2 Buku Novel Fiksi Terbaik Asma Nadia

Posted on

rumah-tanpa-jendela-2Rumah Tanpa Jendela (2 Buku Novel dan Skenario)

Sebuah cerita tentang cinta tanpa syarat, tentang menerima dengan sempurna setiap anugerah yang Allah berikan, tentang impian dan perjuangan untuk tegak betapa pun satu demi satu tragedi hidup seakan memudarkan harapan. Novel terbaru Asma Nadia yang telah difilmkan, 100% keuntungan tiket bioskop untuk kepentingan anak2 Indonesia. Harga buku (novel dan skenario) 68 rb.

jadian-boleh-dongJadian Boleh Dong…

Masih ingat, kan sama Aisyah Putri, cewek sipit kelas I SMA yang disayang setengah mati oleh empat abangnya yang unik-unik itu? Iya… Aisyah Putri datang lagi dengan kemasan baru, lebih cantik plus bonus komik! Karya Asma Nadia, peraih tiga kali penghargaan Adikarya Ikapi sebagai salah satu penulis remaja terbaik nasional ini dijamin bikin kamu senyum, ketawa-ketiwi, sekaligus haru. Harga Buku jadian boleh dong 35 ribu.

Sinopsis:

Jadian, Boleh Dong? Merupakan edisi revisi Aisyah putri: Mr. Penyair. Bedanya… ada cerita-cerita barunya juga plus… KOMIK!

Endorsment:

“Buku baru Asma Nadia pasti jaminan mutu! Harus cepat2 diburu!
Kalo gak, huu pasti aku jadi malu! Yuuu, ke toko buku ….

– Boim Lebon, Penulis Cerita Komedi Anak dan Remaja, Produser TV

Sinopsis:

Akhir-akhir ini Icha, salah satu sahabat Aisyah Putri, ribut banget soal pacaran. Boleh nggak sih dalam Islam?

Ups, bukannya pacaran sering bikin emosi terganggu. Bikin resah kalau dia nggak SMS, nggak nelepon, nggak naruh status ‘jadian’ di Facebook, atau lama nggak kirim-kirim email misalnya… . Tapi Icha masih aja ngotot. Memangnya apa sih manfaat pacaran?

Icha: Pacaran tuh biar ada tempat ngobrol, curhat, terus bantuin kalau

ada masalah.

Aisyah, dkk: Kenapa nggak ke Guru BP, aja atau ke psikolog kalau gitu?

Icha: Pacaran biar ada yang nganterin ke sana ke mari, dong!

Aisyah, dkk: Hihihi, ini pacar apa tukang ojek, ya?

By the way, anyway, busway… masih panjang obrolan Icha VS Aisyah en friends: Retno, Elisa dan Linda… yang terakhir cewek bertubuh besar yang merasa mengerti bahasa…um… binatang?

Oh, no! Maksud Linda… dia sangat yakin bisa mengerti bahasa … seluruh bakwan gorengan Ibu Kantin!

“Whaaat?â€

“Yup…trust me. They call me all the time!â€

Jadi, itu alasan Linda sering ke kantin. Bukan karena dia suka makan… oh, jangan salah! Tapi karena hati kecil Linda nggak pernah tega mendengar jeritan bakwan-bakwan di kantin yang selalu memanggil-manggilnya, dalam ratapan melebihi anak tiri.

“Mami Linda… Mamiiii… Mami Lindaaaa…â€

loading...