Cara Penggunaan Mikroskop Yang Baik Dan Benar

Posted on

Dalam belajar biologi, mikroskop menjadi salah satu alat yang sangat dibutuhkan. Terutama sebagai pengamatan dan penelitian. Marilah kita pelajari secara saksama Cara Penggunaan Mikroskop berikut ini.

Mikroskop merupakan sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil jika dilihat dengan mata telanjang. Kata mikroskopik berarti sangat kecil, tak mudah dilihat menggunakan mata. Mikroskop berasal dari dua kata yaitu mikro yang artinya kecil dan kata scopium yang artinya adalah penglihatan . Mikroskop adalah sebuah alat yang berada di dalam laboratorium yang memberi bayangan dari benda yang diperbesar sehingga ukuran tertentu hingga bisa dilihat dengan mata.

Dalam pembentukan bayangan mikroskop menggunakan dua macam lensa yang beda fungsinya. Lensa yang paling sering berhubungan pada mikroskop adalah lensa okuler serta lensa obyektif. Lensa obyektif yaitu lensa cembung sedangkan lensa okulerĀ  terdiri atas lensa plankonveks yakni lensa kolektif dan lensa mata. Dari dua macam lensa ini telah dirancang khusus dengan perbesaran berbeda. Sistem lensa objektif memberi perbesaran mula-mula serta menghasilkan bayangan nyata kemudian diproyeksikan ke atas lensa okuler. Bayangan nyata diperbesar oleh okuler menghasilkan bayangan maya yang kita lihat.

Cara Menggunakan Mikroskop

Setiap kegiatan pengamatan yang memakai mikroskop, kita perlu memperhatikan prosedur cara menggunakan mikroskop untuk menjaga keselamatan serta pemeliharaan alat.

Tahap yang harus dilakukan dalam memakai mikroskop adalah sebagai berikut.

Bawa mikroskop dengan hati-hati. Pegang lengan mikroskop dengan satu tangan serta tangan lain untuk menyangga dasar mikroskop. Lalu, rendahkan serta letakkan pada meja yang datar.
Duduk di tempat yang nyaman. bila menggunakan mikroskop cahaya maka carilah tempat yang cukup sinar. Perhatikanlah, posisikan lengan mikroskop yang berseberangan dengan tubuh dengan cara memutar pada bagian kepala lensa okuler.
Sebelum menempatkan slide preparat di meja preparat, gunakan tombol pengatur kasar untuk dapat menurunkan meja preparat sampai posisi yang paling bawah. Perhatikan arah putarannya.
Aturlah cermin pada bagian bawah hingga ada cahaya yang memantul, melewati diafragma serta masuk atau terlihat dari lensa okuler. Titik fokus mata pada setiap orang bebeda sehingga setiap orang harus mencari sendiri pencahayaan sesuai kondisi matanya

Letakkan slide preparat di meja preparat dengan baik

Pastikan slide pada posisi yang sudah disediakan atau bagian berbentuk siku lalu tahan dengan penjepit. Pastikan perbesaran pada lensa objektif merupakan perbesaran paling rendah. Jika belum maka putarlah knop lensa objektif itu untuk mendapat perbesaran paling rendah. Warna lingkaran di tabung lensa objektif menunjukkan perbesarannya.

Untuk mendapat perbesaran yang lebih, putarlah kembali knop lensa objektif hingga perbesaran lensa berikutnya atau biasanya 10x. Biasanya arah putar knop iniĀ  berlawanan arah jarum jam.
Lakukan kembali pengamatan layaknya pada tahap 7. Panjang tabung pada lensa objektif lebih panjang dari yang sebelumnya dan hampir berhimpit pada preparat, agar saat mencari fokus bayangan, lensa tak menekan preparat jadi gunakan tombol pemutar halus. Bila lensa menekan preparat slide preparat dapat pecah.

Jika sudah mendapat bayangan gambar yang paling jelas, gambarkan bayangan dari gambar tersebut. Perbesaran total sama dengan Perbesaran lensa okuler x Perbesaran lensa objektif
Bila telah selesai dan akan mengakhiri pengamatan anda, turunkan meja preparat caranya degan memutar tombol pengatur kasar hingga posisi paling bawah. Perhatikanlah arah putaran, jangan sampai memutar ke arah atas. Putarlah knop lensa objektif hingga lensa perbesaran yang paling rendah lalu ambillah slide preparat. Simpanlah kembali mikroskop di tempatnya.