Peran Satpam dalam mendukung pemimpin mencapai keeberhasilan Organisasi

Posted on

Pemimpin berbeda dengan pengikutnya,seorang pemimpin yang efektif juga berbeda dengan seorang pemimpin yang tidak efektif dalam alur keperibadiannya, kemampuan kognitifnya, kecakapannya, dan nilai-nilai yang dianutnya. Pemimpin adalah pribadi yang memiliki keterampilan teknis, khususnya dalam satu bidang, hingga mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktifitas, demi pencapaian satu atau beberapa tjuan organisasi. Seorang satpam dituntut pula memiliki karakteristik pemimpin, terutama dalam mencapai tujuan pengamanan di lingkungan organisasi. Keterampilan teknis seorang satpam terutama berhubungan dengan keterampilan bidang pengamanan.

Keperibaian seorang satpam dapat mempengarui pimpinan melalui temapamenya, yang dapat bersifat sabar maupun pemarah, sehingga akan mempengarui pimpinan melaksanakan tugas kepemimpinannya. Pengalaman dan pengabdian satpam juga berperan dalam mempengarui pimpinan menjalankan kepemimpinan dalam organisasi. Keperibadian satpam ini bila di hubungkan dengan perilaku pemimpin merupakan ajaran tentang tingkah laku untuk membedakan mana yang benar dan salah. Artinya yang baikadalah boleh di lakukan dan yang salah harus di hindari untuk di lakukan.

Agar seorang satpam dapat mendukung pemimpin memimpin organisasi dengan efektif, dia harus mempunyai prinsip. Satpam dapat menciptakan suatu kultur atau sistem nilai yang berpusatkan pada prinsip prinsip yang:

  • Memiliki visi, keberanian dan kerendahan hati untuk selalu belajar tumbuh.
  • Mempunyai semangat untuk selalu belajar
  • belajar melalu mendengarkan, melihat kecenderungan yang timbul,menangkap dan mengantisipasi kebutuhn-kebutuhan.
  • Mengevaluasi kesuksesan dari kesalahan masa lalu dan menyerap pelajaran yang di ajarkan oleh hati nurani.
Satpam dan Organisasi

Satpam seperti ini tidak menentang perubahan, tetapi dia akan memeluk dan mendekap perubahan. Masalah dasar satpam dalam mendukung pemimpin organisasi adalah dengan pengembangan skill yang secara kontruktif mempengaruhi pemimpin mencapai tujuan tujuan yang di dpesifikasikan, sehingga akibatnya adalah mencapai bahwa seorang satpam yang inggin memperbaiki dirinya sendiri, situasi, dimana kelompok-kelompok bekerja dan teknik-teknik komunikasi dengan apa yang dilaksanakan.