Efek Berhenti Merokok Pada Tubuh Anda

Posted on

Efek Berhenti Merokok Pada Tubuh Anda. Rokok mengandung kurang lebih 4000 lebih elemen-elemen dan setidaknya 200 diantaranya berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. Selain itu, dalam sebatang rokok juga mengandung bahan-bahan kimia lain yang tak kalah beracunnya. Produk tembakau ini telah dikaitkan dengan berbagai penyakit mematikan, seperti kanker, masalah jantung dan pernapasan. Namun, efek bahan kimia yang dihirup dari rokok bisa pulih ketika Anda berhasil BERHENTI MEROKOK.

Efek Berhenti Merokok yang Akan Dirasakan Tubuh. Ketika Anda merokok, mungkin memang Anda akan merasakan rasa nikmat. Tetapi apakah Anda sadar jika rasa nikmat itu palsu? Dan justru merokok akan merusak tubuh Anda. Yang membuat kenikmatan tersebut muncul adalah zat nikotin dari rokok, semakin Anda sering merokok maka Anda akan menjadi semakin kecanduan. Apabila nikotin dikonsumsi oleh manusia melalui rokok, nikotin dapat merampas rasa tenang, rasa nyaman, rasa percaya diri, rasa tentram, juga rasa psikologis enak lain yang seharusnya sudah dimiliki seseorang yang tak merokok.

Dan dengan merokok, rasa nikmat tersebut seolah-olah dimunculkan kembali. Karena alasan inilah, maka jika seseorang sudah kecanduan nikotin pada rokok maka orang tersebut tidak akan tahan apabila tidak merokok, sementara kesehatan akan semakin tergerus, banyak organ tubuh yang rusak karena zat kimiawi berbahaya yang terkandung dalam rokok. Mari baca selengkapnya.

Oleh karena itu, sangat baik jika Anda memiliki keinginan untuk berhenti merokok. Sebab merokok itu sama sekali tidak ada gunanya, dan justru dapat merusak tubuh Anda. Rokok itu memiliki kandungan berbagai variasi racun yang berbahaya, yang akan ikut masuk dalam tubuh bersama asap rokok dengan kandungan nikotin. Untuk diketahui bagi Anda yang kurang paham tentang apa itu nikotin, nikotin merupakan macam zat adiktif yang benar-benar kuat, jadi seseorang dapat berubah menjadi perokok aktif, jika sudah begitu maka orang tersebut akan mengalami kesulitan saat hendak menghentikan kebiasaan merokok secara sepenuhnya.

efek-berhenti-merokok-pada-tubuh-anda

Efek Berhenti Merokok

Efek samping berhenti merokok secara total terjadi pada beberapa minggu pertama setelah hisapan terakhir. Waktu ini adalah yang tersulit bagi perokok yang ingin meninggalkan si lintingan tembakau.

Banyak perokok yang susah diajak berhenti merokok padahal mereka telah menyadari bahwa rokok memiliki lebih banyak efek negatif bagi kesehatan dibandingkan efek positif. Dengan seribu alasan mereka menolak untuk meninggalkan rokok.

Terkadang ada orang yang sudah mencoba berhenti merokok namun akhirnya kembali lagi melakukan kebiasaan buruk ini. Mereka sering beralasan tidak tahan menahan efek samping berhenti merokok yang sering terjadi.

Seperti yang tertera dalam bungkus, rokok mengandung zat bernama Nikotin yang menyebabkan ketagihan. Saat berusaha meninggalkan zat ini, anda akan merasakan gejala efek samping seperti merasa pusing, mual, gelisah dan muncul rasa ingin merokok lagi.

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Efek Berhenti Merokok Terjadi

Mulai dari kanal telinga hingga ke sistem peredaran darah, rokok dapat membahayakan hampir setiap bagian tubuh Anda. Sayangnya, bagi para pecandu nikotin, berhenti merokok menjadi momok yang sangat menakutkan hingga mereka cenderung lebih memilih untuk hidup dengan kerusakan yang sudah terlanjur diakibatkan.

Minggu-minggu pertama setelah berhenti merokok biasanya adalah periode yang paling sulit, dibutuhkan setidaknya 8-12 minggu sebelum seseorang dinyatakan terbebas dari candu rokok dan berdamai dengan gaya hidup barunya sebagai mantan perokok.

Tapi ternyata, tubuh akan memulai proses regeneratif bahkan hanya beberapa menit setelah Anda berhenti merokok.

Berikut ini adalah kronologi waktu mengenai reaksi yang terjadi pada tubuh setelah batang rokok terakhir Anda.

20 menit

Salah satu efek samping merokok adalah tekanan darah serta laju jantung yang meningkat akibat nikotin yang meracuni sistem peredaran darah. Manfaat dari berhenti merokok sudah dapat terlihat sejak hitungan menit pertama. Kurang lebih 20 menit setelah rokok terakhir, detak jantung Anda akan mulai menurun dan stabil ke tingkat normal.

2 jam

Ujung-ujung jari tangan dan kaki Anda akan mulai terasa hangat akibat sirkulasi darah periferal yang memulih secara bertahap. Namun awas! Dalam periode waktu ini Anda akan rentan mengalami “sakaw” nikotin.

Tanda dan gejala awal dari sakaw nikotin, termasuk:

  • ngidam parah
  • kecemasan, tegang, frustasi
  • mengantuk atau insomnia
  • peningkatan nafsu makan
  • kesemutan di telapak tangan atau kaki
  • berkeringat
  • sakit kepala

8-12 jam

Karbon monoksida jika dikonsumsi dalam jumlah besar akan menggantikan oksigen untuk mengikat diri pada sel darah merah dan menyebabkan berbagai masalah jantung.

8 jam pertama setelah Anda berhenti merokok, kadar karbon monoksida dalam tubuh akan mulai menurun dan tergantikan dengan oksigen.

24 jam

Peluang serangan jantung pada kelompok perokok lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok bukan perokok, mencapai 70%. Kabar baiknya, setelah 24 jam dari rokok terakhir Anda, risiko serangan jantung yang selama ini menghantui Anda akan menurun secara bertahap.

Paru-paru Anda juga akan mulai melunturkan lendir dan zat-zat racun yang menempel menghalangi jalur pernapasan Anda. Perhatikan pula gejala “sakaw” yang biasa muncul di fase ini. Seiring dengan kinerja paru yang mulai membaik, Anda mungkin akan mengalami gejala flu umum (sakit tenggorokan, batuk, dan permasalahan pernapasan lainnya).

Efek Berhenti Merokok 48 jam

Nikotin menyebabkan kecanduan kimiawi yang memberikan sinyal pada tubuh Anda untuk memenuhi kebutuhan kadar nikotin hingga kadar tertentu dalam waktu yang pasti. Jika kebutuhan ini tidak dipenuhi, candu rokok bisa mengakibatkan penumpulan indera, terutama indera penciuman dan perasa.

Setelah 48 jam, ujung-ujung saraf akan tumbuh kembali sehingga kedua indera tersebut akan bekerja seperti sedia kala.

Efek Berhenti Merokok 3 hari

Pada tahap ini, seluruh kadar nikotin yang tersisa dalam tubuh Anda akan menghilang seluruhnya. Kabar buruknya, di fase ini pulalah gejala “sakaw” akan rentan timbul dan meningkat. Anda mungkin akan mengalami mual, kram, dan berbagai masalah emosional sebagai tambahan dari gejala awal putus nikotin.

Ketegangan dan rasa ngidam akan perlahan menumpuk selama fase ini, terkadang hingga tidak tertahankan.

Untuk melawan “sakaw”, hadiahkan atau manjakan diri Anda atas rekor personal pencapaian bersih dari rokok saat ini. Gunakan uang rokok untuk membeli baju, misalnya, atau sepatu lari yang sudah lama Anda idam-idamkan.

Efek Berhenti Merokok 2-12 minggu

Merokok memengaruhi sirkulasi darah Anda, membuat segala aktivitas fisik yang Anda jalankan terasa berat dan menyiksa. Akibatnya, kesehatan tubuh Anda menurun.

Setelah berminggu-minggu lepas dari cengkeraman nikotin, kini Anda bisa berolahraga atau melakukan rutinitas fisik lainnya tanpa perlu merasa sakit dan kecapekan. Pemulihan tenaga ini disebabkan oleh proses regeneratif tubuh yang mulai aktif kembali. Fungsi paru dan pernapasan Anda juga akan mulai membaik.

Umumnya, gejala “sakaw” akan mulai menurun saat seseorang berhasil mencapai fase ini.

Efek Berhenti Merokok 3-9 bulan

Berbulan-bulan setelah Anda bebas rokok, kesehatan tubuh Anda akan semakin meningkat. Batuk-batuk, suara mengi, dan kesulitan bernapas akibat merokok yang selama ini Anda keluhkan akan perlahan menghilang seiring dengan proses regeneratif paru-paru Anda.

Gejala sakaw akan hilang sama sekali di tahap ini.

Efek Berhenti Merokok setelah 1 tahun

Fase ini merupakan batu loncatan yang sangat monumental untuk Anda.

Rokok merusak dinding arteri dan menyebabkan penyumbatan pada arteri akibat zat berlemak (atheroma) yang menumpuk. Setelah satu tahun benar-benar terbebas dari merokok, risiko berbagai penyakit jantung (jantung koroner, angina, stroke) akan menurun drastis hingga 50% jika dibandingkan saat Anda masih merokok.