5 Macam Alat Fitnes Untuk Mengecilkan Perut Anda

Posted on

Perut buncit memang jadi masalah dan membuat penampilan jadi kurang enak dipandang. Jadi sangat wajar jika anda mencari alat fitnes untuk mengecilkan perut buncit supaya dapat mengatasi masalah tersebut. Sebenarnya perut buncit merupakan salah satu akibat dari timbunan lemak sehingga untuk dapat menghilangkan nya kita perlu membakar lemak tersebut. Tapi yang perlu anda ketahui adalah bahwa sesungguhnya tak ada latihan atau alat yang secara spesifik bisa membuat lemak di perut terbakar. Satu-satunya cara membakar lemak pada bagian tersebut adalah membakar lemak yang ada diseluruh bagian tubuh.

Ada berbagai macam alat fitnes untuk mengecilkan perut yang sangat mudah untuk digunakan. Jadi sebelum pergi ke tempat gym ataupun membelinya, ada baiknya Anda mengenali fungsi dari alat fitnes tersebut agar bisa memanfaatkannya secara maksimal.

Jenis Dan Fungsi Alat Fitnes Untuk Mengecilkan Perut

Alat fitnes yang digunakan dalam mengecilkan perut erat kaitannya dengan latihan kardio. Karena dengan latihan kardio merupakan latihan yang paling efektif yang dapat membakar lemak perut dan menurunkan berat badan.

Bagi Anda yang masih mempunyai masalah perut buncit, memang disarankan melakukan latihan kardio untuk dapat membakar lemak pada area tersebut. Jangan buru-buru melakukan sit up. Karena latihan sit up bukanlah untuk mengecilkan perut, tapi untuk membentuk otot perut supaya lebih kencang.

Selain membakar lemak perut, latihan kardio juga dapat berfungsi untuk membangun kekuatan jantung, dapat membakar kalori, dan yang paling penting adalah melancarkan aliran oksigen dalam darah.

Berikut ini beberapa alat fitnes untuk mengecilkan perut buncit:

1. Treadmill

Salah satu alat fitnes yang cara kerjanya menyerupai jogging atau lari pagi, jalan cepat ataupun jalan santai. Bagian tubuh yang bekerja yaitu lower body atau tubuh bagian bawah. Tapi Anda dapat melakukan variasi gerakan di bagian tubuh atas seperti mengayunkan tangan ataupun dengan memegang barbel.

2. Stationary Bike / Sepeda Statis

Cara kerja dari stationary bike sama seperti ketika kita bersepeda. Yang membedakan yaitu stationary bike dilakukan dalam ruangan, sedangkan bersepeda dilakukan di luar ruangan. Bila kondisi jalan macet, penuh debu, asap kendaraan bermotor juga polusi udara lainnya.

3. Stepper / Climber

Kerja Stepper / Climber ini sama saat kita mendaki bukit atau menaiki anak tangga. Dikrenakan gerakan ini seperti mendaki ataupun menaiki anak tangga, sehingga seluruh beban tubuh bertumpu di satu lutut secara bergantian. Oleh sebab itu alat ini tak dianjurkan bagi manula atau penderita osteoporosis.

4. Elliptical

Ini seperti saat kita jogging, tapi berbeda dengan treadmill. Jika pada treadmill alatnya yang bergerak dan kita tinggal berlari. Tapi pada alat ini kaki kita yang menggerakkan alat itu. Elliptical bisa dikatakan lebih aman daripada treadmill karena pada elipstical sudah tidak ada bounching pada bagian persendian, ankle dan lutut.

5. Cross trainer

Hampir sama dengan elipstical, yang membedakan yaitu cross trainer bekerja pada upper juga lower body. Ketika Anda latihan memakai alat ini, maka akan terjadi gerakan meng-cross antara kaki dan tangan jadi dalam berlatih pun membuat kita akan lebih optimal. Alat ini merupakan inovasi antara antara treadmill dan elipstical jadi menjadikannya lebih sempurna.

Sebenarnya tanpa alat kita masih dapat melakukan latihan kardio seperti jogging, bersepeda, berenang, jalan cepat sampai senam aerobik. Tapi dengan adanya alat tersebut, bisa mempermudah dan meminimalisir cedera ketika latihan. Selamat berlatih!