Analisis Objek Studi Geografi | Gejala Geosfer

Posted on

Analisis atau pendekatan geografi

Analisis atau pendekatan geografi  Analisis keruangan  Di dalam analisis ini, seorang ahli geografi mengkaji variabel atau rangkaian antara sesama aspek fisik.

Analisis keruangan
Di dalam analisis ini, seorang ahli geografi mengkaji variabel atau rangkaian antara sesama aspek fisik. Variabel yang berbeda dari suatu tempat ketempat yang lainnya, kemudian dikaji faktor apa yang mempengaruhi pola distribusi keruangan atau persebaranya, dan biasanya memang terjadi keterkaitan antara dua variable atau lebih. Contoh keterkaitan antara lereng dengan erosi, jenis tanah dengan vegetasi, dan dapat pula terjadi antara aspek fisik dengan aspek sosisal, misalnya antara sesama aspek sosial,  misalnya jarak rumah dari jalan dengan kepadatan rumah atau dengan nilai tanah.

Analisis kewilayahan
Berbeda dengan analisis keruangan yang berpangkal pada variable satu tempat ketempat berbeda. analisis kewilayahan mengkaji antara variable manusia dengan lingkungannya pada suatu tempat.

contoh:
keterkaitan petani di suatu daerah melakukan pertanian sistem ladang sehubungan dengan tanahnya yang tandus.

Keterkaitan antara adanya hutan bakau, udang dan nelayan udang di suatu daerah

Objek Studi Geografi | Gejala Geosfer

Obyek Study Geografi dan Contoh Gejala-Gejala Geosfer Di Permukaan Bumi

Setiap Ilmu Geografi bisa dikaji dari dua segi, yaitu segi material dan segi formal. Dari sinilah kita akan membedakan antara ilmu yang satu dengan ilmu lainya. Yang dimaksud dengan segi material adalah semua materi yang menjadi sasaran atau kajian studi ilmu geografi. Telah kita ketahui bersama, bahwa sasaran atau kajian studi ilmu geografi ialah fenomena yang terjadi di muka bumi. (fenomena geosfer) baik yang bersifat alami maupun sosial budaya.

Sebagai contoh obyek study geografi yang bersifat alami, meliputi aliran sungai, persebaran vegetasi, jenis tanah, curah hujan. Sedangkan yang bersifat sosial budaya seperti pola pemukiman, persebaran penduduk dan mata pencaharian.

Dasar segi formal itulah suatu ilmu dapat di bedakan dengan ilmu yang lain. sebagai contoh Ilmu sosial budaya dengan cabangnya seperti geografi, sejarah, ekonomi, dan antropologi. Segi material cabang ilmu-ilmu sosial tersebut adalah sama yaitu relasional atau keterkaitan antara manusia dengan lingkungan tempat tinggalnya. Adapun yang membedakan antara ilmu satu dengan yang lain yang termasuk kelompok Ilmu sosial adalah segi formalnya yaitu cara pandang, cara pikir atau analisis keruangan, yang menjadi titik berat perhatian dalam mengkaji segi materialnya.

Sebagai mana geografi menitk beratkan pada aspek ruang (space). Sejarah menitikberatkan pada aspek waktu, (time), ekonomi pada biaya dan antropologi pada aspek budaya. Aspek utama yang di pakai sebagai pusat perhatian dalam mengkaji segi material itu dalam dunia ilmu disebut konsep inti atau konsep kunci.

Gejala -gejala geosfer dalam kehidupan sehari – hari

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai berbagai gejala geosfer, berikut ini contoh gejala-gejala geosfer di permukaan bumi antara lain:

  • Pengaruh cuaca dan iklim dengan masa jenis tanaman di bidang pertanian.
  • Pengaruh angin darat laut terhadap aktivitas penangkapan ikan di laut oleh para nelayan
  • Pengaruh bentukan muka bumi terhadap pola-pola pemukiman penduduk
  • Pengaruh lokasi persebaran pusat-pusat aktivitas penduduk seperti sarana pendidikan perkantoran, pusat industri, sarana kesehatan, sarana rekreasi.