Pengenalan dan Struktur Dasar Bahasa Pascal

Posted on
Pengenalan dan Struktur Dasar bahasa Pascal
Pengenalan dan Struktur Dasar bahasa Pascal

Bahasa pascal adalah salah satu bahasa komputer yang menjembatani pemakai dengan mesin (Komputer) Dengan demikian komputer dapat diperintah melalui suatu bahasa yang dapat dimengerti oleh manusia, yang disebut dengan istilah bahasa tingkat tinggi Bahasa Pascal berkembang sampai sekarang yang dulu menggunakan cobol, fortan dan sekarang kita kita menggunakan Turbo Pascal for Dos Ver.7.0. Dalam Pemograman pada sistem komputer kita akan selalu berhubungan dengan operasi input output. Pada umumnya system komputer menggunakan keyboard sebagai alat untuk menerima masukan ( Input devices ).

Struktur Dasar Bahasa Pascal
Program NamaProgram :
Program Pascal:
Type
Type1 = DeklarasiTipe1;
Type1 = DeklarasiTipe2;

Const1 = Deklarasiconst1;
Const1 = Deklarasiconst2;
var
Var1 : Type;
Var2 : Type;

Procedure NamaProcedure(Parameter);
Begin
[Instruksi];
..
End;

Function NamaFungsi( Parameter );type;
Begin
[Instruksi];
..
End;
[Instruksi];
End.

Untuk memahami proses masukan data ( input ) harus terlebih dahullu diketahui jenis — jenis data, cara pendeklarasian data, dan format output data tersebut, pada bahasa pemograman pascal.
Tipe — Tipe Data Bahasa Pascal

  1. Byte adalah tipe data numeric terkecil dalam bahasa pascal yang merupakan bilangan bulat. Data ini menempati memori komputer sebesar 1 byte ( merupakan susunan dari 8 bit bilangan biner ) sehingga rentang bilangannya berada antara 0 hingga 255.
  2. Word adalah tipe data numeric yang menempati memoti computer sebesar 2 byte sehingga rentang bilangannya antara 0 hingga 65535
  3. Integer adalah tipe data numeric yang menempati memoti computer sebesar 2 byte sehingga rentang bilangannya antara -32768 hingga 32767
  4. Real adalah suatu bilangan yang bertanda yang mampu menampung bilangan desimal antara -29 X 109 hingga 1,7 X 108. Jenis data ini menempati memori komputer sebesar 6 byte.
  5. Boolean adalah jenis data yang hanya memiliki du keadaan yaitu true ( benar ) dan false ( salah ) dan digunakan untuk penguji kondisi.
  6. Char adalah jenis data yang terdiri dari satu hurup dan menempati memori komputer 1 byte.
  7. String adalah kumpulan dari karakter dan menampung 2 milyar huruf
  8. Longint adalah tipe data yang melebihi dari integer.
  9. Single, double dan extanded adalah tipe data yang melebihi real.

Deklarasi Variabel Dalam Bahasa Pascal
Untuk dapat menggunakan suatu jenis data tertentu dalam pascal, harus dilakukan pemesanan atau deklarasi jenis data tersebut dalam sebuah nama variabel. Ketentuan untuk nama variabel tersebut adalah sebagai berikut :

  • Tidak boleh dimulai dengan angka
  • Tidak boleh mengandung simbol operator aritmatika, dan simbol — simbol lain yang dipergunakan sebagai operator dalam pascal, seperti : koma # @ ^ ! & titik dll.
  • Tidak boleh mengandung spasi atau blank
  • Tidak boleh sama dengan nama fungsi dan keyword bahasa pascal.
  • Contoh penggunaan :
    Var
    BilBulat        : Integer;
    BilReal        : Real;
    W1,W2,W3         : Word;
    A,B            : Byte;
    Nama, Alamat     : String

Operator Aritmatika

  • Operator pemangkatan yang menggunakan tanda pangkat ( ^ ) atau ( Sqr ).

Contoh :         a := Sqr(b);

  • Operator perkalian yang menggunakan tanda bintang ( * );

Contoh :        a := b * c ;

  • Operator pembagian yang menggunakan tanda slash ( / ) dan kata div serta mod. Contoh :    a := b / c;

a := b Div c;
a := b Mod c;

  • Operator Penjumlahan yang menggunakan tanda Plus ( + ).

Contoh :     a := b + c;

  • Operator pengurangan yang mengunakan tanda Min ( – ).

Contoh :     a := b – c;

Dalam penggunaan operator-operator ini terdapat urutan prioritas pengerjaannya yang dinamakan hirarki operator aritmatika. Hirarki tersebut adalah seperti pada tabel berikut:

 Operator  Arti  Prioritas
 ( …………… )  Tanda Kurung  1
 ^ ( Sqr )  Pangkat  2
 *  Perkalian  3
 / ( Div atau Mod )  Pembagian  4
 +  Penjumlahan  5
 -  Pengurangan  6

Format Data Real ( Bilangan Desimal )
Selain dapat ditentukan banyaknya kolom penempatan, untuk data real dapat ditentukan bentuk penulisan ( general, desimal ), dan banyaknya angka dibelakang koma, Cara penulisan format data real adalah sebagai berikut :

[ Variabel Real ] : [ Jumlah Kolom ] : [ Banyak angka dibelakang koma ]

Contoh pemakaian :
Write(R:10:2); ( R adalah real yang isinya 123.456 )
Tampilkan pada layar :

1    2    3    .    4    6

Input
Adalah menerima suatu masukan data dari keyboard. Perintah bahasa pascal untuk melakukan langkah ini antara lain :

  • Readln adalah suatu perintah untuk memasukan data dengan tipe sesuai dengan data yang dilewatkan padanya.

Contoh : readln ( X );
(artinya mengambilmasukan dari keyboard untuk disimpan di variabel X ).

  • Readkey  adalah perintah untuk memasukan data bertipe karakter. Dan berfungsi sebagai Right Value dari penugasan ( Assigment ) dan berada pada unit Uses Crt.

Contoh :     Ch := Readkey;
( artinya ch bertipe data karakter )

  • Keypressed adalah sama dengan readkey tapi data ini menghasilkan tipe data boolean dan mendeteksi jika terjadi penekanan tuts keyboard maka akan menghasilkan nilai TRUE  ( biasanya dalam penggunaan looping until).

Contoh : Until Keypressed.

Output
Adalah suatu proses menampilkan data pada layar monitor, perintah bahasa pascal untuk melakukan langkah ini antara lain :

  • Write adalah perintah untuk menuliskan suatu data yang dilewatkan kepadanya dan setelah penulisan dilakukan posisi pointer atau kursor berada di sebelah kanan kalimat data yang kita tulis. Dan data yang kita tulis boleh lebih dari satu dengan menggunakan pemisah tanda koma ( , ) .

Contoh  :     Write(‘ Selamat Datang  ‘);
Write(‘ Nama Siswa : ‘);
Write(‘ Hasil pnjumlahan : ‘,C);

  •  Writeln adalahperintah yang sama dengan write perbedaannya terletak pada penempatan pointer penulisan setelah suatu data dituliskan kelayar dan posisi kursor berada disebelah kiri pada baris setelahnya.

Contoh  :     Writeln(‘ ———————————————————–‘);
Writeln(‘    Perhitungan Total Gaji Karyawan ‘);
Writeln(‘ ———————————————————–‘);
PROGRAM-PROGRAM LATIHAN
Program Tampilan;
Uses Crt;
Var
A, B, C    : Integer;
Begin
Clrscr;
Writeln(‘Program Menampilkan Inpit & Output’);
Writeln;
Writeln(’$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$’);
Writeln(’    Program Penjumlahan’);
Writeln(’$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$’);
Writeln;
Write(‘        Nilai Pertama        : ‘);readln(A);
Write(‘        Nilai Kedua        : ‘);readln(B);
C:= A + B;
Writeln(’    Hasil Penjumlahan: ’,C);
Writeln(’$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$’);
Wrieln;
Writeln(’$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$’);
Writeln(’    Program Pengurangan’);
Writeln(’$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$’);
Writeln;
Write(‘        Nilai Pertama        : ‘);readln(A);
Write(‘        Nilai Kedua        : ‘);readln(B);
C:= A – B;
Writeln(’    Hasil Pengurangan: ’,C);
Writeln(’$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$’);
Writeln(;
Writeln(’    Program Perkalian’);
Writeln(’$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$’);
Writeln;
Write(‘        Nilai Pertama        : ‘);readln(A);
Write(‘        Nilai Kedua        : ‘);readln(B);
C:= A * B;
Writeln(’    Hasil Perkalian: ’,C);
Writeln(’$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$’);
Readln;
End;

Program Data_mahasiswa;
Uses Crt ;
Var
Nim,Nama,Alamat,Jurusan     : String;
Umur                 : Integer;
IP                 : Real;
Begin
Clrscr;
Writeln(‘————————————————-‘);
Writeln(‘    Data Mahasiswa Solusindo ‘);
Writeln(‘————————————————-‘);
Writeln;
Writeln(‘    Nim Mahasiswa        : ‘);readln(Nim);
Writeln(‘    Nama Mahasiswa        : ‘);readln(Nim);
Writeln(‘    Alamat    Mahasiswa        : ‘);readln(Nim);
Writeln(‘    Jurusan Mahasiswa         : ‘);readln(Nim);
Writeln(‘    Umur Mahasiswa        : ‘);readln(Nim);
Writeln(‘    IP Mahasiswa            : ‘);readln(Nim);
Writeln;
Writeln(‘————————————————-‘);
Readln;
End;

Kasus :
Buat program dalam Bahasa Pascal untuk menginput Penerimaan Siswa Baru Solusindo. Dengan ketentuan Nis, Nama Siswa, Alamat Siswa, Belajar, Biaya Belajar, Cicilan Pertama, Cicilan Kedua. Tunggakan adalah Biaya dikurang cicilan pertama ditambah cicilan kedua.
Output :
*****************************************
Penerimaan Siswa Baru Solusindo
*****************************************
Nis            : 0012036
Nama Siswa        : Rachmansyah
Alamat Siswa        : Jl. Cimindi Cimahi
Belajar            : Pemrograman Pascal
Biaya Belajar        : Rp. 150000
Cicilan Pertama    : Rp. 100000
Cicilan Kedua        : Rp. 50000
Tunggakan        : Rp. 0

*****************************************