Pembahasan Tentang Sosiologi Ekonomi

Posted on

Studi sosiologi ekonomi terbaik efek sosial serta pemicu sosial dari beragam fenomena ekonomi. Bagian ini bisa dibagi ke dalam periode classic serta kontemporer. Periode classic prihatin terlebih dengan modernitas serta segi penyusunnya (rasionalisasi, sekularisasi, urbanisasi, stratifikasi sosial, dsb). Untuk sosiologi nampak terlebih untuk reaksi pada modernitas kapitalis, ekonomi memerankan dalam banyak penyelidikan sosiologis classic. Arti khusus ” sosiologi ekonomi ” pertama kali di ciptakan oleh William Stanley Jevons pada th. 1879, yang lalu dipakai dalam karya-karya Émile Durkheim, Max Weber serta Georg Simmel pada th. 1890 serta 1920. Karya Weber perihal jalinan pada ekonomi serta agama serta budaya ” kekecewaan ” dari Barat moderen yang barangkali paling ikonik dari pendekatan yang diputuskan dalam periode classic sosiologi ekonomi.

Pembahasan Tentang Sosiologi Ekonomi

Tentang Sosiologi Ekonomi

Periode kontemporer sosiologi ekonomi, juga di kenal untuk sosiologi ekonomi baru, dikonsolidasikan dengan 1. 985 karya Mark Granovetter berjudul ” Tindakan Ekonomi serta Susunan Sosial : Persoalan embeddedness “. Karya-karya ini di jabarkan rencana embeddedness, yang menyebutkan bahwasanya jalinan ekonomi pada individu atau perusahaan berjalan dalam jalinan sosial yang ada (serta karena terstruktur oleh jalinan ini dan susunan sosial yang semakin besar dari yang mereka jalinan yaitu sisi a). Analisa jaringan sosial sudah jadi metodologi utama untuk pelajari fenomena ini. Teori Granovetter perihal kemampuan jalinan lemah serta rencana Ronald Burt lubang struktural dua peran teoritis yang paling populer dari bagian ini.

Sosiologi ekonomi klasik

Sosiologi ekonomi nampak untuk pendekatan baru untuk analisa fenomena ekonomi ; mengutamakan terutama peran susunan serta lembaga-lembaga ekonomi bermain pada orang-orang, serta dampak orang-orang memegang kian lebih karakter susunan serta lembaga-lembaga ekonomi. Jalinan pada kapitalisme serta modernitas yaitu persoalan utama, barangkali paling baik diperlihatkan dalam Weber The Protestant Ethic serta Spirit of Capitalism (1905) serta Simmel The Philosophy of Money (1900). Sosiologi ekonomi bisa disebutkan sudah diawali dengan Demokrasi Tocqueville di Amerika (1835-1840) serta The Old Regime serta Revolusi (1856). Materialisme historis Marx bakal berusaha untuk tunjukkan bagaimana kemampuan ekonomi memengaruhi susunan orang-orang pada mendasar tingkat. Émile Durkheim Divisi Perburuhan di Orang-orang diterbitkan pada th. 1922, sesaat Ekonomi Max Weber serta Orang-orang launching pada th. yang sama.

Sosiologi ekonomi baru

Sosiologi ekonomi kontemporer fokus terlebih pada konsekwensi sosial dari pertukaran ekonomi, arti sosial mereka melibatkan serta hubungan sosial mereka memfasilitasi atau menghambat. Tokoh punya pengaruh dalam sosiologi ekonomi moderen terhitung Joel M. Podolny, Richard Swedberg, Fred L. Block, Harrison Putih, James S. Coleman, Mark Granovetter, Paul DiMaggio serta Viviana Zelizer di Amerika Serikat, dan Laurent Thevenot, Luc Boltanski, atau Jens Beckert di Eropa. Untuk ini bisa ditambahkan Amitai Etzioni, yang sudah mempopulerkan ide sosial ekonomi, serta Chuck Sabel, Wolfgang Streeck serta Michael Mousseau yang bekerja dalam kebiasaan politik ekonomi/sosiologi.

Konsentrasi pada analisa matematis serta maksimalisasi utilitas sepanjang era 20 sudah mengakibatkan sebagian untuk lihat ekonomi untuk disiplin yang bergerak menjauh dari akarnya dalam pengetahuan sosial. Banyak kritik ekonomi atau kebijakan ekonomi dimulai dari tuduhan bahwasanya pemodelan abstrak yang hilang sebagian fenomena sosial kunci yang butuh dikerjakan.

Sosiologi ekonomi adalah usaha oleh sosiolog untuk mendeskripsikan dengan cara sosiologis pertanyaan tradisional dikerjakan oleh beberapa ekonom. Karena juga jawaban pada usaha oleh beberapa ekonom (seperti Gary Becker) untuk membawa pendekatan ekonomi – terutama maksimalisasi utilitas serta permainan teori – untuk analisa kondisi sosial yg tidak terang terkait dengan produksi atau perdagangan. Karl Polanyi, dalam bukunya The Great Transformation, yaitu teori pertama untuk hadir dengan inspirasi ” embeddedness “, yang bermakna bahwasanya perekonomian ” tertanam ” dalam lembaga-lembaga sosial yang utama supaya pasar tak mengakibatkan kerusakan aspek-aspek lain dari kehidupan manusia. Wujud skeptisisme pasar, bagaimanapun, sudah dikritik lantaran mengintensifkan dari pada membatasi penghematan orang-orang.

Sosiologi Marxis

Pemikiran Marxis moderen sudah difokuskan pada implikasi sosial kapitalisme (atau ” fetisisme komoditas “) serta pembangunan ekonomi dalam system jalinan ekonomi yang menghasilkan mereka. Teori utama terhitung Georg Lukacs, Theodor Adorno, Max Horkheimer, Walter Benjamin, Guy Debord, Louis Althusser, Nicos Poulantzas, Ralph Miliband, Jürgen Habermas, Raymond Williams, Fredric Jameson, Antonio Negri, serta Stuart Hall.

Sosial Ekonomi

Sosiologi ekonomi terkadang sama dengan sosial ekonomi. Dalam umumnya masalah, bagaimanapun, socioeconomists konsentrasi pada efek sosial dari pergantian ekonomi yang benar-benar khusus, seperti penutupan pabrik, manipulasi pasar, regulasi gas alam baru, dsb.

Sosiologi ekonomi imigrasi AS

Imigrasi ke Amerika Serikat Sepanjang era ke-2 puluh, kecenderungan grup imigrasi yaitu untuk menetap di daerah perkotaan. Terdapat beberapa grup di lingkungan etnis dengan Pecinan, Italys kecil, serta daerah yang lain jadi feature dari kota-kota besar. Tingginya tingkat persaingan untuk pekerjaan sangat mungkin entrepreneur untuk memaksakan hari kerja yang benar-benar panjang untuk gaji rendah membuat keadaan kerja yg tidak sehat. Lepas dari keadaan itu, perekonomian berkembang cepat.

Sosiologis perbincangan waktu ini fokus pada kekuatan imigran baru ‘untuk mencari pekerjaan serta untuk meraih kemandirian ekonomi.

Side One – George Borjas keluar dengan suatu esai pada th. 1994 berjudul ” The Economics of Imigrasi “. Borjas setelah itu menyampaikan bahwasanya dari th. 1980-an, Amerika Serikat sudah menarik ” berkwalitas rendah ” imigran dengan pendidikan kurang serta sebagian ketrampilan kerja di pasarkan. Perkiraan Borjas ‘menunjukkan bahwasanya setinggi 21 % rumah tangga imigran berperan serta dalam program pertolongan sosial yang terbagi dalam kupon makanan, Medicaid, dan lain-lain Lantaran imigran baru barangkali mempunyai kesusahan temukan pekerjaan dalam periode pendek, asimilasi ekonomi dapat lambat.

Side dua – segi ini mengambil pendekatan yang berlawanan, mengklaim bahwasanya imigrasi beberapa waktu terakhir sudah terbaik dampak positif apabila tak, tak ada dampak atau dampak pada perekonomian. Ada ekonom serta analis kebijakan untuk mensupport hal ini dapat. Satu diantaranya yaitu ekonom Julian Simon. Simon memiliki pendapat bahwasanya imigran faedah ekonomi AS dengan berhimpun dalam angkatan kerja serta membayar ke dalam system pendapatan federal untuk semua hidup mereka. Pada waktu mereka terima faedah periode panjang mereka dari beberapa hal seperti Jaminan Sosial, anak-anak mereka bakal meliputi biaya-biaya itu dengan bekerja serta membayar ke dalam system pajak sendiri.

Asosiasi Akademik Sosiologi Ekonomi

Global Community Akademik Sosiologi Ekonomi serta Ekonomi Politik (ES/PE) yaitu suatu basis on-line (yang didasarkan pada Facebook, Twitter serta Linkedin) yang menghimpun kian lebih 8600 peneliti, mahasiswa serta praktisi dari 60 negara tertarik pada sosiologi ekonomi serta tema berkenaan. Dari didirikan pada Juni 2011, oleh sosiolog ekonomi Israel Oleg Komlik, komune ini diakui dengan cara luas sudah jadi sumber unik info akademik yang relevan serta tempat untuk hubungan antar fakultas, mahasiswa pascasarjana serta pembuat kebijakan.

Orang-orang untuk Perkembangan Sosial-Ekonomi (perangko balasan) dikira untuk asosiasi akademik internasional sentral yang anggotanya terlibat dalam studi sosial ekonomi serta sistem ekonomi.

Sisi Sosiologi Ekonomi American Sociological Association jadi sisi permanen pada bln. Januari 2001 serta waktu ini mempunyai kian lebih 400 anggota.