Hukum Memakai Bulu Mata Palsu Untuk Wanita Muslimah

Posted on

Adapun yang dimaksud dengan bulu mata disini adalah bulu yang tumbuh di atas pelupuk mata. Di mana Allah Ta’ala telah menumbuhkannya sebagai pelindung kedua mata dari debu dan kotoran, sebagaimana bulu itu ada pada mata sejak lahir. Sebagaimana bulu itu juga terdapat pada mata binatang, dimana keadaannya itu tetap tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek.

Jika dihilangkan, niscaya akan tumbuh lagi. Akan tetapi, ada sebagian orang terkadang terkena sesuatu penyakit dibulu matanya yang menuntut bulu matanya dibuang untuk meringankan penyakitnya dan menggantinya dengan bulu mata palsu, akan tetapi hal tersebut tidak dimaksudkan untuk berhias karena alasan agar indah dipandang. Berikut ini kami bahas Hukum Memakai Bulu Mata Palsu Untuk Wanita Muslimah.

Hukum Memakai Bulu Mata Palsu

Bulu mata buatan adalah rambut tipis yang dibuat dari bahan plastik yang diletakkan diatas pelupuk mata dengan lem, yang diletakkan dibagian ujung bulu mata bagian atas. Bulu mata ini apabila diletakkan didalam air akan berubah menjadi lembek. Dan terdapat celah-celah kecil dibagian bawah bulu mata buatan, yang tidak menghalangi air masuk ke dalam bagian rambut pelupuk mata.

Bulu mata buatan itu juga memiliki pori-pori dibagian dalam, sehingga tidak menghalangi air masuk sampai kebulu mata. Apabila jenis itu yang dimaksud, ini menghalangi air sampai ke anggota badan yang wajib untuk dicuci pada saat wudhu dan mandi. Jadi wudhunya wanita itu tidak sah demikian juga mandinya.

Akan tetapi pertanyaannya, memakai bulu mata buatan ini apakah diperbolehkan atau dilarang?

Menurut apa yang tampak, wallahu a’lam, menggunakan bulu mata buatan seperti ini tidak diperbolehkan, sebab bulu mata ini diletakkan pada bulu mata asli penciptaan. Maka perlu diperhatikan, bahwa yang seperti ini adalah bagian dari perbuatan menyambung rambut.

Hukum Memakai Bulu Mata Palsu di Hadapan Suami

Sebagaimana telah kita ketahui, bahwasanya memasang bulu mata secara umum adalah haram menurut para jumhur ulama. Namun, ada beberapa pengecualian yang membolehkan untuk melakukan hal tersebut. Sama halnya dengan pemakaian bulu mata palsu di hadapan suaminya, ada seorang ulama yang berpendapat bahwa memasang bulu mata bukan termasuk dari menyambung rambut maka perkara tersebut dibolehkan dengan catatan hanya untuk di hadapan suaminya. Namun, lebih utama ditinggalkan sebagai bentuk kehati-hatian.

Tanam Bulu Mata Palsu Menurut Medis

Lebih dari itu, para ahli medis menyatakan bahwa menanam bulu mata palsu bisa menyebabkan kerusakan permanen pada kulit kelopak mata, selain itu dapat menyebabkan bulu mata lain akan menjadi rontok. Dengan demikian memakai bulu mata termasuk hal yang cukup membahayakan dan dilarang dalam syariat.

Hal lain yang juga penting untuk diperhatikan oleh para wanita, perawatan tubuh seperti ini akan membuang waktu dan sia-sia. Selain itu banyak mengeluarkan biaya. Bersikap qana’ah terhadap nikmat yang telah Allah berikan, merupakan tanda bahwa ia adalah seorang wanita shalihah. Jikalau harus berhias untuk suami, dapat dilakukan dengan cara yang wajar dan tidak berlebihan. Karena cantik alami lebih diminati dari pada cantik imitasi.

Kesimpulan

Dan dapat disimpulkan bahwasanya memakai bulu mata dapat di qiyaskan dalam menyambung rambut. Dan menyambung bulu mata palsu secara terperinci memang tidak dijelaskan dalam Islam, dari pembahasan diatas dapat kita ketahui hukum dan kesimpulannya yakni, secara Jumhur para ulama telah mengharamkan memakai bulu mata palsu sebagaimana haramnya menyambung rambut seperti penjelasan diatas.

Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik penciptaan, semua yang Allah berikan baik yang sempura ataupun tidak, semua terdapat hikmah didalamnya. Ingin tampil cantik memang fitroh, tapi cara-cara yang dilakukanpun tidak boleh keluar dari koridor syar’i. Apalagi sampai mengubah ciptaan Allah. Wallahuallahu ‘Alam.