Rambut Rontok Setelah Melahirkan, Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Posted on

Rambut merupakan mahkota seseorang baik pria maupun wanita. Setiap orang tentu menginginkan rambut yang lebat dan sehat. Musuh utama rambut yang sering dialami adalah masalah kerontokan rambut.

Kerontokan rambut ternyata juga sering dialami oleh wanita yang hamil dan melahirkan. Ternyata hal ini wajar saja terjadi dan masih normal. Kerontokan rambut ini disebabkan oleh meningkatnya hormon estrogen yang terjadi selama kehamilan. Hormon in i memperpanjang fase pertumbuhan rambut, sehingga rambut terasa lebih tebal saat hamil.

Rambut Rontok Setelah Melahirkan, Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Namun, setelah melahirkan hormon kembali normal dan fase pertumbuhan rambut akan kembali lagi, di tandai dengan terjadinya kerontokan. Dengan adanya proses kelahiran, lebih banyak jumlah rambut-rambut yang memasuki fase istirahat dan rambut-rambut tersebut akan terdorong keluar antara 3 sampai 6 bulan setelah melahirkan. Kebanyakan wanita akan mendapatkan siklus pertumbuhan rambut yang normal kembali 6 – 12 bulan setelah melahirkan.

Cara Mengatasi Rambut Rontok

Untuk mengatasi masalah rambut rontok setelah melahirkan dapat diterapkan tips berikut:

Hindari mengikat rambut terlalu kuat, mengepang atau memasang rol rambut terlalu ketat agar kulit kepala tidak stress yang dapat emicu kerontokan.

Cari makanan yang mengandung vitamin B komplek, vitain C, dan vitamin E untuk dikonsumsi secara rutin.

Konsumsilah makanan bergizi, terutama yang mengandung anti oksidan dan flavinoid yang berfungsi merangsang tumbuhnya rambut dan menimalkan terjadinya kerontokan.

Gunakan produk shampoo dengan kandungan silica dan biotin yang menjadikan rambut lebih kuat dan sehat sehingga rontok berkurang.

Pilihlah sisir yang mempunyai jarak gigi rengggang. Minimalkan memakai alat alat seperti catokan dan hair dryer.

Jangan terlalu stress dan selalu berfikir positif agar rambut tidak rontok. Nikmatilah masa- masa menjadi ibu baru dengan rileks dan bahagia.