Sinopsis Novel Hujan Karya Tere Liye

Posted on

Kali ini Tere Liye kembali mengeluarkan novel terbarunya. Sesuai dengan musim yang terjadi pada bulan-bulan ini. Judul dari novel ini yaitu Hujan. Entah kenapa judul novel Tere Liye selalu singkat, hanya satu kata. Sebut saja, BULAN, BUMI, RINDU, PULANG dan saat ini novelnya berjudul HUJAN.

Novel ini memang penuh dengan misteri. Dari judulnya saja membuat orang penasaran karena kosakata hujan berkaitan dengan sebuah perasaan seseorang. Sinopsis yang ada di belakang buku ini hanya disebutkan tentang persahabatan, cinta, melupakan, perpisahan dan tentang hujan.

Sinopsis Novel Hujan

Diawali dengan kedatangan seorang yang bernama Lail di sebuah ruang operasi yang penuh dengan peralatan modern. Lail meminta Elikah, yaitu seorang fasilitator kesehatan untuk membantunya menghapus sebagian dari memori yang ada diotaknya mengenai hujan. Padahal hujan pada awalnya selalu menghadirkan kenangan-kenangan yang indah dalam hidup Lail.

Namun hujan nyatanya tidak selalu indah, namun hujan justru selalu menghantarkan Lail pada ingatan yang menyakitkan. Lail ingin mengapus tentang semua ingatan mengenai sosok Esok. Seorang laki-laki bagi Lail memiliki kaitan dengan hujan dan juga lelaki yang dulu sempat mengubah takdir Lail.

Esok, bisa jadi merupakan salah satu lelaki yang menjadi tumpuan bagi harapannya. Sebelumnya ayah Lail telah tewas terkena bencana besar yang meluluhkan seluruh penjuru dibumi. Tsunami besar yang melenyapkan ayah Lail dan menjadikannya yatim piatu.

Peristiwa gempa bumi yang sangat dahsyat hampir merenggut nyawanya. Jika seorang lelaki kecil yang masih berusia 15 tahun tak sigap untuk menyelamatkannya. Pada momen itulah Lail harus kehilangan ibunya, namun ia bahagia berkawan dengan Esok dan selalu menjalani hari-harinya disebuah tenda pengungsian. Perasaan cinta pun tak kuasa mekar di dada Lail, tetapi ia harus diuji dengan sebuah perpisahan.

Menjelang dewasa, Lail dan Esok berpisah, Lail yang menjalani kehidupan barunya disebuah panti asuhan dan dipertemukan dengan Mariyam yang menjadi sahabat baiknya. Sedangkan Esok, yang memiliki kecerdasan yang luar biasa, diasuh oleh walikota dan disekolahkan di luar negeri hingga menjadi seorang ilmuwan yang hebat.

Kehadiran anak perempuan walikota yang sangat cantik di dalam rumah walikota itu sama sekali tak mengusik Lail. Lail sangat bertemu dengan sahabatnya Esok, sedangakan anak walikota tersebut setiap hari bersama dengan Esok. Seiring dengan berjalannya waktu, tumbuh perasaan cinta dihati anak walikota kepada Esok.

Pada saat bumi mulai berada di titik nadinya, membuat Esok bersama para  ilmuwan luar negeri menciptakan sebuah pesawat ulang-alik yang dapat digunakan untuk menyelamatkan penduduk di muka bumi dari berbagai bahaya kehancuran. Namun kenyataannya tak semua penduduk dapat ditampung di pesawat tersebut. Maka diadakanlah sebuah undian untuk menentukan siapa saja yang dapat masuk kedalam pesawat tersebut.

Satu undian tiket yang diharapkan oleh orang itu ternyata kembali di dapatkan oleh Esok. Kini ada dua buah tiket di tangan Esok, dan ia dapat menyelamatkan satu orang lagi. Digelayuti perasaan bimbang, Esok terus menerus bimbang, siapakan orang yang akan dibawanya ke dalam pesawat tersebut. Lail sahabatnya atau anak walikota tersebut?

Novel Hujan ini memang istimewa dengan tema yang sederhana namun kebanyakan romatis. Ada kepedihan yang dirasakan oleh para tokoh.

Dalam novel ini kamu akan merasakan bagaimana rasanya ketika harus tegar dalam masalah yang menimpa dan melangkah maju ketika masalah tersebut semakin berat. Ada rasa ketika rindu bertemu dengan pasangan, bertemu kembali setelah sekian lama tak bertemu dan rasa cemburu.

Setiap novel yang dibuat oleh Tere Liye memang berbeda dan membawa rasa baru sehingga pembaca terkejut dengan cerita yang dibuat dalam novel tersebut.