Pengertian Hasil Belajar Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on

Pengertian Hasil belajar adalah bagian terpenting dalam pembelajaran. Berikut ini Pengertian Hasil Belajar Menurut Para Ahli. Salah satunya Nana Sudjana mendefinisikan bahwa hasil belajar siswa pada hakikatnya merupakan perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar di dalam pengertian lebih luas mencakup bidang afektif,  kognitif, dan psikomotorik.

Dimyati dan Mudjiono juga mengemukakan pengertian hasil belajar adalah hasil dari suatu interaksi tindak belajar serta tindak mengajar. Dimulai dari sisi guru, tindak mengajar diakhiri proses evaluasi hasil belajar. Dari siswa, hasil belajar adalah berakhirnya pengajaran dari puncak dalam proses belajar.


Jenis Perilaku Ranah Kognitif

Benjamin S. Bloom telah menyebutkan enam jenis perilaku ranah kognitif, diantaranya:

  1. Pengetahuan, ini adalah mencapai kemampuan ingatan tentang hal yang sudah dipelajari dan tersimpan di ingatan. Pengetahuan berkenaan dengan fakta, teori, prinsip, peristiwa, pengertian kaidah, atau metode.
  2. Pemahaman, meliputi kemampuan dalam menangkap arti serta makna tentang hal yang sudah dipelajari.
  3. Penerapan, meliputi kemampuan dalam menerapkan metode serta kaidah untuk menghadapi masalah yang nyata juga baru. Misalnya, dalam menggunakan prinsip.
  4. Analisis, ini mencakup kemampuan dalam merinci suatu kesatuan ke dalam bagian jadi struktur keseluruhan bisa dipahami dengan baik. Misalnya dalam mengurangi masalah jadi bagian yang kecil.
  5. Sintesis, mencakup tentang kemampuan dalam membentuk sebuah pola baru. Seperti kemampuan dalam menyusun suatu program.
  6. Evaluasi, yang mencakup kemampuan dalam membentuk pendapat tentang beberapa hal yang berdasarkan kriteria tertentu. Seperti, kemampuan menilai hasil ulangan.

Beberapa Faktor yang Dapat Mempengaruhi Hasil Belajar

Diantara faktor yang mempengaruhi hasil belajar yaitu faktor yang ada dalam diri siswa, serta faktor yang ada diluar diri siswa. Faktor internal yang berasal dari dalam diri anak itu bersifat biologis, sedangkan untuk faktor eksternal yaitu faktor yang sifatnya dari luar siswa.

1. Internal Faktor

Meliputi faktor fisiologis, yakni kondisi jasmani serta keadaan fungsi fisiologis. Faktor fisiologis ini sangat menunjang atau melatar belakangi aktivitas dalam belajar.

Selanjutnya faktor psikologis, adalah yang mendorong ataupun memotivasi belajar. Faktor tersebut diantaranya adalah:

  • Adanya keinginan untuk tahu
  • Supaya mendapat simpati dari orang lain.
  • Untuk dapat memperbaiki kegagalan.
  • Dan untuk mendapat rasa aman.

2. Eksternal Faktor

Yaitu faktor dari luar diri anak yang dapat ikut mempengaruhi belajar anak, diantaranya yang berasal dari orang tua, sekolah, serta masyarakat.

a. Orang tua

Termasuk dalam cara mendidik orang tua terhadap anak. Dalam hal ini bisa dikaitkan suatu teori, apakah orang tua mendidik anaknya secara demokratis, otoriter, pseudo demokratis, atau cara laisses faire.

Menurut hemat dari peneliti, tipe mendidik yang sesuai dengan kepemimpinan Pancasila akan lebih baik jika dibandingkan tipe diatas. Orang tua juga akan selalu memperhatikan anak selama belajar dengan baik langsung atau tidak langsung. Juga memberikan arahan manakala akan melakukan tindakan kurang tertib dalam belajar.

b. sekolah

Dapat berasal dari guru, metode yang diterapkan,dan mata pelajaran yang ditempuh,. Faktor guru memang banyak menjadi penyebab dalam kegagalan belajar anak, yakni yang menyangkut kepribadian guru, atau kemampuan mengajarnya.

c. Faktor dari masyarakat

Anak tak lepas dari kehidupan dalam masyarakat. Faktor masyarakat sangat kuat pengaruhnya pada pendidikan anak. Pengaruh masyarakat ini bahkan sulit untuk dikendalikan. Mendukung atau tidak dalam perkembangan anak, masyarakat juga pasti ikut mempengaruhi.

Demikian sedikit penjelasan mengenai pengertian hasil belajar dan faktor yang mempengaruhinya, semoga bermanfaat.