Membersihkan Pusar Saat Hamil Bahaya Atau Tidak

Posted on

Setiap orang pasti memiliki pusar. Pusar adalah sebuah lubang tertutup yang berada di atas perut. Mulanya, pusar berfungsi sebagai penyalur makanan dari plasenta ibu kepada bayi saat masih dalam kandungan. Sari-sari makanan yang disalurkan melalui tali pusar langsung masuk kedalam perut bayi. Setelah bayi lahir, tali pusar akan di potong karena bayi sudah tidak lagi membutuhkan sari-sari makanan melalui pusar.

Dikarenakan pusar berbentuk lubang tertutup, otomatis kotoran akan sering dijumpai pada lubang pusar. Kotoran tersebut berasal dari sel mati yang mengandung keratin gugur dari permukaan kulit dan minyak yang keluar serta bercampur bersama kotoran lain termasuk debu. Saat hamil, pusar biasanya tampak menonjol keluar. Hal ini normal karena ukuran janin yang semakin membesar. Namun terkadang ada yang disertai gatal dan terasa nyeri. Cari tahu seputar pusar ibu hamil di sini!

Membersihkan Pusar Saat Hamil Bahaya Atau Tidak

Berbahayakah Membersihkan Pusar Saat Hamil

Pada dasarnya, kulit pusar itu sangat tipis dan langsung menembus ke dalam perut manusia. Kotoran atau daki yang menempel pada pusar, hakikatnya adalah benteng pertahanan utama agar bakteri dan virus tidak mudah masuk. Perhatikan saja, bila kotoran pusar di bersihkan maka esok lusa kotoran tersebut akan ada lagi.

Jika pusar dibersihkan secara kasar atau dengan cara di gosok-gosok oleh spons mandi, maka kulit pusar yang tipis ini akan mudah lecet, infeksi, dan memudahkan virus, kuman, serta bakteri masuk ke dalam perut. Hal itu dapat menyebabkan sakit perut, bahkan bisa jadi berdampak pada operasi pusar.

Tapi jika anda tidak terbiasa membiarkan anggota tubuh anda ada yang kotor, sesekali boleh saja membersihkan pusar. Caranya, teteskan minyak kayu putih ke dalam pusar. Lalu, bersihkan dengan cotton bud secara perlahan. Tujuannya, agar kulit pusar yang tipis tidak lecet. Dan perlu diingat! Itupun hanya boleh dilakukan sekali-kali saja.

Tips Membersihkan Lubang Pusar

Agar selalu terjaga kebersihannya, maka lubang pusar harus sering dibersihkan. Namun harus hati-hati, karena kulit pada pusar lebih tipis daripada bagian tubuh lain. Berikut ini tips membersihkan lubang pusar yang benar.

Membersihkan lubang pusar saat mandi:

  1. Setelah mandi, gunakan kain yang dibasahi air dan sabun untuk menyeka lembut pusar.
  2. Bila sudah bersih, lap area pusar dengan kain kering atau tisu.
  3. Lalu rendam kapas dalam minyak vitamin E
  4. Gosok lembut kulit pusar dari dalam ke luar
  5. Harus diingat untuk tidak menggosok pusar dengan kasar, karena kulit pusar sangat sensitif.
  6. Setelah pusat tampak bersih, bersihkan minyak dengan kain
  7. Pijat lembut pusar dengan lotion pelembab
  8. Jangan gunakan benda tajam atau instrumen lain yang keras dan kasar untuk membersihkan pusar
  9. Hubungi dokter jika kulit Anda mengalami reaksi alergi, misalnya rasa gatal, bintik merah atau meradang.

Membersihkan lubang pusar dengan baby oil:

  1. Berbaring telentang hingga pusar membentuk seperti kolam kecil
  2. Oleskan sedikit baby oil atau langsung masukkan beberapa tetes ke pusar
  3. Biarkan baby oil di pusar 5 sampai 15 menit untuk mengendurkan serat kotoran
  4. Gosok pusar yang sudah diberi baby oil menggunakan kapas dengan lembut
  5. Jika tidak ada baby oil, bisa gunakan hidrogen peroksida 3 persen, tapi jangan masukkan ke dalam pusar.

Membersihkan pusar sebenarnya harus dilakukan sama dengan kegiatan mandi dan mencuci muka dengan teratur setiap hari supaya pusar selalu terjaga kebersihannya. Jika moms menghilangkan kotoran pusar dengan teratur maka tidak akan ada kotoran dan debu yang menempel atau mengendap di sana, dan juga akan menjaga kulit area itu tetap lembut dan halus serta mencega terjadi infeksi dan bau busuk.