Kesehatan: Penyebab Terjadinya Kedutan Di Mata

Posted on

Kesehatan Penyebab Terjadinya Kedutan Di Mata

Kesehatan: Penyebab Terjadinya Kedutan Di Mata – Ketika wilayah sekitar mata Anda terasa bergerak seperti bergetar, maka kejadian seperti itu sering disebut dengan kedutan. Hampir semua orang pernah mengalami mata berkedut. Sampai saat ini, mata berkedut selalu dihubung-hubungkan dengan sesuatu yang bersifat irasional seperti pertanda akan menangis karena ditimpa musibah besar, pertanda akan bertemu dengan orang jauh, atau pertanda akan mendapat rezeki, dll. Meski demikian, tidak sedikit pula orang yang mempercayai mitos mata berkedut itu.

Tanda-Tanda Kedutan

Kedutan pada mata terjadi secara tiba-tiba atau spontan. Tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu yang dapat dijadikan sebagai gejala terjadinya mata kedutan. Umumnya tidak berlangsung lama yakni hanya dalam hitungan menit dan bahkan bisa mereda dalam hitungan detik saja. Gerakan getar atau kedutannya pun berbeda-beda. Ada yang merasakan getarannya terlalu kuat dengan interval yang berdekatan, ada pula yang merasakannya getarannya pelan dan terjadi dalam interval yang berjauhan. Begitu pula dengan lokasi getaran mata. Ada yang mengalami kedutan pada area kelopak bawah mata saja, ada pula yang mengalami kedutan pada area kelopak mata bagian atas saja.

Penyebab Kedutan

Ada beberapa penyebab yang bisa dijelaskan secara medis tentang fenomena kedutan di mata, antara lain adalah karena stress, kelelahan, terlalu banyak kafein, alkohol, mata kering, alergi, ketegangan mata, dan ketidakseimbangan asupan gizi.

Jika Anda sedang mengalami stress, entah itu karena pekerjaan atau hal lain, kedutan mungkin terjadi karena bukan hanya mental dan pikiran saja yang lelah, namun fisik juga, termasuk otot syaraf di sekitar mata. Kelelahan dan kurang tidur juga bisa menyebabkan stress yang kemudian menimbulkan kedutan.

Mata lelah. Apakah Anda seorang pekerja keras yang tangguh berjam-jam di depan monitor komputer? Jika jawabannya ‘ya’, maka bukan sesuatu yang aneh jika Anda sering mengalami kedutan pada mata. Sebab, fokus melihat pada satu titik objek tertentu selama berjam-jam akan memicu kontraksi otot orbicularis oculi berkontraksi lebih sering.

Terlalu sering mengonsumsi alkohol dan kafein. Mengonsumsi alkohol dan kafein terlalu sering sangat tidak dianjurkan untuk tubuh. Sebab, kafein dan alkohol menjadi penyebab utama terjadinya peningkatan tekanan pada seluruh pembuluh darah dalam tubuh.

Bentuk yang lebih serius kedutan di kelopak mata disebabkan oleh kondisi neurologis seperti blepharospasm atau hemifacial spasm, yaitu kondisi menegang otot syaraf di bagian sisi wajah yang menunjukkan gejala kedutan. Namun hal ini sangat jarang terjadi dan untuk mengetahui lebih jelas, Anda harus melalui diagnosis dokter mata.

Namun bisa saja kedutan terjadi tanpa maksud apa pun dan tidak mengindikasikan masalah kesehatan yang serius. Jadi, selama kedutan tidak berlangsung lama dan hanya terjadi sekian detik, maka Anda tidak harus pergi ke dokter mata.