Pengertian Antropologi ekonomi

Posted on

Antropologi ekonomi yaitu bagian ilmiah yang coba menuturkan tingkah laku ekonomi manusia dalam lingkup histori, geografis serta budaya terlebar. Hal semacam ini dikerjakan oleh antropolog serta mempunyai jalinan yang kompleks dengan disiplin pengetahuan ekonomi, dari yang benar-benar gawat. Asal-usulnya untuk sub-bidang antropologi diawali dengan pendiri British Antropologi, Bronislaw Malinowski, serta rekanan senegaranya Prancis-nya, Marcel Mauss, pada karakter pemberian hadiah exchange (atau timbal balik) untuk alternatif untuk pertukaran pasar. Antropologi ekonomi terus, untuk beberapa besar, fokus pada pertukaran. Sekolah pemikiran datang dari Marx serta di kenal untuk Ekonomi Politik fokus pada produksi dalam kontras serta tercakup dalam suatu artikel terpisah. Badan besar bekerja pada Antropologi pembangunan juga dibicarakan dalam suatu artikel terpisah.

Pengertian Antropologi ekonomi

Perang Pasca Dunia II, Antropologi Ekonomi benar-benar di pengaruhi oleh karya sejarawan ekonomi Karl Polanyi. Polanyi menarik pada studi antropologi untuk menyebutkan bahwasanya pertukaran pasar yang benar yaitu terbatas pada jumlah terbatas barat, orang-orang industri. Pemakaian teori ekonomi resmi (Formalisme) yaitu tak layak dalam orang-orang non-industri tegasnya. Dalam orang-orang non-industri, ganti ” tertanam ” di lembaga-lembaga non-pasar seperti kekerabatan, agama serta politik (inspirasi yang dipinjam dari Mauss). Dia memiliki loabel pendekatan Substantivism ini. The formalis vs debat Substantivist benar-benar punya pengaruh serta didefinisikan suatu masa.

Untuk globalisasi jadi kenyataan, serta pembagian pada pasar serta non-pasar ekonomi (atau pada ” barat serta bekasnya “) jadi tak dapat dipertahankan, antropolog mulai lihat jalinan pada beragam jenis type pertukaran dalam orang-orang pasar. Neo-substantivists meneliti beberapa cara dimana dimaksud pertukaran pasar murni dalam orang-orang pasar tidak berhasil untuk masuk ideologi pasar. Antropolog Ekonomi sudah meninggalkan niche primitivis mereka terdegradasi oleh ekonom, serta saat ini berbalik untuk memeriksa perusahaan-perusahaan, bank, serta system keuangan global dari perspektif antropologi.

Baca juga: makalah perekonomian indonesia