Sendawa Terus Menerus Kenapa Ya: Bahaya Atau Tidak?

Posted on

Sendawa Terus Menerus Kenapa Ya Bahaya Atau TidakSendawa Terus Menerus Kenapa Ya: Bahaya Atau Tidak? – Sendawa dianggap sebagai tanda tubuh sudah kenyang. Namun jika sendawa yang terjadi berkali-kali atau diikuti dengan gejala lainnya, maka bisa jadi ada gangguan kesehatan yang mendasari kondisi tersebut. Dalam dunia medis, bersendawa dikenal dengan istilah aerophagia. Meskipun bukan penyakit, bersedawa bisa membuat Anda tidak nyaman dan malu. Untuk itu perlu diketahui penyebab dan bagaimana cara mengatasi gangguan ini, berikut beberapa cara sederhana yang bisa menjadi pilihan Anda.

Sebenarnya kenapa seseorang bersendawa setelah makan?

Meskipun kadang memalukan, tapi bersendawa merupakan salah satu fungsi normal dari tubuh yang bermanfaat untuk mengeluarkan gas atau udara yang menumpuk di dalam perut sehingga mengurangi rasa tidak nyaman. Ketika seseorang makan atau minum, maka sebenarnya bukan hanya makanan dan minuman saja yang masuk ke dalam tubuh. Tapi udara seperti gas nitrogen dan oksigen juga masuk ke dalam perut dan jika sudah menumpuk udara ini harus dikeluarkan melalui sendawa.

Udara atau gas yang masuk ini dipaksa keluar dari perut lalu naik ke kerongkongan (tabung yang menghubungkan bagian belakang kerongkongan dengan perut) agar bisa dikeluarkan melalui mulut sehingga terjadilah sendawa. Pada saat sendawa, pangkal tenggororkan, esophageal sphincter atas. esophageal sphincter bawah dan diafragma semuanya bekerja sesuai dengan porsinya untuk mengatur naik dan turunnya aliran udara dari perut ke kerongkongan di dada.

Sendawa Berlebihan

Sendawa yang berulang kali atau berlebihan memang mengacu kepada kondisi tubuh yang kurang sehat berikut beberapa gejala yang disebabkan karena sendawa yang berlebihan:
Dispepsia
Kondisi ini mengacu pada sekelompok gejala yang berkaitan dengan fungsi pencernaan. Selain bersendawa, gejala lain juga bisa menyertai seperti perut kembung, nyeri, mual, muntah, merasa terlalu kenyang setelah makan, kurang nafsu makan atau memuntahkan sebagian makanan yang sudah dimasuk ke tubuh. Beberapa hal bisa menyebabkan hal ini seperti stres psikologis, merokok, penggunaan alkohol dan obat seperti aspirin.

Gangguan pada esofagus
Kondisi ini biasanya tidak hanya menyebabkan sendawa, tapi kadang diikuti dengan aliran asam lambung atau makanan yang berbalik dari isi perut ke kerongkongan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Maag
Kondisi ini disebabkan oleh meningkatkan jumlah asam lambung di dalam perut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Hal ini bisa membuat seseorang lebih sering bersendawa yang kadang diikuti dengan rasa mual dan muntah.

Jika kondisi ini terjadi terus menerus bahkan sampai mengganggu aktivitas atau diikuti oleh gejala lain yang semakin memburuk, maka sebaiknya jangan menyepelekan sendawa yang berkali-kali.