Dampak Perang Dunia 2 Di Segala Bidang Kehidupan

Posted on

Keadaan politik Internasional saat menjelang terjadinya Perang Dunia 2 hampir menyerupai dengan keadaan tahun 1900-1914, tepatnya sebelum Perang Dunia 1 dimulai. Para ilmuwan beranggapan bahwa Perang Dunia 2 tersebut merupakan bagian dari lanjutan Perang Dunia 1. Kerugian terbesar adalah membuat jutaan rakyat meninggal karena keganasan perang, ekonomipun menjadi berantakan dan mengalami banyak kerugian sehingga kelaparan dan kemiskinan tidak dapat lagi dihindarkan.

Perang Dunia II, atau Perang Dunia Kedua (biasa disingkat menjadi PDII atau PD2), adalah sebuah perang global yang berlangsung mulai tahun 1939 sampai 1945. Perang ini melibatkan banyak sekali negara di dunia —termasuk semua kekuatan besar—yang pada akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan: Sekutu dan Poros.

Perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer. Dalam keadaan “perang total”, negara-negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan ekonomi, industri, dan ilmiahnya untuk keperluan perang, sehingga menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dan militer.

Ditandai oleh sejumlah peristiwa penting yang melibatkan kematian massal warga sipil, termasuk Holocaust dan pemakaian senjata nuklir dalam peperangan, perang ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta jiwa. Jumlah kematian ini menjadikan Perang Dunia II konflik paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia.

Dampak Perang Dunia 2 mengakibatkan banyak kerugian baik yang ikut dalam perang tersebut maupun yang tidak ikut dalam perang Dunia II dalam peperangan tersebut terdapat pihak-pihak yang berperan penting terhadap terjadinya perang Dunia II. Dampak Perang Dunia 2 yang ditimbulkan mencakup berbagai aspek kehidupan dan segala bidang.

Perang dunia kedua membawa dampak yang besar di seluruh dunia. Dampak Perang Dunia 2 membawa perubahan di bidang:
1. Bidang politik
2. Bidang ekonomi
3. Bidang sosial

dampak-perang-dunia-2-di-segala-bidang-kehidupan

Dampak Perang Dunia 2 Di Bidang Politik

Kemenangan pihak sekutu (Inggris, Perancis, Amerika Serikat, dan Uni Soviet) dalam mengakhiri Perang Dunia II tidak terlepas dari peran Amerika Serikat dalam memberikan bantuan (perlengkapan, tentara,dan persenjataan) yang mampu mempercepat berakhirnya perang dengan kemenangan di tangan Sekutu. Perang Dunia II telah menghancurkan hegemoni negara-negara besar seperti Inggris, Perancis, Spanyol, dan Portugis yang sudah berabad-abad memegang kendali kekuasaan di berbagai belahan dunia.

Muncul masalah baru yaitu adanya pertentangan kepentingan dan persaingan perebutan hegemoni antara negara anggota sekutu dalam usaha untuk menjadi negara yang paling berpengaruh dan berkuasa di dunia hingga melahirkan dua negara adikuasa (kekuatan raksasa) yaitu Amerika Serikat (kuat secara material) dan Uni Soviet (kuat secara psikologis) yang mengambil alih hegemoni tersebut.

Uni Soviet dan Amerika Serikat saling berlomba menanamkan penagruhnya pada negara lain dengan berbagai cara sehingga dampaknya negara-negara di dunia terbagi menjadi 2 dimana negara-negara Eropa Timur, Jerman Timur dan beberapa negara Asia seperti Cina, Korea Utara, Kamboja, Laos dan Vietnam berada dibawah pengaruh Uni Soviet yang selanjutnya dikenal dengan Blok Timur. Sementara negara-negara Eropa Barat dan banyak negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin berada dibawah kekuasaan Amerika Serikat yang selanjutnya dikenal dengan Blok Barat.

Kedua negara adikuasa tersebut memiliki ideologi yang berlawanan dimana Amerika Serikat dengan ideologi Liberalis-Kapitalis(paham yang mengutamakan kemerdekaan individu sebagai pangkal dari kebaikan hidup) sementara Uni Soviet dengan ideologi Sosialis-Komunis(paham yang menghendaki suatu masyarakat disusun secara kolektif agar menjadi masyarakat yang bahagia). Sistem politik dan ekonomi internasional mengalami polarisasi yaitu liberalisme versus sosialisme-komunisme .

Munculnya politik memecah belah dimana terjadi perpecahan dari berbagai negara sebagai dampak dari persaingan pengaruh dua negara adikuasa tersebut, seperti negara Jerman, Korea, dan Vietnam(Indo Cina) berdasarkan ideologi liberal dan sosialis-komunis.

Dibentuklah pakta pertahanan untuk saling mengimbangi kekuatan lawan dimana Amerika Serikat membentuk NATO (North Atlantic Treaty Organization) atau Organisasi Pertahanan Atlantik Utara sementara Uni Soviet membentuk Pakta Warsawa(1955) dengan anggota Uni Soviet, Albania, Bulgaria, Cekoslowakia, Jerman Timur, Hongaria, Polandia, dan Rumania.

Berdirinya pakta pertahanan memunculkan rasa saling curiga dan perlombaan persenjatan antara kedua belah pihak sehingga menimbulkan Perang Dingin.

Munculnya negara-negara baru dan merdeka di Asia-Afrika yang merupakan bekas jajahan bangsa barat seperti Indonesia, India, Pakistan, Srilanka, dan Filipina. (dampak positif).

dampak-perang-dunia-2-di-bidang-sosial

Dampak Perang Dunia 2 Di Bidang Sosial

Dalam hal ini, beberapa kerja sama antar bangsa-bangsa di dunia saling bermunculan. Salah satunya dengan mendirikan United Nation Relief Rehabilitation Administration (UNRRA) yang dibagun atas dasar latar belakang yang sama yaitu akibat Perang Dunia 2. Beberapa bentuk bantuan yang mereka bagian berupa :

  1. Memberi makanan kepada orang-orang pinggiran dan terlantar
  2. Mengurus para pengungsi serata menyatukan kembali anggota keluar yang terpisah akibat Perang Dunia 2
  3. Mendirikan balai pengobatan yaitu Rumah Sakit
  4. Memperbaiki kembali tanah-tanah yang rusak.

Dampak Perang Dunia 2 Di  Bidang Ekonomi

Keaadaan Eropa sangat kacau dan parah setelah berakhirnya Perang Dunia 2. Tak lama berselang, Amerika Serikat muncul sebagai kreditor bagi seluruh dunia, khususnya Eropa.
Amerika serikat pun menyadari jika keadaan Eropa yang sedemikian rusak justru akan memudahkan komunis untuk mencengkram wilayah tersebut, oleh karena itu mereka harus membantu. Berkaitan dengan hal diatas, berikut ini beberapa lembaga donatur yang mungkin belum kamu tahu

  1. Marshal Plan (1947), lembaga ini mempunyai kewenangan untuk memberikan bantuan ekonomi dan militer.
  2. Thruman Doctrin (1947), lembaga ini bertugas untuk membantu pertumbuhan ekonomi Yunani dan Turki.
  3. Point Four Thruman, lembaga ini berperan dalam pemberian bantuan ekonomi dan militer kepada beberapa negara yang masih terbelakang di Asia.

Dampak Perang Dunia 2 di Bidang Kerohanian

Tiap manusia pastinya memerlukan perdamaian. Berbagai usaha telah diupayakan agar terciptanya suatu perdamaian dengan membuat sebuah lembaga, yaitu lembaga perdamaian. Dampak buruk yang ditimbulkan akibat Perang Dunia 2 seolah menyadarkan manusia untuk menjaga perdamaian di bumi.

Setelah Liga Bangsa-Bangsa dibubarkan, kemudian muncullah sebuah Perserikatan Bangsa-Bangsa yang didirikan pada tanggal 24 Oktober 1945. Dengan adanya lembaga ini, sangat diharapkan jika seluruh negara di dunia dapat menjaga perdamaian untuk kehidupan yang lebih baik.

Perang Dunia II dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia

Terjadinya PD II secara tidak langsung berpengaruh terhadap kehidupan politik dan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1942 Jepang berhasil mengalahkan Belanda, maka posisi Belanda Indonesia diambil alih oleh Jepang. Artinya Indonesia mulai dijajah oleh Jepang. Masa pendudukan Jepang berjalan sekitar 3,5 tahun. Berbagai kebijakan Jepang di Indonesia diarahkan untuk memperkuat kekuatan militer. Selain itu untuk ikut mendukung kemenangannya dalam menghadapi Sekutu.

Perang Dunia II juga berpengaruh bagi Indonesia dalam mencapai kemerdekaan. Setelah Jepang kalah menyerah kepada Sekutu tanggal 14 Agustus 1945, Indonesia dalam keadaan “vacuum of power” (kekosongan kekuasaan). Jepang sudah menyerah berarti tidak mempunyai hak memerintah Indonesia, sementara Sekutu, saat itu belum datang. Kondisi ini kemudian dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Perang Dunia 2 dan dampak serta pengaruhnya di segala bidang dan Negara Indonesia sendiri. Semoga bermanfaat.