Pengetahuan – Ketrampilan Dalam Mendukung Tugas Satpam

Posted on

Satpam yang mampu mendukung keberhasilan kepemimpinan organisasi akan sadar terhadap kekuatan yang mereka hadapi dan mampu dengan cepat merubah pola kerjanya untuk menanggulangi perubahan dalam lingkungan pekerjaan. Ada tiga faktor yang sangat penting, yakni: kekuatan manager, kekuatan dalam pengikut, dan kekuatan dalam situasi,

Berhasilnya seorang Satpam dalam melaksanakan tugasnya, harus di dukung oleh pengetahuan dan ketrampilan yang menyangkut komunikasi, motivasi, dan memahami dinamika kelompok . Oleh karena itu keberhasilan satpam mendukung keberhasilan kepemimpinan organisasi merupakan hal penting. Jadi satpam yang berhasil bai tidak dapat di beri ciri khusus sebagai satpam yang kuat atau sebagai satpam yang lemah yang selalu membolehkan, tetapi satpam yang berhasil baik adalah orang yang dapat memelihara keseimbangan yang tinggi dalam menilai secara tepat kekuatan yang menentukan perilakunya yang paling cocok bagi waktu tertentu dan benar-benar mampu bertindak demikian.

Pentingnya faktor-faktor situasional dan penilaian satpam mengenai kekuatan yang di miliki organisasi, sekarang ini mendapat pengakuan yang lebih tinggi. Setiap model kerja satpam mempunyai karakteristik yang berusaha mengidentifikasi pola situasi lingkungan organisasi yang penting bagi keberhasilan kepemimpinan yang efektif.

Hasil karya satpam tergantung dari pengendalian interaksi antara pemimpin dengan situasi lingkungan organisasi yang menguntungkan. kepemimpinan di pandang sebagai hubungan yang di dasarkan pada kekuatan dan pengaruh. Jadi, perlu di pertimbangkan dua pertanyaan penting, yaitu:
1. sampai berapa jauh situasi mendukung peran satpam dalam mendukung kekuasaan dan pengaruh yang di perlukan untuk menjadi efektif; atau sampai seberapa jauh faktor-faktor situasi itu menguntungkan?
2. Sampai seberapa jauh satpam dapat mendukung pemimpin dalam meramalkan pengaruh dan kepemimimpinan terhadap perilaku dan hasil karya para pengikut lainnya?

Tiga faktor situasional yang mempengaruhi efektifitas satpam dapat mendukung pemimpin, yaitu: hubungan antara pemimpin-angota, struktur tugas, dan kekuatan posisi. Dari segi pandangan teoritis maupun intuitif, hubungan interpersonal antara pemimpin dan para pengikut lainnya kelihatannya merupakan kondisi yang terpenting yang menentukan kekuatan dan pengaruh. Pengaruh pemimpin sebagian tergantung dari penerimaan (acceptance) oleh pengikut. Jika orang lain bersedia mengikuti pemimpin karena karismanya, keahliannya atau saling menghormati, maka dalam hal ini pemimpin hanya sedikit memerlukan struktur tugas dan kekuatan posisi. Tetapi, jika pemimpin tidak di percaya dan di pandang negatif oleh para pengikutnya, maka situasi ini kurang menguntungkan.