Contoh Resensi Cerpen Pentas Lengkap Dengan Pembahasannya

Posted on

Selamat pagi sobat semuanya, nah, pagi ini kami akan berbagi informasi mengenai contoh  resensi cerpen. Untuk cerpen yang akan kita kupas tuntas hari ini adalah salah satu cerpen dengan judul Pentas. Dalam Ulasan kali ini kita akan membahas cerpen ini lengkap dengan berbagai aspek yang ada di dalamnya.

Akan tetapi sebelum kita bahas contoh resensi cerpen ini, terlebih dahulu kita akan bagikan pengertian mengenai resensi cerpen itu sendiri.

Resensi merupakan suatu tulisan atau ulasan tentang nilai sebuah hasil karya. Baik itu majalah, komik, buku, novel, cerpen, film, kaset, CD, VCD, ataupun DVD. Tujuan resensi yaitu menyampaikan kepada pembaca apakah sebuah buku ataupun hasil karya itu layak mendapat sambutan dari masyarakat ataupun tidak. Yang akan kita bahas dalam cerpen ini yaitu resensi cerpen. Resensi cerpen adalah ulasan sebuah cerepen yang di dalamnya ada data-data cerpen, sinopsis, bahasan cerepen, atau kritikan terhadap cerepen.

 Contoh Resensi Cerpen

Identitas cerpen

  • Judul Cerpen : Pentas
  • Pengarang : Ario Nugroho Bakasdo
  • Tebal Buku : 163 halaman
  • Penerbit : Bintang Pustaka Jaka
  • Cerpen yang diresensikan: halaman 60-61
  • Tebal Buku : 163 halaman
  • Cetakan : ke-IV, Juli 2015
  • Penerjemah : –

Bab Pendahuluan

Ario Nugroho Bakasdo merupakan seorang novelist muda. Ia adalah novelist yang lahir serta tumbuh di Bandar Lampung. Ia lahir pada tanggal 1 Januari 1993 dan menjadi seorang novelist muda berbakat. Dia termasuk dalam jajaran penulis yang cukup produktif dengan menghasilkan beberbagai karya cerpen lain. Kebanyakan cerpennya bertema tentang kehidupan sosisal juga remaja. Dia pun beberapa kali sempat mendapat penghargaan atas karya terbaiknya.

Isi Cerpen

Vela adalah seorang atlet voley muda yang berbakat yang bersekolah pada sebuah sekolah atlet. Dia dan teamnya sedang mempersiapkan diri berlatih untuk sebuah tournament yang mereka impikan. Tetapi sebenarnya menjadi seorang atlet bukan impian Vela. Dia mempunyai cita – cita lain yakni menjadi seorang model. Dia terpaksa mengikuti kehendak orang tuanya yang menginginkan anaknya jadi seorang atlet yang professional.

Suatu hari Vela mendapatkan kabar bahwa ada sebuah lomba peragaan busana. Betapa bahagianya hati Vela, hingga dia bercerita pada sahabatnya Laras. Tapi sayangnya tanggal peragaan busana itu diadakan sebelum hari tournament. Vela pun berkonsultasi pada Laras. Dia memberi saran Vela untuk meminta izin pada Mr. D, pelatih mereka. Untungnya pelatih mereka mau mengizinkannya dengan syarat Vela harus memprioritaskan tournament voley ini. Vela senang karena mendapat izin.

Hari berganti dan makin mendekati jadwal tournament itu, tapi Vela jarang mengikuti latihan dengan kelompoknya. Pelatih dan teman – temannya merasa kecewa terhadapnya. Dalam peragaan busana Vela berhasil menjadi pemenang, tapi tidak untuk tournamentnya. Mereka hanya mendapat juara ke 3.

Analisis Unsur Intrinsik

Tema Cerpen: Cita dan Tanggung Jawab
Setting: Lapangan dan Asrama sekolah atlet
Alur Cerpen: maju
Tokoh : Vela, Mr. D, Laras

Perwatakan:
Vela : Ambisius serta tidak bertanggung jawab
Laras : Baik juga penyayang
Mr. D : Bijak

Sudut Pandang: pengarang adalah sebagai orang ketiga yang maha tahu.
Amanat :Mengejar cita – cita memang sangat penting tapi jangan melupakan kewajiban juga tanggung jawab

Analisis Unsur Ekstrinsik

Nilai Moral : Kejarlah cita-citamu walau ada sedikit kemungkinan yang telah terbuka di depan.
Sosial : Jangan kamu pernah melupakan tanggung jawabmu.
Budaya : Kebiasaan orang tua selalu memaksakan kehendaknya pada anaknya.

Kekurangan & Kelebihan Cerpen

Kelebihan

Pengarang menggunakan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami para pembaca.

Kekurangan

Cerpen ini bertema kehidupan remaja yang kemungkinan besar tak semua orang suka ceritanya.

Penutup

Cerpen ini adalah bacaan yang menarik untuk para remaja. Melalui cerpen ini penulis hendak menyampaikan bahwa cita – cita itu harus diwujudkan dengan tidak melupakan kewajiban dan tugasnya.