Kumpulan Contoh Cerpen Pendidikan Terbaru 2017

Posted on

Setiap membuat cerita singkat harusnya pembaca dapat mengambil pesan moral meskipun cerpen tersebut disajikan secara lucu. Pembentukan karakter pada sebuah cerpen juga penting agar pembaca dapat merasakan juga ikut terbawa emosinya kedalam cerita.

Dalam artikel Contoh Cerpen Pendidikan ini semoga anda dapat mengambil pelajaran dan ilmu. Contoh Cerpen Pendidikan yang disajikan dapat dinikmati oleh kalangan smp, smk, mahasiswa ataupun dewasa. Semoga Contoh Cerpen Pendidikan singkat ini dapat membentuk persahabatan di antara kita.

Beberapa Contoh Cerpen Pendidikan

Karya : Fitrah Ilhami
Judul : Sandal Jepit dan Jomblo

Suatu siang di kantor, Toyib mendengar suara tukang bakso lewat. Karena lapar, Toyib dengan segera membereskan pekerjaannya, lalu ia keluar kantor.

Bang, beli baksonya! teriak Toyib karena jarak si tukang bakso sudah cukup jauh dari kantor. Tukang baksopun menoleh. Toyib melambaikan tangan,dan  menyuruh tukang bakso berhenti.

Merasa ribet jika harus pakai sepatu, si Toyib langsung membawa sandal jepit Joni, si teman sekantornya, memakainya menuju gerobak bakso.

Toyib pun makan bakso.

Sekilas, cerita tadi biasa saja. Tak ada kesan. Flat. Datar. Tidak ada konflik. Bikin mules. Tapi, jika kita cermati ada kesalahan mendasar Toyib saat beli bakso itu. Bukan karena Toyib makan bakso tapi gak mau bayar, tapi Toyib sudah melakukan Ghosob.

Apa itu Ghosob?

Yang dimaksud ghosob adalah memakai barang milik orang lain, tapi tidak ijin yang punya. Ghosob berbeda dengan mencuri. Mencuri jelas, si pembawa barang punya niat untuk tidak mengembalikan barang. Tapi ghosob niatnya hanya pinjam, nanti barang dikembalikan lagi. Menurut agama, Ghosob terlarang, dosa. Dan tokoh Toyib di cerita di atas sudah pakai sandal tanpa ijin Joni.

Cuma pinjem, toh gak dicuri. Kok bisa dosa? Pinjam boleh,tetapi kalau tidak ijin itu tetap Ghosob namanya, dosa.

Jika ada yang bilang, Kan cuma pinjam? Toh nanti juga dikembalikan, punya teman juga, ngapain harus ijin.

Itulah hebatnya Islam. Agama ini mengatur sendi kehidupan sampai hal paling kecil. Agama ini adalah agama yang manusiawi. menomor satukan perasaan orang lain.

Bila si pemilik tiba-tiba membutuhkan dan tiba-tiba tidak ada karena dibawa tanpa ijin oleh orang lain, bagaimana perasaannya? Pasti bingung kan? Itulah yang tidak diperbolehkan didalam Islam. Tidak boleh membuat orang lain susah, walau sekecil apa pun.

Lalu ada jomblo yang bertanya, Kalau ada perempuan yang  membawa hatiku tanpa ijin dariku, berarti dia sudah meng-ghosob hatiku dong? Dia dosa.

Bisa jadi. Makanya, biar si dia tak terus menanggung dosa, segera datangi orang tuanya, bilang bahwa anak perempuannya sudah meng-ghosob hatimu. Sekarang kamu ingin mengambil hati itu dengan lamaran.

Karya : Fitrah Ilhami
Judul : Mati Gak Keren

Bercerita tentang lelaki yang meninggal dunia sesudah tersedak tulang ayam. Ketika mengikuti lomba makan cepat ayam goreng waktu lalu membuatku berfikir. Benar juga ya perintah Nabi Muhammad supaya manusia tidak makan tergesa-gesa. Bahkan kata Nabi, Bila seseorang mendengar adzan namun makanan sudah dihidangkan, hendaklah ia mendahulukan makan.

Perintah tersebut disampaikan supaya kita santai melahap makanan. Saat makan, Nabi mengunyah makanannya tak kurang dari 35-40 kunyahan sebelum ditelan. Setelah diteliti, makanan yang dikunyah lama memang lebih menyehatkan bagi usus manusia.

Selain itu, tak terburu-buru makan bisa membuat kita keren di hari akhir nanti.

Contoh, andaikan waktu dihisab nanti kita ditanya Allah:

“Wahai hamba-Ku, dulu kamu mati saat melakukan apa?”

“Ya Allah, aku mati ketika berjihad di jalan-Mu.”

“Keren. Masuklah ke Surga.”

“Kalau kamu?” lalu orang kedua ditanya.

“Aku mati saat mencari nafkah bagi keluargaku, Ya Allah.”

“Keren banget! Ini baru hamba-Ku yang shalih. Masuklah ke Surga.”

“Sekarang kamu. Mati karena apa?” tanya Allah ke orang ketiga.

Orang ketiga jawab jujur, ” Kalau aku matinya karena keselek tulang ayam, Ya Allah.”

Gak ada keren kerennya. Makanya slow aja waktu makan.