Panduan Tata Cara Berhijab Yang Sesuai Dengan Syariat

Posted on

Pemakaian hijab jadi tren yang sedang diminati oleh banyak wanita dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak sampai dengan orang yang sudah tua. Akan tetapi sayangnya hijab di sini hanya dijadikan sebagai fashion yang bisa mempercantik tampilan seorang wanita. Hijab dikenakan tidak sesuai tuntunan syara, bahkan makin terkesan melecehkan hukum Islam.

Misalnya saja pada seorang wanita yang memakai hijab tapi pakaiannya ketat dan membentuk tubu. Atau berhijab tapi rambutnya masih saja terlihat. Seharusnya perlu adanya pelurusan mengenai tata cara berhijab yang baik dan benar. Untuk itu mari kita simak, bagaimana sih sebenarnya tata cara berhijab yang syar’i itu?

Tata Cara Behijab Syar’i Dan Syaratnya

Sebelum anda berhijab, baiknya meluruskan niat dulu. Apa sebenarnya motivasi anda untuk berhijab. Apa hanya sekedar mengikuti perkembangan dari dunia fashion. Atau supaya anda tampil cantik atau memang karena anda benar-benar telah sadar ingin menjalankan perintah Allah saja. Sejatinya berhijab itu wajib seperti Q.S. an-Nur: 31 dan al-Ahzab: 59.

Di sana dijelaskan bahwa perempuan yang sudah baligh wajib menutup aurat dengan jilbab dan khimar ataupun kerudung. Setelah tahu dalil kewajiban menutup aurat, anda harus menerapkan tentang tata cara berhijab yang benar berdasarkan pada syarat yang telah dituntunkan Alquran.

Syarat Dalam Tata Cara Berhijab

Dalam tata cara berhijab syar’i syarat pertama adalah menutupi aurat. Seluruh tubuh kecuali muka dan juga telapak tangan. Anda harus menutup aurat anda dengan jilbab juga kerudung. Jilbab yang dimaksud adalah baju kurung atau gamis. Sementara kerudung yaitu penutup kepala yang harus dijulurkan sampai menutupi dada.

Syarat kedua yang anda penuhi adalah memilih jilbab yang longgar jadi tidak membentuk lekuk tubuh anda. Pakaian yang membentuk tubuh tak hanya dapat menggoda lawan jenis. Tapi sejatinya tidak sehat untuk tubuh anda. Hal ini karena kulit akan merasa tertekan juga kurang mendapat ruang bernapas. Tata cara berhijab yang benar sejatinya banyak mengandung manfaat untuk yang mengetahuinya.

Memakai jilbab dan kerudung perlu memperhatikan bahannya. Jangan sampai anda memilih bahan yang tembus pandang ataupun transparan. Karena tidak diperbolehkan dalam tata cara berhijab yang sesuai hukum syariah’. Pakaian muslimah juga perlu dilengkapi kaos kaki yang fungsinya menutup bagian kaki yang tak terjangkau oleh jilbab. Sebagai muslimah juga tidak diperbolehkan menggunakan make up berlebihan. Tujuannya supaya penampilan anda tidak menggoda lawan jenis yang dapat menimbulkan perbuatan maksiat.

Kesimpulan Tata Cara Berhijab Yang Benar Menurut Islam

Jilbab yang baik yaitu jilbab yang sesuai dengan tuntunan Islam. Bukan yang sesuai dengan mode atau trend yang berlaku dalam masyarakat. Tata Cara Berhijab Yang Benar Menurut Islam, antara lain adalah:

Menutupi aurat, Jilbab lebar dan juga menutup dada. Jilbab longgar dan tidak menampakkan bentuk tubuh. Tidak tembus pandang dan Tidak memakai riasan atau make up tebal yang berlebihan.

Itulah beberapa syarat yang perlu anda penuhi di tata cara berhijab yang benar sesuai dengan perintah Allah. Perlu sekali memperhatikan syarat yang ada di atas agar usaha anda menutup aurat di ridhoi oleh Allah. Dan keluh kesah anda selama menutup aurat secara benar akan terbayar dengan kenikmatan surga.

Karena sekarang tak sedikit orang yang berjilbab, tetapi model dan riasannya kurang pas untuk mencerminkan penampilan muslimah yang baik sesuai syar’i. Juga lebih mengutamakan mode dan style sedang booming di masyarakat.