3 Kutipan Cerpen Cinta Romantis di Sekolah Terpopuler

Posted on

Banyak kisah cinta yang dapat menjadi suatu bacaan menarik, baik kisah cinta sedih maupun cinta romantis. Kisah cinta ini banyak dijadikan inspirasi dalam penulisan cerpen. Setelah kemarin kami mengulas kumpulan cerpen sedih tentang cinta, kini kami akan mengulas kumpulan cerpen cinta romantis di sekolah. Pada masa sekolah, khususnya SMA, tiap majalah favorit kamu terbit, cerpen tentang cinta adalah yang pertama kali kamu buka.

Sebagian besar pembaca sangat suka dengan cerpen cinta karena jalan ceritanya yang sederhana membuatnya tersenyum saat membacanya. Konten yang ringan akan tetapi asyik untuk dibaca. Bahkan membaca cerpen cinta romantis di sekolah menjadi hobi tersendiri yang rutin dilakukan. Banyak majalah remaja yang sering menyediakan kolom cerpen ini untuk para penulis muda yang ingin melihat respon pembaca tentang tulisannya.

Cerpen Cinta Romantis di Sekolah

Sebagian besar pembaca menganggap kalau cerpen cinta romantis di sekolah tersebut sangat menarik dibandingkan dengan novel. Alur ceritanya yang terbilang singkat membuat pembaca tidak mudah bosan. Tidak sedikit penulis cerpen cinta merupakan remaja yang umurnya kurang lebih seangkatan dengan pembacanya. Mungkin karena alasan ini, hal-hal yang diangkat dalam cerpen menjadi jalan cerita yang sangat mudah dimengerti oleh kalangan remaja, khususnya SMA. Nah, bagi anda yang suka membaca cerpen, berikut beberapa kutipan cerita pendek cinta romantis di sekolah.

1. Bersemi Saat Tahun Berganti

Seindah Ombak biru samudra, Aku melihatmu. Mengenang sebuah kisah yang tak akan menjadi sejarah. Sebuah kisah singkat yang kita mulai di saat bulan yang menandai akhir tahun hingga bulan yang menandai awal tahun. Aku tak pernah mengerti cerita singkat ini terjadi, Desember dan Januari adalah bulan yang indah. Aku mulai mengenalnya saat kita sama-sama masuk dalam suatu ekstra di Sekolah. Memiliki tekad untuk berseni teater dengan harapan menghidupkan kembali teater sekolah. Bagaimana kedekatanku dengannya bisa terjalin, aku pun tak pernah tahu. Semua itu mengalir begitu saja seperti air.

2. Hanya Dia Yang Bisa

Namaku Jay, aku seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta di makassar. Aku dianugrahi oleh Tuhan wajah yang ganteng. Tinggi 180 cm, tubuh jangkung, kulit putih, hidung mancung, dan populer. Aku bekerja sambil kuliah. Aku bekerja di salah satu stasiun tv lokal menjadi bintang film. Semua kaum hawa tergila-gila padaku kecuali seorang gadis berumur 16 tahun, yang baru saja lulus SMA. Namanya Salsabila Asy-syifa. Ketika semua teman-temannya berteriak histeris saat aku lewat, kecuali dia. ……………. Menurutku hanya dia yang bisa membuat aku salah tingkah. Karena baru pertama kali aku bertemu dengan seorang gadis yang sangat dingin terhadapku.

3. Bersama Hujan

Hari itu merupakan hari ke dua Dara bersekolah di sekolah tersebut. Kejadian berawal saat Dara sedang berteduh di halte dekat sekolah. Dia duduk memandangi setiap tetesan hujan yang jatuh membasahi jalanan. Dara merangkul tangannya, sekali kali menggosok kedua telapak tangannya agar ia terasa lebih hangat. saat itulah, seorang pria datang dan duduk di samping Dara. ………………………. Setelah kejadian itu, Dara sering bertemu dengan Deo. Lama kelamaan, mereka saling menyukai, tetapi, tak ada satupun di antara mreka yang berani untuk mengungkapkan perasaan masing-masing. Dan bahkan, mereka terkadang pulang bersama. Dan anehnya, saat mereka pulang bersama, pasti selalu terjadi hujan. Ya hujan! Hujanlah yang telah membuat mereka bertemu.