Cara Meresensi Buku Yang Benar Dan Mudah Untuk Pemula

Posted on

Cara meresensi buku merupakan kegiatan ilmiah yang dilakukan untuk memberikan sebuah tanggapan dan penilain terhadap isi dari sebuah buku. Banyak majalah, surat kabar, dan jurnal yang menyediakan rubrik mengenai resensi buku. Di lembaga pendidikan, sering juga ada peserta didik diminta menulis resensi sebuah buku sebagai tugas akademik.

Penulis resensi pemula sering mengalami kesulitan dalam membuat resensi buku. Diharapkan langkah berikut dapat memberi informasi yang jelas pada pembaca agar Cara Meresensi Buku Yang Benar Dan Mudah Untuk Pemula mendapat panduan saat meresensi buku.

Secara garis besar terdapat 6 (enam) langkah pokok yang ada dalam meresensi buku:
1 persiapan,
2 membaca,
3 menganalisis,
4 mengevaluasi,
5 menulis, serta
6 menyunting.


Persiapan

Pertama, penulis resensi melakukan persiapan dengan memilih buku yang hendak diresensi. Dalam langkah ini, dipilih isi buku yang sesuai dengan keahlian serta minat penulis resensi serta terbitan yang termutakhir. Sebaiknya yang terbit dalam tahun terakhir. Penulis juga perlu untuk yakin bahwa buku itu belum pernah diresensi orang lain. Hindari Plagiarisme dengan memperhatikan serta memahami etika-etika menulis. Setelah mendapat buku yang diinginkan, penulis lalu mencatat identitas buku itu lengkap seperti, judul, pengarang, penerbit, tempat serta tahun terbit, jumlah halaman,cetakan, ukuran, ISBN juga harga buku.

Sebagai persiapan, penulis resensi harus mengumpulkan beberapa buku sejenis untuk digunakan sebagai bahan perbandingan melihat persamaan serta perbedaan gagasan yang disampaikan.

Membaca

Kedua,  membaca buku dengan cermat sehingga benar-benar memahami tak hanya informasi yang tersurat tapi juga yang tersirat. Dalam langkah kedua, penulis resensi perlu mengenal secara baik penulis buku, mengetahui latar belakang pendidikan serta pekerjaannya. Buku-buku yang sudah pernah ditulisnya, serta tujuan dalam menulis buku itu.

Tujuan penulis buku biasanya sudah tertera pada kata pengantar buku atau kalau tidak tertulis dengan jelas. Penulis resensi bisa menyimpulkan setelah memahami isi buku dengan keseluruhan. Dengan mengacu kepada tujuan penulis buku, penulis resensi menelusuri bagaimanakah cara penulis buku mencapai tujuan. Apakah informasi di dalam buku serta pengemasan dan penyajian yang mendukung. Tujuan penulisan buku juga dijadikan sebagai rujukan dalam memahami dan mendalami isi buku. Gambaran isi buku bisa dilihat pada daftar isi dan kata pengantar.

Menganalisis

Langkah Ketiga, melakukan analisis dengan mencermati keunggulan serta kelemahan  isi,  penyajian, dan juga bahasa yang dipergunakan.

Mengevaluasi

Keempat, mengevaluasi isi buku yang dilakukan dengan menggunakan informasi yang didapat dari mencermati isi, penyajian, serta bahasa yang dipergunakan. Membandingkannya dengan yang seharusnya.

Menulis

Kelima, menulis naskah resensi menggunakan sistematika judul resensi, data buku, pendahuluan, isi dari resensi buku, dan penutup. Pendahuluan bisa dimulai dengan tema, penulis, ataupun penerbit buku. Penulis resensi bisa memilih yang mana sesuai.

Menyunting

Keenam, menyunting naskah resensi anda. Penulis hendaknya membaca kembali naskah resensi yang telah selesai ditulis. Secara umum decermati apakah diskripsi mengenai isi buku yang diresensi cukup jelas. Analisis yang dilakukan cukup lengkap juga tajam, dan penilaian yang dilakukan objektif serta meyakinkan. Bahasa yang digunakan didalam resensi biasanya padat, singkat, tak berbelitbelit, menarik juga enak dibaca.

Di samping itu perlu juga diperhatikan kembali apakah isi mengenai tulisan disajikan secara sistematis, tajam, serta mudah dipahami. Resensi untuk dipublikasikan biasanya tak menggunakan daftar pustaka, oleh sebab itu data rujukan yang digunakan dalam tulisan sebaiknya dicantumkan secara lengkap.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.