Tata Cara Pengurusan Jenazah Panduan Dan Urutan Lengkapnya

Posted on

Jenazah merupakan orang yang telah meninggal dunia. Setelah tata cara pengurusan jenazah selesai, termasuk di dalamnya memandikan, mengkafani, juga menyolatkan, atau proses lain berdasar pada ajaran agama masing-masing. Selanjutnya mayat dikuburkan ataupun dikremasi. Proses pengurusan jenazah biasanya dilakukan keluarga jenazah dan pemuka agama.

tata-cara-pengurusan-jenazah-panduan-dan-urutan-lengkapnya
Memandikan Jenazah

Setiap muslim yang meninggal dunia harus dimandikan, dikafani dan juga dishalatkan sebelum dikuburkan. Kecuali bagi orang yang mati syahid. Yang berkaitan dengan memandikan jenazah yaitu:

Orang yang utama dalam memandikan jenazah

Untuk mayat laki-laki

Untuk memandikan dan mengkafani mayat laki-laki yaitu kemudian bapak, kakek, keluarga terdekat, orang yang diwasiatkannya, muhrimnya juga istrinya.

Untuk mayat perempuan

Untuk memandikan mayat perempuan adalah keluarga terdekat dari pihak wanita, ibunya, neneknya serta suaminya.

Untuk mayat anak laki-laki dan anak perempuan

Untuk jenazah anak laki-laki boleh dimandikan perempuan  dan sebaliknya untuk mayat anak perempuan boleh dimandikan laki-laki .

Syarat bagi orang yang memandikan jenazah

a.Muslim, berakal, juga baligh

b.Berniat untuk memandikan jenazah

c.Jujur serta sholeh

d.Terpercaya danmengetahui hukum memandikan mayat seperti yang diaajarkan sunnah dan dapat menutupi aib mayat.

Tatacara dalam memandikan jenazah

hal-hal yang harus dipersiapkan
1.tempat mandi.
2.Sabun mandi.
3.Air bersih.
4.Sarung tangan
5.Air kapur barus.
6.Sedikit kapas.

Cara memandikan

1.Letakkan mayat di tempat yang disediakan.
2.Yang memandikan jenazah memakai sarung tangan.
3.Air yang bersih
4. air sabun.
5.Sediakan air dengan kapur barus.
6.Istinjakkan mayat lebih dahulu.
7.Bersihkan giginya, lubang telinga, lubang hidung, celah ketiaknya, celah jari tangan dan kaki serta                        rambutnya.
8.Mengeluarkan kotoran dalam perutnya caranya menekan perutnya perlahan-lahan.
9.Basuh seluruh anggota tubuh mayat dengan air sabun .
10.Lalu siram dengan air bersih anggota tubuh  mayat sambil niat
11.Siram kepala hingga ujung kaki 3 kali dengan air bersih.
12.Siram bagian kanan 3 kali.
13.Siram sebelah kiri 3 sebanyak kali.
14.Selanjutnya miringkan mayat ke kiri dan bahagian lambung kanan di sebelah belakang.
15.Memiringkan mayat ke kanan basuh bagian lambung sebelah kirinya.
16’Siram lagi dari kepala sampai ujung kaki.
17.Siram dengan air kapur barus.
18.Lalu jenazahnya diwudukkan .

Mengkafani Jenazah

Mengkafani jenazah yaitu menutup atau membungkus jenazah sehingga dapat menutupi tubuhnya walau dengan sehelai kain.

Hal yang disunnahkan ketika mengkafani jenazah yaitu:

  • Kain kafan yang digunakan bagus, bersih serta menutupi seluruh tubuh mayat.
  • Kain kafan berwarna putih.
  • Jumlah kafan untuk mayat laki-laki 3 lapis, bagi mayat perempuan 5 lapis.
  • Sebelum kain kafan digunakan membungkus  jenazah, hendaknya diberi wangi-wangian dahulu.
  • Tidak berlebihan saat mengkafani jenazah.

Adapun tata cara mengkafani jenazah adalah sebagai berikut:

Untuk mayat laki-laki

  • Bentangkan kain kafan paling bawah lebih lebar juga luas .Setiap lapisan diberi kapur barus.
  • Angkat jenazah keadaan tertutup dengan kain. Letakkan diatas kain kafan ditaburi wangi-wangian.
  • Tutup hidung, telinga, mulut, kubul dan dubur dengan kapas.
  • Selimutkan kain kafan sebelah kanan paling atas, lalu ujung lembar sebelah kiri.
  • Ikatlah dengan tali yang sudah disiapkan tiga atau lima ikatan.
  • Bila kain  kafan tidak cukup menutupi badan mayat maka tutup bagian kepalanya dan kakinya boleh ditutup dengan rumput, daun, kayu, atau kertas.

Untuk mayat perempuan

Lembar pertama untuk menutup seluruh badan.
Kedua sebagai kerudung untukkepala.
Lembar ketiga sebagai baju kurung.
Yang keempat untuk menutup pinggang sampaikaki.
Lembar kelima berfungsi untuk menutupi pinggul dan paha.

Tata cara mengkafani mayat perempuan yaitu:

  • Susun kain kafan masing-masing bagian dengan tertib.
  • Angkatlah jenazah letakkan diatas kain kafan taburi wangi-wangian atau kapur barus.
  • Tutuplah lubang-lubang dengan kapas.
  • Tutupkan kain pembungkus di kedua pahanya.
  • Pakaikan sarung.
  • Lalu pakaiakanlah baju kurung.
  • Dandani rambutnya menggunakan tiga dandanan, dan julurkan kebelakang.
  • Pakaikan kain kerudung.
  • Bungkus dengan lembar kain terakhir cara nya menemukan kedua ujung kain kiri dan kanan dan digulung kedalam.
  • Ikat dengan tali pengikat.

Menshalatkan Jenazah

Hukum penyelenggaraan shalat jenazah yaitu fardhu kifayah.

Yang paling utama melaksanakan shalat jenazah adalah:

  1. Orang yang diwasiatkan dengan syarat tidak fasik atau bukan ahli bid’ah.
  2. Pemimpin atau Ulama terkemuka ditempat itu.
  3. Orang tua si mayat juga seterusnya ke atas.
  4. Anak-anak si mayat juga seterusnya sampaike bawah.
  5. Keluarga terdekat.
  6. Seluruh kaum muslimim

Rukun shalat jenazah ialah:

  • Berniat untuk menshalatkan jenazah.
  • Takbir sebanyak empat kali.
  • Berdiri bagi yang mampu