Sinopsis Novel 13 Reason Why Karya Jay Asher

Posted on

Pada kesempatan ini kami akan membahas mengenai sinopsis novel 13 Reason Why dengan lengkap. Novel ini merupakan novel karya Jay Asher yang memiliki cerita 7 kaset yang misterius tergeletak di depan rumah Clay.

Sinopsis Novel 13 Reason Why

Coba bayangkan saja, jika kamu menemukan kotak sepatu yang berisi 7 kaset yang direkam gebetanmu setelah pulang sekolah.
Isi dari kaset tersebut adalah tujuh buah rekaman yang masing sisinya tertulis nomor urut 1-13. Kaset tersebut berisikan tentang alasan mengapa dia bunuh diri sebelumnya. Mungkin kamu merasa tidak percaya dan ingin muntah. Terlebih lagi dia adalah salah satu alasan Hannah Baker bunuh diri.

Ketika ia mendengarkan kaset sisi nomor 1, terdapat suara Hannah yang merupakan seorang gadis yang diam-diam Clay sukai.

Clay merupakan salah satu orang yang terdapat di dalam cerita kaset tersebut. Benarkah ia merupakan alasan mengapa Hannah bunuh diri ?

Di dalam kaset tersebut ada banyak orang yang membuat hidup Hannah menjadi berantakan. Kebanyakan merupakan anak-anak yang satu sekolah dengan Hannah, yang membuat Hannah putus asa, yang menyebarkan gosip tentang Hannah, dan yang merenggut kepercayaan diri Hannah. Namun ada yang lebih parah, yaitu kesemuanya menjadi efek bola salju yang menjadikan Hannah teetekan dan bunuh diri.

Dalam kaset tersebut Hannah menceritakan semua yang dialaminya. Ciuman pertamanya, teman dekat waktu kepindahannya, orang yang sering menertawakan diam-diam, teman dan juga musuh bagi Hannah, cerita mengenai Clay Jensen. Hannah yang sudahmemiliki reputasi kotor membuat Hannah mengasihani pada dirinya sendiri. Di dunia ini seakan tak ada orang yang mampu menyelamatkan dirinya dari keputusannya bunuh diri. Dan di dalam kaset tersebut akan jadi pengenang yang permanen kepada orang yang sering melukai Hannah.

Pesan dari Hannah hanya dua bagi para penerima kaset tersebut yaitu mendengarkan dan mengedarkan. Mengedarkan kepada orang berikutnya yang ada di dalam daftar cerita tersebut. Setiap rekaman tersebut harus ditujukan kepada orang yang terpilih di sekolahannya dengan rincian keterlibatan mereka dalam masalah Hannah bunuh diri. Namun jika kaset itu tidak di edarkan, maka kopi kaset tersebut akan disebarkan ke semua orang. Agar semua orang tahu bagaimana kisah hidupnya dulu yang sebenarnya. Agar mereka tahu, siapa saja yang membuat dirinya mengakhiri hidupnya.

Rasa penasaran Clay terus berlanjut hingga namanya tersebut pada kaset itu. Bagaimana mungkin ia menjadi satu alasan Hannah bunuh diri?. Clay menyukai Hannah dengan sungguh-sungguh, namun sialnya ia tak mengungkapkan kepada Hannah. Gadis yang telah bunuh diri 2 minggu silam itu.

Tindakan yang dilakukan seseorang yang depresi, putus asa akan semua masalah yang dihadapi dan ia memilih jalan untuk mengakhiri hidupnya. Mungkin masalahnya hanya sepele, namun begitu masalah lainnya, seperti bola salju dan masalah itu kian menumpuk. Hannah merupakan orang baru di kotanya, tidak memiliki teman dekat, dua orang yang ia percaya menjadi musuhnya, orang tuanya yang selalu sibuk, hingga pelecehan seksualnya. Dan ketika ia meminta bantuan kepada orang yang lebih dewasa untuk dapat menyelesaikan masalahnya, hanya dua pilihan yaitu menghadapi atau melupakan. Bagi Hannah masa remaja yang ia alami tak seindah kata orang-orang.

Kadang awalnya hanya menganggap ejekan itu hanya guyon, namun kalau yang diejek tersebut tidak terima dan menyimpan sendiri, itu semua dapat menjadi bumerang, selalu terbayang ketika di juluki. Padahal kita tidak meyukainya.