Perkembangan Sistem Perekonomian Indonesia

Posted on

Sistem Ekonomi Indonesia Masa Orde Lama Sampai Saat Ini

Sistem Ekonomi Indonesia yang Selalu Berkembang Dari Masa ke Masa

Sistem ekonomi Indonesia sudah ada sejak jaman penjajahan. Dari kurun waktu tertentu sistem ekonomi selalu berubah. Jadi sistem ekonomi Indonesia sekarang berbeda dengan sistem ekonomi Indonesia masa Orde Lama. Pemerintah selalu mengganti sistem ekonomi untuk membuat perekonomian negara semakin membaik. Hal ini memang perlu dilakukan untuk mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju. Perekonomian yang baik akan mensejahterakan rakyatnya dimana ekonomi Indonesia memang dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Selama ini sistem ekonomi di Indonesia sudah berganti berkali-kali sekitar empat kali.

Mengetahui Jenis-Jenis Sistem Ekonomi Indonesia

Ada empat sistem ekonomi Indonesia yang pernah diterapkan. Indonesia pernah menggunakan Sistem ekonomi tradisional. Dimana rakyat menggunakan alat-alat tradisional untuk memenuhi kebutuhan mereka. sistem ekonomi tradisional memiliki enam ciri sebagai berikut. Pertama belum ada pembagian kerja dan menggunakan sistem tukar barter dan belum mengenal uang. Ketiga ialah Kegiatan perekonomian terjadi karena kebiasaan masyarakat. Ke-empat yaitu produksi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Selanjutnya ciri yang kelima ialah tanah sebagai sumber kehidupan. Lalu ciri yang terakhir adalah masyarakat hidup secara kekeluargaan.
Sistem ekonomi Indonesia yang kedua ialah sistem ekonomi komando. Ciri-ciri dari sistem ekonomi ini adalah pemerintah memiliki tanggung jawab penuh terhadap perekonomian. Pemerintah memiliki kuasa penuh untuk menentukan barang produksi. Pemerintah mengatur sistem penyaluran barang-barang dan mudah melakukan pengawasan atau pengendalian. Ketiga ialah sistem ekonomi liberal atau pasar atau juga kapitalis. Ciri-cirinya ialah perseorangan bisa memiliki alat produksi sendiri namum ada pembagian kelas dalam masyarakat. Serta ada pula persaingan yang terjadi antar pengusaha. Kedua sistem ekonomi ini memiliki kebaikan dan keburukan yang setara.
Sistem Ekonomi Indonesia yang keempat ialah sistem ekonomi campuran. Sistem ini merupakan campuran dari sistem ekonomi komando dan liberal. Indonesia sangat cocok dengan sistem ini dengan mengambil sisi positif dari kedua sistem ekonomi tersebut. Namun, Indonesia lebih cenderung menganut sistem kapitalis dimana banyak invertor asing masuk ke Negara kita. Hal ini memang dipengaruhi oleh adanya pasar bebas dari luar negeri. Sehingga suatu Negara tidak bisa mencegah masuknya modal asing. Akan tetapi semua itu juga bermanfaat bagi masyarakat dan negara yang diambil dari dampak positifnya.

Manfaat Mengetahui Sistem Ekonomi Indonesia

Masyarakat memang perlu mengetahui sistem ekonomi yang pernah diterapkan di Indonesia. Hal ini bisa membuat masyarakat tahu mana sistem yang cocok bagi mereka. Kemudian masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dengan bekerja keras. Selanjutnya, masyarakat secara tidak langsung dapat membantu laju pertumbuhan ekonomi Negara. Dengan mengetahui jenis-jenis sistem ekonomi dan mempelajarinya berarti seseorang telah mencintai negaranya. Jadi, jika anda mencintai Negara Indonesia makan pelajarilah sistem ekonomi Indonesia.

Sistem Perekonomian Di Indonesia Yang Pernah Berkembang Di Indonesia

Sistem Perekonomian Di Indonesia Yang Pernah Diterapkan

Sistem perekonomian di Indonesia ada beragam, taukah anda tentang sejarahnya? Sebelumnya, mari kita lihat sejenak tentang pengertian sistem ekonomi. Jika diartikan kata per kata, sistem atau dalam bahasa Yunaninya “sistema” yang artinya bermacam-macam yang membentuk suatu kesatuan. Sistem ekonomi adalah sebuah kesatuan peraturan yang mengatur tentang pengalokasian sumber daya yang dimilikinya dengan individu maupun istansi yang ada di suatu negara untuk mencapai kemakmuaran. Suatu Negara dapat berkembang jika mempunyai sistem ekonomi yang tepat dan dapat menyatukan segala kepentingan dalam suatu negara.

Sistem Perekonomian Di Indonesia Tahun 1950 – 1966

Sistem perekonomian di Indonesia sudah mengalami berbagai perubahan selama bertahun-tahun. Bahkan dari tahun 1950 sampai 1966 Indonesia sudah menerapkan dua sistem ekonomi yang berbeda. Pada tahun 1950 atau dikenal dengan masa demokrasi, Indonesia menganut sistem ekonomi liberal atau sistem perekonomian dunia. Sistem ini memperbolehkan setiap individu ataupun produsen untuk saling bersaing dalam memproduksi dan memasarkan barang hasil produksi mereka. Semakin bagus strategi yang diterapkan oleh produsen, mereka akan dapat memperoleh keuntungan yang sangat besar. Produsen yang memiliki uang atau modal yang banyak, pastinya dapat memperoleh keuntungan yang berbanding sama. Mereka diperbolehkan untuk menekuni bidang apa saja yang mereka inginkan dan melakukan apapun untuk menunjang hasil produksi mereka. Sistem ini hanya diterapkan selama sembilan tahun di Indonesia.
Di tahun setelahnya sekitar tahun 1959, sistem perekonomian di Indonesia adalah etatisme. Sistem ini lebih dikenal dengan nama sistem ekonomi sosialisme. Semua kegiatan produksi dan pengolahannya diatur mutlak oleh negara. Warga negara tidak diperbolehkan untuk memiliki bahkan memproduksi apapun. Sistem ini sangatlah menekankan peren pemerintah dalam segala segi kegiatan ekonomi dan pengolahannya. Hal ini membuat hak warga negara serasa tidak diakui sehingga sistem ekonomi ini tumbang pada tahun 1966.

Sistem Perekonomian Di Indonesia Tahun 1966 Sampai Sekarang

Telah kita tau diatas bahwa Indonesia telah mengalami dua kali pergantian sistem ekonomi. Setelah beberapa tahun penerapannya, ternyata kedua sistem itu belum pas untuk keadaan Indonesia. Dengan sistem perekonomiandi Indonesia yang seperti itu Indonesia juga belum mencapai kemakmuran, oleh karena itu pada tahun 1966 sistem perekonomian di Indonesia berubah menjadi sistem ekonomi Pancasila. Sistem perekonomian ini adalah merupakan penggabungan dari dua sistem ekonomi sebelumnya dengan berlandaskan Pancasila. Pada prinsipnya, sistem ini menggabungkan sisi baik dari sistem ekonomi liberal dan juga etatisme.
Jika sistem etatisme selalu berporos pada negara, sistem liberal selalu berpusat pada produsen atau pemilik modal, maka sistem ekonomi Pancasila berporos pada kedua sektor tersebut. Pemerintah mengakui adanya peran swasta atau pemilik modal dan sumber daya serta cara produksinya dengan masih memperhatikan pergerakannya. Singkatnya semua kegiatan produksi dan pemasaran swasta mendapatkan perhatian dari pemerintah agar tidak mengganggu kepentingan rakyat. Sistem perekonomian di Indonesia yang diterapkan sampai saat ini adalah sistem ekonomi Pancasila.

Sistem Perekonomian Yang Di Anut Indonesia Saat Ini

Sistem Perekonomian Yang di anut Indonesia Yang Sedang Berlaku

Kita semua tahu bahwa sistem perekonomian yang di anut Indonesia sudah berganti-ganti beberapa kali. Apakah anda masih mengingat tentang sistem ekonomi yang pernah diterapkan di Indonesia? Jika jawaban anda “tidak” saya akan me review sedikit tentangnya untuk anda. Pada tahun 1950 Indonesia menerapkan sistem ekonomi kapitalis atau lebih sering dikenal dengan liberalis. Sistem ini sangat berpusat pada pemilik modal atau kaum capital dan bebas dari pengawasan negara. Indonesia cukup lama menerapkan sistem ekonomi itu karena sembilan tahun setelahnya Indonesia baru mengganti sistem ekonominya.
Mulai tahun 1959 pada saat gencar-gencarnya gerakan komunis, Indonesia memberlakukan sistem ekonomi baru yang sering dikenal degan etatisme atau sosialisme ini. Sistem ekonomi yang satu ini adalah kebalikan dari sistem ekonomi kapitalis. Sistem ini sangat diatur oleh pemerintah. Dengan kata lain, pemerintahlah yang menjadi kunci perekonomian dan kebijakan perekonomian di suatu negara. Apapun urusan negara yang berkaitan dengan keuangan terkontrol rapi oleh pemerintah, tidak ada hak pribadi, tidak ada perusahaan pribadi. Tujuh tahun setelahnya Indonesia mulai menanggalkan sistem ekonomi ini dan sistem perekonomian yang di anut Indonesia adalah sistem ekonomi Pancasila. Apakah yang anda ketahui tentang sistem ekonomi Pancasila?

Sistem Perekonomian Yang Di Anut Indonesia: Sistem Ekonomi Pancasila

Sistem perekonomian yang di anut Indonesia sekarang adalah sistem ekonomi Pancasila. Sistem ekonomi ini adalah buah bentukan dari dua sistem ekonomi sebelumnya; kapitalis dan sosialis. Setelah diteliti, ternyata sistem ekonomi kapitalis dan sosialis ada nilai positifnya. Mereka tidak mutlak buruk, oleh karena itu muncullah sistem ekonomi Pancasila yang merupakan sari-sari positif dari sistem ekonomi liberal dan etatisme. Sistem ekonomi Pancasila menjadi sistem perekonomian yang di anut Indonesia sampai saat ini karena memang sistem inilah yang paling sesuai dengan keadaan masyarakat, sumber daya dan keadaan bangsa.
Sistem perekonomian yang di anut Indonesia yang masih berlaku ini memberikan kesempatan yang sangat luas bagi pemilik modal untuk mengembangkan bisnisnya untuk meraih keuntungan yang sebesar-besarnya. Negara mengakui keberadaannya. Peran negara adalah mengatur stabilitas negara dengan mengendalikan perekonomian dan mengelola sumber daya penting didalam negara itu. Negara juga melakukan kegiatan ekonomi yang sama dengan swasta yang meliputi produksi, konsumsi, dan juga distribusi. Pemerintah memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakatnya seperti PLN, PT KAI, PT Pos, dsb. Untuk kegiatan konsumsi yang dilakukan pemerintah meliputi perbaikan gedung, perbaikan sarana-prasarana, dsb. Untuk kegiatan distribusi atau penyaluran, pemerintah menyalurkan barang dan jasa buatannya kepada masyarakat, seperti pelayanan sembako murah, Bulog, dsb.

Sistem Perekonomian Yang Di Anut Indonesia: Pelaku Sistem Ekonomi Pancasila

Sistem perekonomian yang di anut oleh Indonesia sangatlah tepat sasaran dapat menjangkau semua kalangan. Semua lapisan masyarakat dapat berperan dalam sistem ekonomi ini. Bagi yang memiliki modal, mereka akan mengembangkan usahanya dengan kesempatan yang sangat luas. Bagi yang mempunyai modal berkecukupan, mereka dapat mengambangkan usaha mereka melalui jalan koperasi. Koperasi dapat berjalan dengan modal dari berbagai pihak untuk membentuk suatu badan usaha untuk satu tujuan. Sistem perekonomian yang di anut Indonesia memungkinkan tiga pelaku ekonomi seperti pemerintah, swasta dan koperasi bekerjasama.

Sistem Perekonomian Indonesia Saat Ini Akan Menguatkah?

Sistem Perekonomian Indonesia Saat Ini Akan Menguatkah?

Sistem perekonomian Indonesia saat ini adalah menggunakan sistem ekonomi Pancasila. Sistem ekonomi ini bertumpu pada tiga pelaku ekonomi; pemerintah, produsen swasta, dan koperasi. Sejak diterapkannya sistem ekonomi ini pada tahun 1990 an, Indonesia pernah menyandang predikat sebagai “Macan Asia”. Hal ini karena disaat perekonomian dunia sedang melemah, Indonesia mampu bertahan dengan angka pertumbuhan ekonomi yang sangat significant. Indonesia mampu bertumbuh pada angka 7% tiap tahun. Sangat mengagumkan bukan? Indonesia mampu membuat dunia kagum dengan angka pertumbuhan yang sangat menakjubkan ini.

Sistem Perekonomian Indonesia Saat Ini Bergantung Pada Keadaan Suatu Negara

Namun, angka pertumbuhan ini sangatlah dipegaruhi oleh sistem. Jika sistemnya baik maka angka pertumbuhannya pasti juga akan membaik pula. Sistem adalah kesatuan dari berbagai bagian yang padu. Akan gampang sekali rapuh jika satu faktor dari dalam ataupun dari luar rusak atau tidak berfungsi. Seperti yang dialami pada tahun 1997an dimana terjadi banyak demonstrasi didalam negri. Banyaknya demonstrasi ini menyebabkan kemacetan dan kerusakan dimana-mana yang berujung pada tersendatnya proses ekonomi selama berbulan-bulan. Sistem perekonomian Indonesia saat ini masih menggunakan sistem ekonomi Pancasila, namun hasilnya sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. 
Akar dari demonstrasi itu adalah akibat dari adanya kenaikan harga minyak dunia. Indonesia berencana mengurangi subsidi BBM dengan menaikkan harga BBM. Masyarakat tidak menerima ini dan berontak dengan jumlah pengunjukrasa yang semakin bertambah. Karena hal itulah makanya Indonesia mengalami berbagai macam krisis dan terlilit berbagai hutang. Aksi-aksi itu berakibat pada penurunan angka ekonomi Indonesia pada tahun 1997 menjadi empat persen pertahun. Sistem perekonomian Indonesia saat ini mulai mengalami kemacetan karena masalah dalam negeri tersebut. Parahnya lagi pada akhir tahun 1998, angka perekonomian Indonesia menurun sangat drastic mencapai -17,13% tiap tahun.

Sistem Perekonomian Indonesia Saat Ini dan Kedepannya

Menurut anda, bagaimana sistem perekonomian Indonesia saat ini? Sistem perekonomian Indonesia pada saat ini sudah sedikit membaik dari keterpurukannya. Pada tahun 2012 kemarin, angka perekonomian Indonesia menguat menjadi 6.3% per tahun. Ini cukup membanggakan mengingat dulu kita pernah sangat terpuruk di angka minus. Semoga ditahun mendatang Indonesia bisa meraih lagi julukan “Macan Asia” dengan sistem perekonomian Indonesia saat ini. Dengan berbekal perluasan ekonomi yang terpadu dan sumber daya alam yang mendukung, Indonesia akan mampu meraih kembali kejayaannya dalam bidang perekonomian. 
Pada pertemuan di Vladivostok, Rusia, yang dimulai dari tanggal 8 September dan selesai pada 9 September 2012 ini, Indonesia mendapat kepercayaan untuk menjadi ketua APEC tahun 2013. Pemilihannya berdasarkan sistem voting. Jadi jelas bahwa kehadiran Indonesia masih dilirik keberadaannya oleh masyarakat luar negeri dengan mempercayakan kepengurusan APEC diketuai oleh Indonesia. Secara tidak langsung dunia mengakui bahwa sistem perekonomian Indonesia saat ini dapat bertahan dalam berbagai kondisi dan mampu mengantarkan Indonesia kepada kemakmuran.