Sistematika Penulisan Skripsi Yang Baik Dan Benar Tutorial Lengkapnya

Posted on

Skripsi adalah karya tulis ilmiah berdasar hasil penelitian lapangan. Atau studi kepustakaan yang disusun mahasiswa sesuai  bidang studinya sebagai tugas akhir di studi formalnya. Penelitian merupakan seluruh kegiatan baik dalam pikiran atau dalam kegiatan nyata yang dilakukan mahasiswa. Untuk menyelesaikan  masalah di bidang ilmu pengetahuan ilmiah untuk penyusunan

Kegunaan dan tujuan sistematika penulisan skripsi adalah menyajikan hasil temuan penelitian secara ilmiah yang berguna untuk pengembangan ilmu dan kepentingan praktis administrasi negara serta komunikasi.

sistematika-penulisan-skripsi-yang-baik-dan-benar-tutorial-lengkapnya

Sistematika Penulisan Skripsi

Sistematika penulisan skripsi tingkat mahasiswa Universitas yang satu dan yang lainnya tidak sama. Artinya setiap Universitas memiliki ketentuan yang berbeda. Secara umum sistematika penulisan skripsi terdiri dari tiga bagian pokok, diantaranya:

1.      Bagian awal (front matter)

Bagian awal terdiri atas:

a.       Abstrak

Berisi inti laporan penelitian atau skripsi secara menyeluruh namun singkat (2-4 halaman). Berisi: judul skripsi, manfaat, metodologi, nama penulis skripsi, masalah, tujuan, hasil penelitian dan saran-saran. Pada bagian ini tidak diberi nomor pada halaman.

b.      Halaman judul

Judul harus jelas, ringkas dan melukiskan penelitiannya. Judul yang lengkap meliputi subject matter, analisis, nama perusahaan atau lokasi penelitian, dan tahun atau waktu serta periode yang diamati. Judul penelitian harus ekspresif .

c.       Halaman penerimaan skripsi oleh pembimbing

Terdapat berbagai pilihan untuk pengesahan skripsi oleh pembimbing. Cukup ditandatangani pembimbing saja, dapat pula disamping pengesahan dari pembimbing juga disertai tandatangan ketua program studi juga tandatangan dekan fakultas. Halaman ini hanya boleh satu halaman saja.

d.      Halaman pengesahan panitia penguji skripsi

Berisi tandatangan tim penguji skripsi (dapat 3-5 orang).

e.       Halaman Kata persembahan dan motto

Halaman ini tidak harus ada. Motto berfungsi sebagai ”penyegar suasana” mengingat bahwa skripsi cenderung bersifat kering. Kata persembahan berisi kata hati. Hasrat pengabdian yang akan disampaikan penulis.

f.       Halaman kata pengantar

Kata pengantar dibuat ringkas 1-2 halaman. Kata pengantar berfungsi mengantarkan pembaca pada masalah yang akan dicari jawabanny. Alat analisis yang digunakan, mengapa masalah itu dibahas, kekurangan-kekurangan yang ada dan kekhususan dari skripsi tersebut. Dilanjutkan ucapan terimakasih kepada pihak yang membantu penyusunan skripsi. Kata pengantar juga berisi permohonan maaf mengenai kelemahan skripsi. Di akhir pengantar disebelah kanan bawah dituliskan tempat dan tanggal juga nama penyusun.

g.      Halaman daftar isi

Daftar isi berisi urutan isi skripsi yang disusun per bab yang ada dalam skripsi dan halaman dengan benar. Penulisan halaman pada sudut kanan atas dengan menggunakan huruf kecil. Daftar isi ini ditulis di halaman tersendiri.

h.      Halaman daftar tabel

Jika didalam banyak tercantum tabel, maka tabel tersebut harus didaftar dengan urut pada seluruh isi skripsi dengan nomor yang urut. Nomor tabel ditulis dengan angka romawi huruf besar. Judulnya ditulis dengan kapital. Daftar tabel dibuat dalam halaman tersendiri.

i.        Halaman daftar gambar

Gambar (berupa diagram, bagan, grafik,  peta dan sebagainya) harus diberi nomor urut pada seluruh isi skripsi. Daftar tabel tersebut lalu dimuat pada halaman tersendiri.

j.        Halaman daftar lampiran

Bila skripsinya berisi banyak lampiran, maka perlu diberi nomor urut dengan angka Romawi besar dan dicantumkan pada halaman tersendiri pula.

2.      Bagian tubuh laporan

Isi bagian text terbagi dalam bab-bab. Dalam setiap bab dibagi dalam anak bab. Dari anak bab dibagi lagi dalam bagian lebih kecil lagi.

Pada bagian ini ada 6 unsur penyusunan sebuah skripsi, yaitu:

1)      Pendahuluan

Bagian pendahuluan:

Ø  Latar Belakang Masalah

Berisi penjelasan latar belakang masalah yang akan dicari jawabannya. Penjelasan mengenai letak masalah yang akan diteliti pada konteks masalah yang lebih besar juga peranan pemecahan masalah yang diteliti untuk pemecahan masalah yang lebih besar itu.

Ø  Perumusan Masalah

Masalah dapat dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya yang jelas dan tegas untuk menambah ketajaman perumusan dan menunjukkan inti masalah yang hendak diteliti. Masalah itu harusnya menarik untuk diteliti.  Tersedia juga dapat dicari data empirisnya.  Juga ada kemampuan melaksanakan penelitian.

Ø  Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian menunjukkan adanya suatu hal yang didapat setelah penelitian selesai. Hal itu merupakan jawaban dari masalah yang diajukan. Perumusan masalah dengan tujuan penelitian harus selaras.

Ø  Kegunaaan Penelitian

Kegunaan penelitian dijelaskan bila masalah penelitian telah berhasil dicari jawabannya. Kegunaan itu termasuk kegunaan praktis maupun kegunaan teoritis .

Ø  Kerangka Pemikiran

Berisi tentang  jalan pemikiran peneliti ketika menjawab masalah penelitian mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penyelesaian harus menjadi kesatuan pemikiran yang utuh, yaitu memberikan jawaban dari pertanyaan yang diajukan pada perumusan masalah. Kerangka pemikiran dinyatakan dalam skema yang memuat pokok unsur penelitian atau variabel penelitian.

Ø  Hipotesis

Berupa rumusan dugaan pemecahan masalah ataupun jawaban sementara pada masalah penelitian. Juga berupa penjelasan tentatif mengenai hubungan dua variabel atau lebih.

Ø  Sistematika Skripsi

Berisi penjelasan singkat (bentuk verbal) bab dari laporan penelitian yang akan disusun.

2)      Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka memuat hukum-hukum, dalil-dalil, landasan teori, persamaan-persamaan atau model matematis yang berkaitan dengan bidang ilmu yang diteliti. Ditambah suntingan hasil penelitian dari peneliti terdahulu ataupun karangan ilimiah yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti. Tinjauan pustaka diarahkan agar menguatkan hipotesis pada bab pendahuluan.

3)      Metodologi Penelitian

Ilmiah atau tidaknya hasil penelitian tergantung dari metodologi yang digunakan sehingga harus diperhatikan dengan cermat.

Metodologi penelitian memuat:

Ø  Desain atau ruang lingkup penelitian.

Ø  Variabel penelitian serta definisi operasionilnya dan data penelitian.

Ø  Sampel yang digunakan pada penelitian juga teknik pengambilannya ini bila menggunakan metode survei.

Ø  Sumber data sekaligus metode pengumpulan data.

Ø  Model analisis juga prosedur pengujian hipotesis.

4)      Pengumpulan serta Penyajian Data

Menguraikan hasil empiris yang berkaitan dengan gambaran umum yang diteliti, contoh daerah penelitian atau sejenisnya.

5)      Analisis Data dan Pembahasan

Dalam bab ini dikemukakan analisis data yang dideskripsikan dengan teknik yang ditetapkan secara statistik atau nonstatistik untuk menguji hipotesis untuk dapat menyimpulkan pemecahan masalah.

6)      Kesimpulan dan Saran

Pada kesimpulan dikemukakan bukti-bukti dari hasil analisis data, masalah penelitian, hipotesis, dan diakhiri penarikan kesimpulan apakah hipotesis bisa diterima atau tidak. Peneliti tidak diperkenankan menyimpulkan sesuatu bila pembuktiannya tidak ada di penguraian.

Setelah ditarik kesimpulan lalu saran. Saran adalah manifestasi dari keinginan peneliti untuk hal yang belum ditempuh serta layak jika dilaksanakan.

3.      Bagian akhir atau reference section

Bagian akhir terdiri dari:

a)      Daftar pustaka

Pada sistematika penulisan skripsi harus mencantumkan sumber data yang diambilnya. Sumber tersebut disatukan pada daftar pustaka. Daftar pustaka ini diletakkan di akhir  skripsi.

Pokok yang harus dicantumkan pada daftar pustaka adalah nama pengarang, judul buku serta data publikasi. Data publikasi mencakup nama penerbit, tahun terbit, cetakan yang keberapa, serta nomor jilid.

Daftar pustaka disusun sesuai alfabetis dari nama pengarang. Bila nama pengarang tidak ada,maka  judul buku atau artikel yang dimasukkan ke dalam urutan alfabet.

Untuk penulisan nama pengarang pada daftar pustaka dibalik susunannya. Bila pengarang terdapat lebih dari satu bahan referensi, pada referensi yang kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak diikutsertakan. Tetapi diganti garis sepanjang 5-7 ketikan.

b)      Lampiran atau appendix

Lampiran adalah lembar tambahan guna mendukung penjelasan yang diuraikan pada bab sebelumnya. Lampiran dapat berupa tabel, foto, data atau hasil penelitian yang lain. Lampiran ditandai dengan angka Romawi besar.

c)      Indeks

Indeks adalah daftar kata atau istilah penting yang ada dalam buku cetakan tersusun menurut abjad yang memberi informasi tentang halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan.