Pengertian Resensi Buku, Macam,Tujuan Dan Unsurnya

Posted on

Seringkali kita menemui resensi dari sebuah judul buku di beberapa media massa. Apakah sebenarnya yang dimaksud pengertian resensi buku? Bagaimana cara untuk membuat resensi buku? Apakah tujuan pembuatan resensi buku tersebut? Dan Contoh resensi buku?

Beberapa pertanyaan di atas akan coba dijawab dan dijelaskan pada postingan kali ini dan akan disambung pada beberapa postingan lanjutannya.

Kali ini kita akan menjelaskan tentang pengertian resensi buku, tujuan resensi buku, prinsip-prinsip resensi buku, dan contoh resensi buku.

Pengertian resensi buku

Menurut dari kamus besar bahasa Indonesia, resensi artinya pertimbangan ataupun pembicaraan mengenai buku ataupun ulasan sebuah buku.

Resensi berasal dari bahasa Latin, yakni dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya adalah melihat kembali, menimbang, ataupun menilai. Arti yang sama bagi istilah itu dalam bahasa Belanda lebih dikenal dengan recensie, sedangkan pada bahasa Inggris dikenal dengan review.

Tiga istilah ini menggarah pada kesimpulan yang sama, yakni mengulas sebuah buku.

Jadi, yang dimaksud resensi buku adalah tindakan memberikan penilaian, atau mengungkap kembali isi buku, membahas, ataupun mengkritik buku.

Macam-macam resensi

Kegiatan resensi tak hanya fokus pada buku, sebenarnya pada bidang garapan resensi memiliki cakupan sangat luas. Berikut ini  klasifikasi besar bidang garapan dari resensi, yaitu;

1. Resensi buku. Baik itu berupa resensi buku fiksi, atau resensi buku nonfiksi.
2. Resensi pementasan seni, misalnya resensi film, resensi tari, resensi drama, resensi sinetron, resensi musik atau resensi kaset
3. Resensi pameran seni, misalnya resensi seni lukis juga resensi seni patung.

Tujuan resensi buku

Sebelum membahas tentang cara membuat resensi buku, sebaiknya lebih dulu mengetahui tujuan dari pembuatan resensi buku yakni:

a. Memberi informasi atau pemahaman yang komprehensif mengenai apa yang tampak dan terungkap pada sebuah buku.

b. Mengajak pembaca memikirkan, merenungkan, serta mendiskusikan lebih jauh fenomena ataupun problema yang muncul pada sebuah buku.

c. Memberi pertimbangan kepada pembaca apakah buku itu pantas untukmendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

d. Memberi informasi sekaligus Menjawab pertanyaan  jika seseorang melihat buku yang baru saja terbit, seperti berikut:
– Siapa pengarangnya?
– Mengapa buku itu ditulis?
– Apa pernyataannya?
– Bagaimana hubungan dengan buku sejenis karya pengarang yang sama?
– Bagaimana hubungan dengan buku sejenis yang dihasilkan pengarang lain?

e. Untuk pembaca, resensi buku memiliki tujuan berikut:
– membaca supaya mendapat bimbingan dalam memilih buku;
– setelah membaca resensi berkeinginan untuk membaca atau mencocokkan seperti yang ditulis dalam resensi;
– Bila tidak memiliki waktu membaca buku, maka ia bisa mengandalkan resensi menjadi sumber informasi.

Unsur-Unsur Resensi

Judul resensi

Untuk Judul resensi dibuat semenarik mungkin serta benar-benar dapat menjiwai seluruh inti tulisan. Judul juga dapat dibuat seusai resensi yang dibuat selesai. Untuk Judul resensi harus selaras sesuai isi resensi.

Menyusun data buku

Cara menyusun data buku adalah: Judul buku, nama pengarang atau semua orang yang terlibat pada penulisan buku yang diresensi, penerbit buku, tahun terbit buku, cetakan ke berapa, dan berapa ketebalan buku.

Membuat pembukaan

Dimulai dari perkenalan nama pengarangnya, karyanya, dan prestasinya. Membandingkan dengan buku yang sama, baik buku yang sudah ditulis oleh pengarang sendiri atau pengarang lain. Memaparkan sosok si pengarang.  Mengulas sedikit keunikan buku. Merumuskan tema buku.  Menghadirkan kesan buku. Mengenalkan penerbit serta  membuat pertanyaan dan membuka dialog ataupun diskusi.

Isi atau tubuh

Berupa pernyataan resensi dari sebuah buku. Biasanya terdiri dari: sinopsis, ulasan singkat point utama isi buku, kelebihan dan kekurangan buku.

Membuat penutup resensi buku

Penutup menggunakan bahasa penekanan mengenai pentingnya buku itu supaya dimiliki siapapun. Dan mengapa harus memiliki dan membaca buku itu.

Pembuat resensi disebut sebagai  resensator. Sebelum meresensi, resensator harus membaca lebih dahulu buku yang akan diresensi.