Pengaruh Musik Pada Tubuh Manusia Baik Fisik Dan Mental

Posted on

Pengaruh Musik Pada Tubuh Manusia Baik Fisik Dan MentalPengaruh Musik Pada Tubuh Manusia Baik Fisik Dan Mental – Sadar atau tidak, musik dapat memengaruhi hidup seseorang. Hanya dengar musik, suasana ruang batin seseorang dapat dipengaruhi. Entah apakah itu suasana bahagia ataupun sedih, bergantung pada pendengar itu sendiri. Yang pasti, musik dapat memberi semangat pada jiwa yang lelah, resah, dan lesu.

Musik juga dapat berfungsi sebagai terapi kesehatan. Ketika seseorang dengar musik, gelombang listrik yang ada di otak pendengar dapat diperlambat atau dipercepat. Dan, kinerja sistem tubuh pun mengalami perubahan. Bahkan, musik mampu mengatur hormon-hormon yang mempengaruhi stress seseorang, serta mampu meningkatkan daya ingat. Musik dan kesehatan memiliki kaitan erat, dan tidak diragukan bahwa dengan mendengarkan musik kesukaan mampu membawa Anda dalam mood yang baik dengan waktu yang singkat.

Musik juga memiliki kekuatan untuk mempengaruhi denyut jantung dan tekanan darah sesuai dengan frekuensi, tempo, dan volumenya. Makin lambat tempo musik, denyut jantung semakin lambat dan tekanan darah menurun. Akhirnya, pendengar pun terbawa dalam suasana rileks, baik itu pada pikiran maupun pada tubuh. Makanya, sejumlah rumah sakit di luar negeri mulai menerapkan terapi musik pada pasiennya yang mengalami rawat inap.

Getaran musik yang berasal dari sumber suara merambat melalui udara hingga diterima pada telinga bagian luar (outer ear) dan berlanjut ke telinga bagian tengah (middle ear). Salah satu bagian di telinga tengah, ossicles berupa tulang di didalam telinga, memperbesar getaran yang diterima hingga dua kali dari ukuran awalnya. Setelah melalui telinga tengah, perjalanan getaran berlanjut ke telinga bagian dalam (inner ear), di dalamnya terdapat satu bagian yang disebut cochlea, berupa koil yang berisi cairan dilengkapi dengan sel berambut. cochlea mengubah energi mekanis menjadi energi listrik untuk kemudian menghantarkan ke otak.

Pengaruh Musik Pada Fisik

Penelitian pertama kali mengenai pengaruh musik pada fisik dilakukan oleh IM. Hyde (1924) Hyde melakukan pengukuran pengaruh musik pada laju nadi, aliran darah, tekanan darah, dan aktivitas elektris di jantung. Pesan musikal merambat pada tulang belakang dan mempengaruhi Autonomic Nervous System (ANS) yang meregulasi detak jantung, tekanan darah, aktivitas otot, metabolisme, pernapasan dan fungsi vital lainnya. Secara umum, musik yang lebih cepat menyebabkan Anda lebih giat dan musik yang lambat cenderung menurunkan kelajuan gerak Anda. Walaupun demikian, respon Anda terhadap musik sangatlah subjektif, bergantung sepenuhnya pada usia, jenis kelamin, fitalitas fisik, aktifitas emosional dan sikap personal terhadap musik, sehingga respon masing-masing individu terhadap musik sangat beragam. Bahkan individu yang memiliki hambatan pendengaran sekalipun menunjukkan respon fisiologis terhadap getaran musik.

Menyembuhkan sakit punggung kronis

Musik bekerja pada sistem saraf otonom yaitu bagian sistem saraf yang bertanggung jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung, dan fungsi otak, yang mengontrol perasaan dan emosi. Menurut penelitian, kedua sistem tersebut bereaksi sensitif terhadap musik. Ketika kita merasa sakit, kita menjadi takut, frustasi, dan marah, yang membuat kita menegangkan ratusan otot dalam punggung. Mendengarkan musik secara teratur membantu tubuh relaks secara fisik dan mental, sehingga membantu menyembuhkan dan mencegah sakit punggung. Para ahli yakin setiap jenis musik klasik seperti Mozart atau Beethoven dapat membantu sakit otot. Musik lambat dan santai juga dapat membantu.

Meningkatkan olahraga

Para ahli mengatakan bahwa mendengarkan musik selama olahraga dapat memberikan olahraga yang lebih baik dalam beberapa cara, di antaranya meningkatkan daya tahan, meningkatkan mood dan mengalihkan Anda dari setiap pengalaman yang tidak nyaman selama olahraga. Jenis musik terbaik untuk olah raga adalah musik dengan musik tempo tinggi seperti hip hop atau musik dansa.

Manfaat Musik Pada Mental

Meningkatkan intelegensia

Salah satu istilah untuk sebuah efek yang bisa dihasilkan sebuah musik yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan intelegensia seseorang, yaitu efek mendengarkan musik Mozart. Hal ini sudah terbukti. Ketika seorang ibu yang sedang hamil duduk tenang, seakan terbuai alunan musik tadi yang juga ia perdengarkan di perutnya. Hal ini dimaksudkan agar kelak si bayi akan memiliki tingkat intelegensia yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang dibesarkan tanpa diperkenalkan pada musik. Dengan cara tertentu, otak pun akan distimulasi untuk “belajar” segala sesuatu lewat nada-nada musik. Selain itu, musik-musik yang berirama klasik adalah jenis musik yang dianjurkan banyak pakar buat ibu hamil dan si bayi. Yaitu bisa mencerdaskan bayi dan juga bisa memberi ketenangan buat ibu hamil.

Pengembangan kepribadian

Perkembangan kepribadian seseorang juga memengaruhi dan dipengaruhi oleh jenis musik yang didengar. Jika waktu kecil kita suka mendengarkan lagu-lagu anak-anak, waktu sudah besar kita pun akan memilih sendiri jenis musik yang kita sukai. Pemilihan jenis musik yang disukai bisa dibilang membantu kita untuk memberikan nuansa hidup yang kita butuhkan.

Meningkatkan motivasi

Motivasi adalah hal yang hanya bisa dilahirkan dengan perasaan dan mood tertentu. Apabila ada motivasi, semangat pun akan muncul dan segala kegiatan bisa dilakukan. Begitu juga sebaliknya, jika motivasi terbelenggu, maka semangat pun menjadi luruh, lemas, tak ada tenaga untuk beraktivitas. Coba saja diingat saat upacara bendera setiap Senin pagi yang diwajibkan menyanyikan lagu wajib nasional itu, semata-mata kan hanya untuk menimbulkan motivasi mencintai negeri, mengenang jasa pahlawan, dan memberi semangat baru pada pesertanya. Hal ini seharusnya berlaku juga pada irama mars yang merupakan irama untuk mengobarkan semangat perjuangan.

Memberi rasa santai dan nyaman atau refreshing

Kadang saat pikiran kita lagi bete dan buntu, bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan mendengarkan musik, segala pikiran bisa kembali segar. Hasilnya, kita bersemangat kembali mengerjakan sesuatu yang tertunda.

Jadi tidak ada salahnya mendengarkan musik. Karena yang pasti hidup akan terasa hampa jika tidak ada musik.