Contoh Sinopsis Novel Singkat Ketika Cinta Bertasbih 2 Habiburrahman EIShirazy

Posted on

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai contoh sinopsis novel singkat yaitu Ketika Cinta Bertasbih 2. Novel ini ditulis oleh Habiburrahman EIShirazy yang melanjutkan cerita dari Ketika Cinta Bertasbih episode 1.

Di dalam novel episode ke 2 ini banyak menceritakan tentang Azzam, sedangkan dalam episode 1 banyak meceritakan tentang kerabat atau teman-temannya. Berikut kami sajikan sinopsis Novel Ketika Cinta Bertasbih 2.

Contoh Sinopsis Novel Singkat Ketika Cinta Bertasbih 2

Seorang pemuda bernama Abdullah Khairul Azzam yang menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Ia merupakan pemuda tampan yang tinggal di desa provinsi Jawa Tengah. Sejak ia kecil, Azzam terlihat sebagai seorang anak yang baik akan budi pekertinya. Bukan hanya itu, ia juga gigih, cerdas dan berhasil mendapatkan beasiswa untuk belajar di Universitas Al Azhar Mesir.

Azzam mulai menjalani kehidupannya di Mesir. Baru setahun ia tinggal di Mesir, Azzam telah menjadi seorang mahasiswa yang berprestasi peraih predikat lulus dengan nilai yang sempurna. Namun dibalik kebahagiaannya tersebut Azzam mendapat berita buruk bahwa ayahnya meninggal. Sebagai seorang anak yang tertua ia mau tidak mau harus bertanggung jawab atas kehidupan keluarganya. Sedangkan, ia sendiri harus menyelesaikan pendidikannya di Mesir. Akhirnya, ia mulai membagi waktu untuk bekerja dan belajar. Ia mulai membuat bakso dan tempe yang dipasarkan di lingkungan Kairo. Berkat usahanya dan keahliannya dalam memasak, ia menjadi terkenal dan dekat dengan berbagai kalangan di KBRI Kairo. Telah sembilan tahun lamanya ia menempuh pendidikannya di Mesia dan belum juga lulus. Hal tersebut dikarenakan ia terlalu sibuk untuk bekerja membuat bakso dan tempe.

Karena ia sering mendapatkan job di KBRI, Azzam kemudian bertemu dengan salah satu Puteri Duta Besar yang bernama Eliana Pramesti Alam. Ia merupakan seorang mahasiswi lulusan EHESS Perancis yang melanjutkan pendidikan S-2 nya di Kairo. Selain ia cerdas, Eliana juga merupakan gadis yang cantik.

Segudang prestasi dan juga kecantikan dari Eliana, membuat Azzam jatuh hati kepadanya. Pak Ali menyarannya kepada Azzam untuk melamar mahasiswi yang tak kalah cantik dan cerdasnya dengan Eliana, gadis tersebut bernama Anna Althafunnisa. Ia merupakan gadis S-2 di Universitas Al Azhar Kairo. Kelebihan Anna yaitu ia memakai jilbab dan sholehah. Selain itu bapaknya seorang kyai pesantren yang bernama Kyai Luthfi Hakim.

Azzam berniat untuk melamar Anna. Namun ternyata lamaran tersebut ditolak karena dasar status. Karena Azzam merupakan penjual bakso dan tempe. Selain itu, Anna juga terlebih dahulu dilamar oleh Furqon yang merupakan orang kaya raya dan cerdas. Azzam menerima alasan tersebut, meskipun sedikit kecewa.

Namun, suatu hari Furqon mendapatkan musibah yang menghancurkan harapannya tersebut. Ia menderita penyakit HIV. Hal tersebut membuat ia dilema antara ia harus menikah dengan Anna, namun ia akan menghacurkan hidup Anna.

Dalam keadaan yang tak terduga, Azzam bertemu dengan Anna dalam peristiwa pencopetan. Azzam pun menolong Anna dan mendapatkan kembali tasnya. Sayangnya dia tidak saling kenal, karena belum sempat bertemu.

Azzam sangat rindu dengan keluarganya, ia memutuskan untuk fokus dalam pendidikannya dan akhirnya ia lulus. Azzam pun pulang ke kampungnya dan segera mencari jodoh disana. Tanpa diduga di dalam pesawat ia bertemu Eliana dan bersama sampai di bandara. Hal tersebut membuat para wartawan tak dapat tinggal diam. Kedekatan mereka menjadi pembicaraan berbagai publik. Hingga Eliana ikut pulang ke rumah Azzam dan para masyarakat sekitar ikut gempar atas kedatangan mereka.