Cara Beternak Ikan Lele Sangkuriang Di Kolam Terpal

Posted on

Cara Beternak Ikan Lele Sangkuriang Di Kolam Terpal

Cara Beternak Ikan Lele Sangkuriang Di Kolam Terpal – Dalam budidaya Ikan, hal yang paling penting untuk dimilki adalah Kolam. Pembangunan Kolam membutuhkan biaya yang lumayan besar. Tapi saat ini sudah ada kolam yang lebih praktis, lebih mudah dibuat dan lebih murah yaitu Kolam terpal. Penggunaan kolam terpal sudah mulai populer digunakan oleh para pembudidaya ikan. Penggunaan dan pembuatan kolam terpal ini bisa dilakukan oleh semua orang.

Budidaya ikan lele kolam terpal saat ini cukup banyak diminati oleh petani ikan lele dari berbagai kalangan. Seakan-akan penggunaan kolam terpal sebagai media beternak ikan lele sudah menjadi trendsetter. Dengan semakin meningkatnya permintaan lele konsumsi dari tahun ke tahun, tentunya menuntut para peternak ikan lele harus berinovasi dan muncullah ide ternak lele kolam terpal yang mulai populer di setiap peternakan ikan lele.

Hal Standar Yang Harus Diperhatikan Dalam Membuat Kolam Terpal

Dalam cara pembuatan kolam terpal lele ada beberapa hal standar yang harus di perhatikan, antara lain jumlah populasi ikan lele dan luas kolam terpal. Standar yang tepat untuk 100 ekor lele ukuran sedang, luas ukuran kolam terpal yang dibutuhkan adalah (Panjang 2m x Lebar 1m x Tinggi 0,6m). Jika untuk ukuran bibitan yang dimasukkan bisa juga menggunakan aturan 200 ekor lele per meter persegi (m2). Jika anda ingin mengembangkan lele di kolam terpal dalam jumlah lebih banyak tinggal dikalikan saja dengan lebar tersebut. Sehingga dalam pembibitan lele kolam terpal yang perlu di perhatikan adalah panjang dan lebar kolam terpal.

Hal yang juga perlu diperhatikan adalah sebelum menebar bibit ke dalam kolam sebaiknya kolam terpal ternak bibit lele di isi dengan air yang sudah kaya alga/plankton (biasanya berwarna hijau) sebagai sumber makanan utama bibit ikan lele. Agar lebih cepat berkembang sebaiknya bibit ikan lele juga diberi pelet khusus lele sebanyak 2 kali sehari.

Pergantian air kolam terpal budidaya lele juga diperlukan, meskipun lele termasuk jenis ikan yang tahan pada berbagai kondisi dan jenis air, tetapi dengan kondisi air yang tidak di ganti dalam jangka waktu lama akan membuat kualitas air menjadi buruk dan bau yang tidak sedap. Pergantian air sebaiknya dilakukan dengan mengganti sekitar 10-30% air setiap seminggu sekali atau 2 minggu sekali sehingga kualitas air dan kesehatan bibit ikan lele budidaya semakin terjaga. Hingga usia lele mencapai 1 bulan, maka seleksi dan pemisahan ikan lele berdasar kualitas dan ukuran sudah harus dilakukan. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan lele sama rata baik dari segi ukuran dan kualitas ikan lele.

Keuntungan Menggunakan Kolam Terpal

Beberapa keuntungan penggunaan kolam terpal untuk ternak lele antara lain:
– Praktis dan mudah dibuat
– Biaya lebih murah
– Dapat menghindari pencemaran oleh tanah
– Lebih tahan pada faktor alam
– Fleksibel dan mudah dibersihkan
– Lebih mudah mengontrol terhadap suhu, kualitas, dan kuantitas air