Resensi Buku 69 Komando

Posted on

Resensi Buku 69 Komando – Tidak banyak yang menyadari bahwa negara kita dibangun diatas inti yang dibangun dari darah serta pengorbanan perwira negara. Ada dugaan beberapa pihak bahwa Malaysia sejak awal berdirinya telah dimanjakan oleh pihak Inggris dan terlindung dari konflik serta paham komunis yang membakar kawasan Asia Tenggara selama era Perang Dingin. Bahkan mereka lebih bangga dengan sejarah negara tetangga yang pada pendapat mereka, lebih gah dan tersohor karena ditempa dari api peperangan, letusan kehancuran dan darah mereka yang tidak berdosa. Keengganan mereka untuk mencelikkan mata tentang pergorbanan perwira negara yang bersukat darah serta perhatian daging untuk memastikan pemberontakan teroris komunis dapat dihapuskandemi keamanan dan kesejahteraan negara sangat menyedihkan sekali. Lebih mengejutkan adalah ada suara- suara segelintir generasi muda yang menginginkan teroris komunis diakui sebagai pejuang negara atas alasan mereka adalah salah satu faktor negara diberikan kemerdekaan. Mungkin ada dikalangan saudara mara mereka yang disembelih atau diculik, dibunuh dan dikubur di dalam kuburan tak bertanda ditengah- tengah belantara agaknya!

Pun begitu, ada juga sebab musabab yang mungkin menjadi kontributor ketidak sedaran masyarakat akan pengorbanan perwira negara. salah satunya adalah faktor kerahasiaan yang memang menjadi inti ke mana- mana operasi pasukan keamanan. Tidak banyak kisah perwira negara yang diketengahkan, atas alasan kerahasiaan. Bahkan hingga kini masih ada banyak lagi kisah darurat kedua yang masih belum dapat ditampilkan atas faktor kerahasiaan terutama operasi- operasi yang diluncurkan oleh unit- unit elit pasukan keamanan meskipun hampir semua mereka yang terlibat sudah pensiun dan ada yang telah meninggal dunia. Wajar rasanya tingkat kerahasiaan kisah- kisah perwira negara ini ditinjau oleh pemimpin tertinggi negara agar kisah mereka dapat ditampilkan dan pengorbanan mereka dapat diketahui serta jasa mereka dikenang.

Resensi Buku 69 Komando

Kisah operasi VAT 69 semasa menentang insurgensi diceritakan melalui buku yang bertajuk “69 Komando “. Buku setebal 178 mukasurat ini ditulis dan diterbitkan sendiri oleh saudara Muhammad Fuad Mat Nor yang merupakan mantan ketua pengarang majalah TEMPUR. Buku yang berformatkan “Coffee Table book” ini sebenarnya diterbitkan pada tahun 2011 dan telah dilancarkan oleh mantan Menteri Keselamatan Dalam Negeri, Datuk Seri Hishamuddin bin Hussein, pada 15 September 2011. Namun begitu, oleh kerana ia diterbitkan sendiri tanpa melalui mana- mana syarikat penerbitan, ia agak sukar untuk diperolehi dan tidak dijual di mana- mana kedai buku. Ditulis dengan kerjasama Persatuan Veteran VAT 69 dan PDRM, buku ini ditulis dalam dwi- bahasa iaitu bahasa Malaysia dan juga bahasa Inggeris dan sesuai untuk dibaca oleh segenap lapisan masyarakat.

Apa yang istimewanya tentang buku 69 Komando ini adalah kira- kira 300 gambar yang sangat- sangat eksklusif dan sangat jarang dapat ditatapi sebelum ini. Gambar- gambar tersebut merangkumi era awal penubuhan VAT 69, operasi- operasi menentang insurgensi yang disertai, sistem persenjataan dan taktik yang digunakan dan kejayaan- kejayaan yang dicapai. Uniknya berkenaan gambar- gambar ini adalah hanya sedikit sahaja yang terdiri daripada gambar rasmi PDRM. Kebanyakan gambar yang disiarkan adalah daripada simpanan peribadi anggota- anggota veteran VAT 69 sendiri dan memberi peluang kepada pembaca untuk menyingkap keadaan sebenar yang terpaksa dihadapi serta dilalui oleh anggota VAT 69 ketika memburu pengganas PKM.

Buku 69 Komando yang eksklusif ini wajar dimiliki oleh mereka yang meminati sejarah negara dan peminat bidang ketenteraan dan kepolisan. Sehingga kini, inilah satu- satunya buku yang ditulis berkenaan VAT 69 yang agak komprehensif dan lengkap dengan gambar yang jarang- jarang dapat dilihat. Ditambah pula dengan kesukaran untuk mendapatkan buku ini, ia sudah tentunya akan menjadi satu tambahan koleksi yang amat berharga kepada mereka yang sememangnya meminati bidang ini dan menjadi penanda aras bagi buku- buku berkenaan unit elit ini yang diterbitkan di masa hadapan.