Kenali 6 Ciri-Ciri Khusus Jenis Lovebird Untuk Lomba

Posted on

Tak hanya dapat dipelihara sebagai hiburan, lovebird juga banyak dipiara sebagai burung lomba. Dalam hal perawatannya, jenis lovebird untuk lomba terbilang tidak mudah. Pasalnya, lovebird ini mudah sekali birahi. Hal tersebut akan mempengaruhi penampilan lovebird di lapangan. Itu sebabnya, para pecinta lovebird lomba perlu mengetahui kapan dan juga bagaimana ciri-ciri lovebird yang siap dilombakan. Ciri-ciri lovebird untuk lomba yang telah siap dilombakan, tentu saja bukan hanya soal suara sudah gacor atau belum. Akan tetapi, masih ada hal penting lain yang harus diperhatikan sebelum lovebird diikutkan lomba.

Memiliki tingkat birahi yang tidak stabil, lovebird akan sangat sulit mengeluarkan semua potensinya. Pasalnya, lovebird tersebut masih dalam kondisi belum siap untuk ikut lomba. Alhasil, lovebird anda tersebut tidak akan keluar sebagai juara. Tak hanya itu saja, dampak lain jika kita memaksakan lovebird yang belum siap lomba tersebut, yaitu dapat membuat lovebird stress. Untuk itu, penting bagi pemelihara jenis lovebird untuk lomba mengetahui ciri-ciri lovebird siap lomba. Dengan begitu, lovebird peliharaan anda akan dengan mudah menyandang sebagai jawara.

Ciri-Ciri Lovebird Siap Lomba

Jenis lovebird untuk lomba yang telah siap tampil memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat anda amati. Berikut ini pengalaman para pemain senior yang dapat dijadikan referensi bagi anda.

1. Usia Lovebird

Ciri jenis lovebird untuk lomba telah siap tampil yang pertama adalah usia. Lovebird dapat ikut lomba meskipun usianya baru 3 – 4 bulan. Akan tetapi, pada usia muda tersebut sebenarnya lovebird belum ideal untuk diikut lomba. Untuk kestabilan prestasinya, sangat direkomendasikan untuk melombakan lovebird pada umur minimal 6 bulan. Karena lovebird diusia tersebut sudah stabil secara fisik dan juga mentalnya.

2. Birahi Stabil

Lovebird memiliki tingkat birahi yang stabil berarti siap untuk ikut lomba. Hal ini berarti lovebird tidak over birah (OB). Sebab jika lovebird sampai OB, lovebird akan terlihat seperti mengejar-ngejar lovebird lainnya. Hal tersebut jelas mempengaruhi penilaian, meski lovebird aktif ngekek.

3. Rajin Bunyi

Lovebird siap lomba dapat diamati dari intensitas ngekeknya. Lovebird rajin bunyi, dengan suara ngekek yang panjang dan dilantunkan sambil nagen atau anteng di tenggeran. Hal ini dapat diamati sejak H-1 sampai menjelang digantang di lapangan. Atau bisa juga kita amati dari gestur tubuh dan juga gerakan sayapnya. Jika lovebird sering mengepakkan sayap dengan ujung sayap menyilang, ini berarti lovebird sudah siap lomba.

4. Latah

Latah disini maksudnya ialah lovebird mudah terpancing oleh lingkungan sekitarnya. Ketika mendengar burung lovebird lain berbunyi, lovebird tersebut langsung narik-narik panjang. Lovebird tersebut menyahut atau membalas kekekan. Umumnya lovebird yang kondisi mentalnya sudah bagus sering melakukan balasan kekekan sembari membusungkan dada. Hal ini dilakukan jika lovebird mendengar tepuk tangan ataupun kekekan lovebird lain.

5. Kondisi Kesehatan

Lovebird dapat dikatakan siap lomba saat lovebird sedang dalam keadaan fit. Burung lovebird yang sehat akan tampil sempurna di lapangan. Jangan sampai anda memaksa lovebird untuk dilombakan jika tengah molting ataupun mabung. Jika anda memaksakannya tetap ikut lomba, maka penampilan lovebird akan mengecewakan.

6. Jenis Kelamin

Selama ini, banyak juga pemelihara lovebird yang bertanya mengenai jenis kelamin lovebird yang dilombakan. Semua jenis kelamin lovebird, baik jantan maupun betina, bisa saja diikutkan lomba. Hal tersebut berlaku selama lovebird dalam kondisi siap dilombakan. Merawat burung lovebird harus dilakukan dengan cermat.

loading...