang dapat anda rasakan ketika tengah berada di bukit tersebut.

Jadi, jika anda tengah berwisata ke Jogjakarta, akan sangat disayangkan jika anda tidak mengunjungi bukit yang satu ini.

Sekilas Tentang Bukit Panguk Kediwung

Bukit Panguk kediwung merupakan salah satu objek wisata yang instagramable di Kota Jogja yang menyuguhkan pemandangan yang sangat menakjubkan. Bukit Panguk Kediwung Bantul mulai dibuka untuk umum sekitar pada bulan Mei tahun 2016 lalu.

Maka dari itu, bukit ini belum sepopuler destinasi wisata yang lain di sekitarnya seperti Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus Mangunan, ataupun Puncak Becici.

Yang menjadi andalan dari bukit ini adalah anda dapat menikmati keindahan sunrise di atas awan. Sunrise ini akan terlihat sangat jelas karena bukit ini menghadap ke arah timur.

Waktu terbaik untuk dapat menikmati wisata sunrise disini adalah pada jam 05.00 WIB pagi hari. Soal bulannya sendiri, ada baiknya anda berkunjung di bulan-bulan musim kemarau.

Jika terpaksa harus berkunjung bertepatan dengan musim penghujan, paling tidak anda harus memilih hari dimana hari sebelumnya tidak hujan.

Lokasi dan Rute Bukit Panguk Kediwung

Lokasi Bukit Panguk Kediwung sendiri terletak di Dusun Kediwung, Kelurahan Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta. Letak bukit ini tak begitu jauh dari Kebun Buah Mangunan.

Untuk dapat sampai di bukit ini juga sangat mudah, karena sudah terdapat papan petunjuk yang sangat jelas sehingga akan mempermudah perjalanan anda.

Beberapa waktu lalu, jalan menuju bukit ini juga telah diaspal. Sehingga saat ini kondisi jalannya bagus dan juga tanpa lubang.

Akses menuju lokasi akan jauh lebih mudah jika menggunakan mobil pribadi ataupun kendaraan yang lain seperti motor dan tidak disarankan menggunakan bus pariwisata yang berukuran cukup besar.

Dari Kota Jogja, anda dapat menuju ke arah Jln Imogiri Timur atau ke arah selatan Jogja. Sesampainya di Jln Imogiri Timur dan melewati Pasar Imogiri, anda harus melanjutkan ke arah Mangunan melalui Makam Raja Mataram hingga sampai di kawasan wisata Dlingo. Setibanya disana, anda akan melihat petunjuk untuk menuju ke lokasi Bukit ini.

Jam Buka Bukit Panguk Kediwung

Untuk penerimaan pengunjung, Bukit Panguk dibuka mulai jam 05.00 pagi hingga jam 06.00 sore. Jam buka yang sangat pagi ini dikarenakan anda dapat mencari puncak keindahan pada jam ini.

Puncak keindahan alam bukit ini diperoleh pada saat dekat dengan waktu subuh. Ketika kabut belum menghilang naik menjadi awan.

Harga Tiket Masuk

Objek wisata Bukit Panguk ini dapat menjadi salah satu alternatif wisata hemat ketika berada di Jogja. Jika anda ingin berwisata dengan anggaran budget yang ekonomis, tempat yang satu ini sangat cocok untuk anda kunjungi.

Cukup dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp 2.500 per orang, anda bersama dengan keluarga sudah dapat memasuki tempat ini dan juga menikmati pemandangan dan fasilitas yang ada.

Untuk dapat menikmati spot foto ataupun gardu pandangnya, anda hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 3.000 per orang.

Namun anda juga tidak perlu khawatir karena tidak semua spot foto memerlukan biaya tambahan. Mengenai biaya parkirnya sendiri adalah Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda 4.

Fasilitas di Bukit Panguk Kediwung

Fasilitas yang terdapat di Bukit Panguk Kediwung ini juga sudah sangat lengkap. Terdapat area parkir yang cukup luas yang mampu memuat banyak mobil dan sepeda motor. Fasilitas toilet pun juga telah tersedia.

Jika anda ingin sholat, mushola juga tersedia di tempat ini. Yang paling penting terdapat warung yang menjajakan makanan dan juga minuman yang siap memadamkan rasa lapar anda karena anda datang terlalu pagi dan belum sarapan.

Akan tetapi, karena objek wisata ini termasuk ke dalam kategori wisata blusukan, jalanan ketika memasuki kawasan desanya terdapat beberapa kerusakan kecil sehingga tidak cocok untuk dilewati kendaraan besar.