Cara Mudah Mendapatkan Pekerjaan Menurut Islam

Posted on

Zaman sekarang memanglah sulit untuk mencari pekerjaan yang kita idamkan,apalagi saingan sangat banyak,yang mungkin harus berbekal duit dan koneksi agar dapat mendapatkan pekerjaan, ini realita yang terjadi pada saat ini.

Tetapi apa salahnya jika kita sudah berikthiar kitapun berdoa juga kepada Alloh swt. untuk di mudahkan serta di lapangkan dalam mencari pekerjaan.

Cara Mudah Mendapatkan Pekerjaan Menurut Islam

Tips Mencari Pekerjaan Dalam Islam

1. Ingat, Setiap Jiwa Tidak Akan Mati Sampai Sempurna Rezekinya.

Kalau sudah ada jaminan demikian, bekerja teruslah bekerja, jangan khawatir dgn jatah rezekinya.
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya ruh qudus (Jibril), telah membisikkan ke dalam batinku bahwa setiap jiwa tidak akan mati sampai sempurna ajalnya dan dia habiskan semua jatah rezekinya. Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan perbaguslah cara dalam mengais rezeki. Jangan sampai tertundanya rezeki mendorong kalian untuk mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Karena rezeki di sisi Allah tidak akan diperoleh kecuali dengan taat kepada-Nya .” (HR. Musnad Ibnu Abi Syaibah 8: 129 dan Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir 8: 166, hadits shahih. Lihat Silsilah Al-Ahadits As-Shahihah no. 2866).

Dalam hadits di atas diperintahkan untuk mencari rezeki dengan cara yang halal. Janganlah rezeki tadi dicari dengan cara bermaksiat atau dengan menghalalkan segala cara. Kenapa ada yg menempuh cara yg haram dalam mencari rezeki? Di antaranya karena sudah putus asa dari rezeki Allah sebagaimana disebutkan dalam hadits diatas.

2. Cari Pekerjaan yg Halal, Jauhi yg Haram.

Dalam mencari pekerjaan berusalah untuk menyeleksi pekerjaan. Carilah yg halal dan jauhilah yang haram. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Wahai umat manusia, bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yg baik dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki. Tempuhlah jalan-jalan mencari rezeki yg halal dan tinggalkan yg haram. ” (HR. Ibnu Majah no. 2144. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Jika cara yg ditempuh adalah cara yg halal, tentu akan berpengaruh pada ampuhnya do’a. Sebaliknya, yg ditempuh adalah cara yang tidak halal, lihat saja bagaimana akibat buruknya.

3. Cari Berkah dalam Pekerjaan, Bukan Besarnya Gaji.

Ada sahabat yg pernah bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Wahai Rasulullah, mata pencaharian (kasb) apakah yg paling baik?” Beliau bersabda:
“Pekerjaan seorang laki-laki dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yg mabrur (diberkahi). ” (HR. Ahmad 4: 141, hasan lighoirihi )

Disini para sahabat tidak bertanya manakah pekerjaan yg paling banyak penghasilannya. Namun yg mereka tanya adalah manakah yg paling thoyyib (diberkahi). Sehingga dari sini kita tahu bahwa tujuan dalam mencari rezeki adalah mencari yg paling berkah, bukan mencari manakah pekerjaan yg penghasilannya paling besar. Karena penghasilan yg besar belum tentu berkah.

4. Jauhkan Diri dari Pekerjan Meminta-Minta.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma , ia berkata bahwa Rasul shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang meminta-minta (mengemis) pada manusia, ia akan datang pada hari kiamat tanpa memiliki sekerat daging di wajahnya .” (HR. Bukhari no. 1474 dan Muslim no. 1040)