Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Ajaran Agama Islam

Posted on

Usia seseorang memang tidak akan ada yang tahu. Kematian untuk seorang manusia adalah rahasia besar yang tidak pernah terprediksi siapapun. Tata cara menguburkan jenazah adalah proses terakhir dari perawatan jenazah. Dalam hal ini hukumnya fardlu kifayah seperti dengan tiga perawatan sebelumnya. Waktunya dapat dilakukan siang dan boleh malam, asalkan tidak pas matahari terbit, matahari terbenam, ataupun matahari tepat di atas kita atau tengah hari.

Urusan selanjutnya setelah dishalatkan yaitu jenazah dibawa ke pemakaman untuk dikuburkan. Untuk penyelenggaraan penguburan jenazah sifatnya adalah fardhu kifayah dan dapat dilakukan sebagian dari kaum muslimin atau dengan kata lain tidak wajib secara keseluruhan asal ada perwakilan dari kaum muslimin. Akan tetapi bagi kaum muslimin yang ada di sekitar rumah jenazah sangat dianjurkan ikut dalam proses penguburan.

Pada umumnya kata jenazah mempunyai arti tubuh mayat yang telah tertutup. Secara umum pengertian dalam menguburkan jenazah yaitu proses yang dilalui dimulai  dengan pembersihan mayat sampai ia dimasukkan ke dalam kubur ataupun liang lahat.

tata-cara-menguburkan-jenazah

Tata Cara Menguburkan Jenazah Dengan benar

Ada hal- hal yang harus diperhatikan dalam tata cara  penguburan jenazah diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Jenazah harus segera dikuburkan. Ini berdasar dari sebuah hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, Hendaklah kamu dengan segera mengubur jenazah. Karena bila ia orang saleh, kamu telah mendekatkanya pada kebaikan, dan bila ia bukan orang yang saleh, agar kejahatan itu lekas terbuang dari tanggunganmu. Hadits riwayat Muslim.
  • Liang lahat harus dibuat sesuai ukuran jenazah dengan kedalaman setinggi orang ditambah setengah lengan, lebar liang lahat kira-kira 1 meter.
  • Liang lahat tak boleh dibongkar binatang buas. Maksud dalam menguburkan jenazah untuk menjaga kehormatan mayat dan menjadi kesehatan orang di sekitar makam dari bau busuk.
  • Jenazah dipikul dari empat penjuru keranda karena ini adalah sunnah Nabi.

Tata cara menguburkan jenazah sebagai berikut:

  1. Masukkan jenazah dari arah kakinya, bila tidak ada kesulitan.
  2. untuk mayat perempuan, saat menguburkannya disunahkan ditirai menggunakan kain.
  3. Bagi jenazah perempuan yang memasukkan ke dalam liang lahat hendaknya muhrimnya.
  4. Letakkan mayat di liang lahat pada posisi miring ke kanan sedangkan muka menghadap kearah  kiblat.
  5. Rapatkan kepada dinding kubur supaya tak bergeser dan beri bantalan di bagian belakang menggunakan gumpalan tanah supaya tak terbalik ke belakang.
  6. Letakan jenazah di dalam kubur dengan membaca do’a. Yang artinya: Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah.
  7. Lepaskanlah ikatan kain kafan pada bagian kepala juga kaki mayat.
  8. Setelah meletakkan mayat dalam kuburan, lebih dulu mayat ditutup dengan kabin atau kepingan tanah dan papan baru di timbun dengan tanah.
  9. Disunahkan sebelum menimbun kuburan diletakkan tiga genggam tanah di bagian kepala, punggung juga kaki.

Berikut adalah hal yang dilarang serta dianjurkan setelah kuburan selesai di timbun.

  • Meninggikan kuburan kurang lebih 20 cm dari tanah untuk tanda bahwa itu merupakan kuburan.
  • Dperbolehkan memberi tanda kuburan dengan menggunakan batu atau sejenisnya.
  • Membundarkan lebih baik daripada meratakan.
  • Haram membangun bangunan diatas kuburan.
  • Makruh untuk duduk, berdiri serta tiduran diatas kuburan dan haram untuk buang air diatas kuburan.
  • Tidak boleh membangun masjid di atas kuburan  dan membuat jendela khusus kearah kuburan.

Itulah beberapa penjelasan tentang tata cara menguburkan jenazah yang baik sesuai ajaran agama Islam, demikianlah artikel yang bisa saya bagian semoga bermanfaat.