Infeksi Virus HIV

Posted on

Infeksi HIV
E-mail halaman ini ke rekan Sharing di facebook Sharing di twitter Bookmark & Berbagi Printer-friendly version

Infeksi HIV yaitu satu keadaan yang dikarenakan oleh human immunodeficiency virus (HIV). Keadaan ini dengan cara bertahap menghancurkan system kekebalan badan, yang bikin lebih susah untuk badan untuk melawan infeksi.

Artikel ini berikan deskripsi umum. Untuk info selanjutnya:

  1. AIDS
  2. Infeksi HIV akut
  3. Infeksi HIV tak bergejala
  4. Infeksi HIV awal gejala

Penyebab Virus HIV

The human immunodeficiency virus (HIV) bisa menyebar seperti berikut :

  • Melewati kontak s3ksual – s3x oral, vagin4, 4nus
  • Melewati darah – melewati transfusi darah, needlesticks disengaja, atau sharing jarum
  • Dari ibu ke anak – seseorang wanita hamil bisa menularkan virus ke janinnya melewati peredaran darah berbarengan mereka, atau ibu menyusui bisa menularkannya pada bayinya dalam ASI nya

Langkah spesifik, virus ini bisa menyebar mencakup:

  • Cedera jarum Terkadang
  • Inseminasi buatan dengan sperma yang terinfeksi
  • Transplantasi organ dengan organ yang terinfeksi

Ketahui Bank darah serta orang donor, program donor darah, secara detail untuk menghindar resiko infeksi. HIV TIDAK ditularkan ke orang yang MENYUMBANGKAN darah atau organ

Ketahui Bank darah serta orang donor, program donor darah, secara detail untuk menghindar resiko infeksi. HIV TIDAK ditularkan ke orang yang MENYUMBANGKAN darah atau organ. Orang yang menyumbangkan organ tak sempat lakukan kontak segera dengan beberapa orang yang menerima. Sekian juga, orang yang mendonorkan darah tak sempat kontak dengan orang yang menerimanya. Dalam semua prosedur ini, jarum serta instrumen steril harus dipakai.

Infeksi HIV tak menyebar melalui :

  • Kontak umum seperti memeluk
  • Nyamuk
  • Partisipasi dalam olahraga
  • Menyentuh item yang disentuh oleh orang yang terinfeksi virus

  • Beberapa orang yang berisiko paling tinggi untuk memperoleh HIV mencakup :
  • Pemakai narkoba suntikan yang sharing jarum
  • Bayi yang lahir dari ibu dengan HIV yg tidak Melakukan terapi HIV sepanjang kehamilan
  • Beberapa orang yang terkait s3x tanpa k0ndom, terlebih dengan orang yang mempunyai tingkah laku berisiko tinggi yang lain, HIV-positif, atau mempunyai AIDS
  • Orang yang terima transfusi darah atau product pembekuan pada th. 1977 serta 1985 (sebelum saat skrining untuk virus jadi praktik standard)
  • Pasangan s3ksual dari beberapa orang yang berperan serta dalam aktivitas berisiko tinggi (seperti pemakaian narkoba suntikan atau s3x 4nal)

AIDS

Gejala

Orang yang terinfeksi HIV barangkali tak mempunyai tanda-tanda apa pun sampai 10 th., tetapi mereka tetap dapat menularkan infeksi pada orang lain. Sesudah Anda datang dalam kontak dengan virus, dapat mengonsumsi saat sampai 3 bln. untuk tes darah untuk tunjukkan bahwasanya Anda mempunyai HIV.

Tanda-tanda yang terkait dengan HIV umumnya lantaran infeksi yang tidak sama dalam badan. Gejala-gejala yang terkait dengan infeksi HIV mencakup :

  • Diare
  • Kelelahan
  • Demam
  • Infeksi jamur vagina sering
  • Sakit kepala
  • Mulut luka, terhitung infeksi jamur (thrush)
  • Otot kaku atau sakit
  • Ruam dari beragam type, terhitung dermatitis seboroik serta psoriasis
  • Sakit tenggorokan
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Catatan : Beberapa orang tak mempunyai tanda-tanda saat mereka di diagnosis dengan Virus HIV. 

Ujian serta Tes
The ELISA HIV serta tes HIV blot Barat mendeteksi antibodi pada virus HIV dalam darah. Ke-2 tes mesti positif untuk mengkonfirmasi infeksi HIV. Sesudah antibodi ini artinya Anda terinfeksi HIV.
Bila tes negatif (tak ada antibodi yang ditemukan) serta Anda mempunyai factor resiko untuk infeksi HIV, Anda mesti diuji lagi dalam 3 bln..
Bila ELISA HIV serta tes HIV blot Barat positif, tes darah yang lain bisa dikerjakan untuk memastikan berapakah banyak HIV dalam aliran darah Anda.

Kalkulasi darah komplit (CBC) serta diferensial sel darah putih dapat juga tunjukkan kelainan.

Jumlah CD4 yang lebih rendah dari normal barangkali adalah sinyal bahwasanya virus itu mengakibatkan kerusakan system kekebalan badan Anda.
pengobatan

Dokter umumnya mereferensikan obat untuk pasien yang memiliki komitmen untuk mengambil semua obat mereka serta mempunyai jumlah CD4 dibawah 500 sel/mm3 (yang disebut sinyal bahwasanya system kekebalan badan yang lemah). Sebagian orang, terhitung wanita hamil serta beberapa orang dengan ginjal atau persoalan neurologis berkenaan HIV, barangkali membutuhkan penyembuhan lepas dari jumlah CD4 mereka.

Hal semacam ini benar-benar utama untuk orang dengan HIV untuk mengambil semua dosis obat mereka, bila virus bisa jadi resisten pada obat. Terapi senantiasa melibatkan gabungan obat antivirus. Wanita hamil dengan infeksi HIV diperlakukan untuk kurangi kemungkinan penularan HIV pada bayinya.

Orang dengan infeksi HIV butuh jadi dididik perihal penyakit serta penyembuhan hingga mereka bisa jadi peserta aktif dalam bikin ketentuan dengan penyedia service kesehatan mereka.

HIV yaitu satu keadaan medis yang kritis yang bisa diobati, namun belum pulih. Ada langkah yang efisien untuk menghindar komplikasi serta tunda, namun tak senantiasa menghindar, pengembangan jadi AIDS.

Hampir semua orang yang terinfeksi HIV bakal meningkatkan AIDS bila tak diobati. Tetapi, ada sekumpulan kecil orang yang meningkatkan AIDS benar-benar lambat, atau tak sempat sekalipun. Pasien-pasien ini dimaksud nonprogressors periode panjang.

Kemungkinan Komplikasi

  1. Kanker
  2. Kritis wasting (berat tubuh) dari infeksi HIV
  3. Sukasia HIV
  4. Lipodistrofi HIV
  5. Infeksi oportunistik
  6. Basil angiomatosis
  7. Kandidiasis
  8. Infeksi sitomegalovirus
  9. Infeksi kriptokokus
  10. Cryptosporidium enterocolitis (atau infeksi protozoa yang lain)
  11. Mycobacterium avium complex (MAC) infeksi
  12. Pneumonia Pneumocystis jiroveci (pada mulanya dimaksud Pneumocystis carinii pneumonia atau PCP)
  13. Infeksi Salmonella dalam aliran darah
  14. Toksoplasmosis
  15. Tuberkulosis (di paru-paru atau menyebar ke semua badan)
  16. Infeksi virus otak (PML)

Hubungi Profesional Medis

Hubungi penyedia service kesehatan Anda bila Anda mempunyai kemungkinan atau aktual terpapar infeksi AIDS atau HIV.

Tips Pencegahan Terinfeksi Virus HIV

  1. Jauhi menyuntikkan obat-obatan terlarang. Bila Anda memakai obat suntikkan, jauhi jarum suntik tidak steril/ bekas. Senantiasa pakai jarum baru. (Perebusan atau bersihkan dengan alkohol tak menanggung bahwasanya mereka steril serta aman.)
  2. Jauhi kontak 0ral, v4gina, atau 4nus dengan air m4ni dari beberapa orang yang terinfeksi HIV.
  3. Jauhi jalinan s3x 4nal, lantaran mengakibatkan air mata kecil di jaringan ubur, dimana HIV dalam air m4ni pasangan yang terinfeksi barangkali masuk dengan cara segera ke dalam darah pasangan.
  4. Bila Anda terkait s3x dengan orang yang memakai obat disuntikkan, senantiasa memakai k0ndom.
  5. Bila Anda terkait s3x dengan adanya banyak orang atau mungkin dengan orang yang mempunyai banyak pasangan, senantiasa memakai k0ndom.
  6. Orang dengan AIDS atau yang mempunyai tes antibodi HIV positif bisa menularkan penyakit pada orang lain. Mereka semestinya tak menyumbangkan darah, plasma, organ badan, atau sp3rma. Mereka semestinya tak bertukar cairan kel4min sepanjang kesibukan s3ksual.
  7. Tingkah laku s3x yang aman bisa kurangi resiko terkena infeksi. Tetap ada sedikit resiko memperoleh infeksi juga bila Anda berlatih ” s3x aman ” dengan memakai k0ndom. Hanya satu langkah pasti untuk menghindar penularan virus.
  8. Memakai perlindungan waktu lakukan kontak s3ksual dengan orang yang Anda kenal atau dicurigai terinfeksi HIV