Sinopsis Novel Dzikir Cinta karya Anam Khoirul

Posted on

Dzikir Cinta mengisahkan tentang seorang tokoh utama yaitu Rusli. Rusli merupakan seorang santri Pondok Pesantren al-Masnawiyah yang asalnya dari Kedungwangi dan menjadi orang kepercayaan dari Kiyai Mahfud. Rusli menaruh hati seorang Santriwati yang bernama Sukma dari Pondok Pesantren Gus Mu’ali yang termasuk seorang mualaf. Banyak sekali rintangan yang dihadapi oleh Rusli. Yang menarik dari novel ini yaitu penggambaran mengenai kehidupan sehari-hari para santri di pondok pesantren.

Dalam novel ini begitu kental tampak kehidupan sehari-hari para santri di pondok pesantren. Menjadi orang awam kita telah tau bahwa kehidupan pesantren sangat kental dengan nilai-nilai religius. Seperti halnya yang dapat kita lihat di dalam penggambaran para santri dalam novel ini. Yang mana sehari-hari mereka telah mengkaji kitab-kitab keagamaan.

Sinopsis Novel Dzikir Cinta

Cerita novel ini bermula pada saat Rusli yang dari Jawa Timur menimba ilmu di sebuah pondok pesantren. Pondok pesantren ini terdapat di Jawa Tengah, dipimpin oleh Kiyai Mahfud. Sebab perangai serta pribadinya yang baik, Rusli memperoleh kepercayaan dari Kiyai Mahfud. Rusli diminta dalam membantu berbagai urusan yang berhubungan dengan pondok, dan ini malah mengalahkan senior-seniornya. Rusli memperoleh kepercayaan dalam berbagai macam hal. Diantaranya yaitu menjaga Fatimah, putri dari sang Kiyai. Rusli menganggap jika Fatimah sudah seperti adik sendiri. Seperti halnya pemuda pada umumnya, walaupun berada di pondok, Rusli merasa jatuh cinta dan juga menjalinnya dengan Sukma, teman dari Fatimah.

Akan tetapi, cinta keduanya harus kandas seba Kiyai meminta Rusli untuk menikahi Fatimah. Pada akhirnya Fatimah menikah dengan Rusli. Akan tetapi, hati Rusli tak sepenuhnya dimiliki oleh Fatimah. Sebab Rusli masih tidak dapat melupakan Sukma. Penderitaan yang begitu berat dirasakan oleh Rusli dan Sukma. Setahun pernikahan mereka, Rusli punya seorang anak laki-laki, akan tetapi Fatimah meninggal pada saat melahirkannya. Setelah Kiyai Mahfud mengetahui jika Rusli masih mencintai Sukma, beliau memberikan izin dan merestui Rusli agar menikahi Sukma. Hal ini dilakukan untuk permintaan maaf sebab sebelumnya sudah memisahkan mereka lalu mencarikan pengasuh untuk cucunya yang bayi. Dan akhirnya cinta Rusli dan sukma kembali bersatu dengan sukma melalui pernikahan.