Mengenali dan Mendeteksi Bakat Anak Melalui Sidik Jari

Posted on

Mengenali dan Mendeteksi  Bakat Anak Melalui Sidik Jari

Mengenali dan Mendeteksi  Bakat Anak Melalui Sidik Jari – Memang tidak ada yang salah dari ungkapan ataupun terikan anak-anak yang mempunyai keinginan, baik secara spontan maupun tertanam untuk menyebutkan keinginannya jika sudah besar nanti karena dalam peribahasapun dikatakan “gantungkanlah cita-citamu setinggi bintang di angkasa”. Cita-cita juga berkaitan dengan bakat maupun kecerdasan dan bakat itu ada yang memang bawaan dari lahir dan adapula bakat yang memang bisa diasah. Namun keluar dari konteks bakat dan kecerdasan, ada hal yang tidak bisa kita lupakan yaitu keberuntungan.

Bila dulu kita hanya mengenal tes IQ (Intelegence Quation) dan EQ (Emotional Quotion) kemudian ada pendatang baru yaitu tes ESQ (Emotional Spiritual Quotion) yang dijadikan ukuran untuk mengetahui sejauh mana kecerdasan seseorang baik secara jasmani maupun rohani. Metode yg digunakan psikolog pun juga semakin maju untuk mengetahui tingkat kecerdasan seseorang. Yang terbaru ditemukan metode Brain Child Learning, yaitu metode yang digunakan untuk mendeteksi bakat anak sejak usia dini melalui sidik jari.

Deteksi Bakat Anak Melalui Pemindaian Sidik Jari

Sidik jari adalah sesuatu yang unik, setiap manusia di dunia memiliki sidik jari yang berbeda beda. Potensi dan bakat terpendam anak kini bisa dideteksi hanya melalui pemindaian sidik jari. Teknik itu bisa membaca kelebihan dan kekurangan anak serta solusinya dengan tingkat akurasi 95 persen. Setiap anak memiliki keunikan, bakat, dan kelebihan masing-masing sejak dilahirkan ke dunia. Kebanyakan orang tua tentu saja ingin mengetahui potensi bawaan dan bakat terpendam anaknya agar mereka bisa menentukan metode pendidikan yang sesuai bagi sang anak.

Secara umum, jenis sidik jari manusia ada empat macam, yaitu whorl (W), ulnar loop (U), radial loop (R), dan arch (A). Orang dengan jenis sidik jari whorl biasanya memiliki karakter independen, kompetitif, keras kepala, dan proaktif. Karakter orang yang memiliki jenis sidik jari ulnar loop biasanya emosional, memiliki kemampuan adaptasi yang cepat, serta mudah berinteraksi. Orang yang memiliki jenis sidik jari radial loop biasanya cenderung egois dan memiliki pemikiran terbalik. Adapun karakter orang yang memiliki jenis sidik jari arch cenderung praktis, realistis, efisien, tetapi konservatif.

Jari-jari tangan sebelah kanan seseorang, mewakili fungsi otak sebelah kiri. Otak kiri berfungsi untuk melihat perbedaan angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan, dan logika. Sedangkan jari-jari tangan sebelah kiri seseorang mewakili fungsi otak sebelah kanan. Otak kanan berfungsi untuk melihat persamaan, khayalan, kreativitas, bentuk ruang, emosi, musik, dan warna.

Kelebihan Dan Kekurangan Pemindai Sidik Jari

Secara medis, motif sidik jari manusia terbentuk sempurna pada minggu ke-13 ketika janin mulai berkembang.  Dengan data base yang lengkap, otomatis perangkat lunak dermatoglyphics dapat mengetahui karakter sidik jari manusia yang berbeda-beda secara spesifik dan akurat. Alhasil, teknologi itu dapat membaca kelebihan juga kekurangan anak serta solusinya dengan tingkat akurasi mencapai 95 persen.

Sayangnya, teknologi itu hanya efektif untuk mengetahui kompetensi anak pada usia 5 hingga 15 tahun. Rentang usia tersebut merupakan masa perkembangan  otak manusia. Pada masa-masa itu pula segala potensi anak masih berpeluang dikembangkan. Sedangkan saat usia anak mencapai lebih dari 15 tahun, pembentukan karakter lebih sulit karena anak sudah memiliki pemikiran matang.