Pola Kemeja Pria Dan Cara Membuatnya Dengan Benar

Posted on

Dalam menjahit busana, untuk dapat menghasilkan busana yang sesuai keinginan. Setiap proses harus dilakukan secara seksama dan berurutan. Metode apapun yang digunakan dalam menjahit busana, bukan suatu masalah namun hanya berbeda cara saja. Yang terpenting, hasil akhir yang diperoleh sesuai harapan dan keinginan. Dalam pekerjaan menjahit dengan metode apapun boleh digunakan, yang penting bisa menghasilkan busana yang sempurna sesuai keinginan. Di artikel lini akan kami bagikan cara membuat Pola Kemeja Pria yang benar.

Sesudah melakukan pengukuran untuk pola kemeja pria, selanjutnya cara menggambar pola baju dari hasil pengukuran. Untuk menggambar pola busana diperlukan kesabaran juga pemahaman mendalam.

Menggambar Pola Kemeja Pria

Sebelum mulai Menggambar Pola Kemeja Pria, harus kita siapkan alat dan bahan yang digunakan untuk menggambar. Di bawah ini adalah alat dan bahan yang biasa diunakan untuk menggambar pola busana :

  • Pensil dua warna, berwarna biru dan merah. Pensil ini dapat kita beli di toko alat menjahit atau di toko alat tulis.
  • Kertas manila atau karton warna putih, tapi jika kita ingin berhemat dapat kita gunakan koran bekas.
  • Spidol ataupun ballpoint.
  • Penggaris lurus biasanya dengan panjang 60 cm.
  • Gunting, untuk menggunting pola yang sudah jadi.
  • Lem kertas atau isolasi, untuk menyambung pola busana, jika kurang besar atau panjang.

Langkah Menggambar Pola Kemeja Pria

Bila semua alat dan bahan sudah disiapkan, kita bisa mulai menggambar pola busana kemeja pria yang akan dijahit. Berikut ini cara menggambar pola kemeja pria. Sebagai pedoman ukuran yang dipakai adalah kemeja ukuran “M”.

Ukuran :
1.    Lingkar badan                      : 86 cm.
2.    Panjang kemeja                   : 67 cm.
3.    Lebar pundak                       : 44 cm.
4.   Panjang lengan                    : 26 cm.
5.    Lebar bahu                           : 15 cm.
6.    Lingkar leher                        : 42 cm.
7.    Lingkar ujung lengan           : 36 cm.

 A.   POLA DASAR.

Semua pola kemeja digambar dari pola dasar. Pola dasar adalah gambar pola ukuran asli badan si pemakai. Dari pola dasar ini, nanti akan kita kembangkan jadi pola depan juga pola belakang busana yang akan dijahit. Di bawah ini urutan cara menggambar pola dasar kemeja pria.
1.    A-B = C-D  : ¼ Lingkar badan + kelonggaran + 1,5 cm atau untuk tempat kancing.
hasilnya  86/4 + (+ 5 cm) + 1,5 cm = 28 cm.
2.    A-C              : Panjang kemeja = 67 cm.
3.    A-E = B-F = ½ pundak + kelonggaran ditambah + 3 cm
=  44/2 + 3 = 25 cm.
4.    E-G = F-H = ½ E-C naik 3 cm.
5.    A-A1 = B-B1 = turun bahu = + 4 cm.
6.    A-I : ke kanan 1,5 cm ini untuk garis kancing.

B.   Pola muka.

Berdasar dari pola dasar di atas, selanjutnya menggambar pola depan kemeja sesuai urutan di bawah ini.

–       A-1 = A-2 = 1/6 lingkar leher + 1,5 cm = 8,5 cm.
–       Hubungkanlah titik 2 pada garis kancing lurus titik 1 atau titik x di tengahnya.
–       Gambarlah titik x1 dari titik x  jarak 1 ¼ cm.
–       2-3 = lebar bahu = 15 cm, gambarnya  melewati garis A1-B1.
–       3-4 tegak lurus E-F.
–       Titik S di tengah 3-4 kemudian turun 1 cm.
–       S-S1 ke arah kiri sekitar 1 ¾ cm.
–       E-E1 naik sekitar 4,5 cm untuk garis saku.
–       Catatan : pada bagian kiri saku agak dinaikkan sedikit sekitar 2 mm agar menghasilkan kesan lurus di saku.

C.  Pola Belakang.

Bila pola depan kemeja selesai, maka selanjutnya kita gambar pola belakang kemeja seperti urutan di bawah ini.

–       I-K  naik sekitar 5 cm.
–       Gambar titik L di tengah I – K.
–       K-5 = 1/6 lingkar leher = 42/6 = 7 cm.
–       5 – 6 sejajar 2 – 3 = lebar bahu = 15 cm.

Agar lebih jelas, di bawah ini saya beri contoh gambar pola kemeja sesuai ukuran pola busana di atas.

Demikian tadi cara menggambar pola dasar, pola belakang, dan pola depan pada kemeja pria. pada artikel lain nanti kita akan coba bahas cara menggambar pola lengan serta pola kerah pada kemeja. nantikan artikel selanjutnya.