Kepemimpinan (leadership) dalam suatu organisasi

Posted on

Kepemimpinan Organisasi

Istilah kepemimpinan berasal dari kata dasar ‘pimpin’ yang artinya bimbing atau tuntun. Dari kata “pimpin” lahirlah kata kerja “memimpin” yang artinya membimbing atau menuntun dan kata benda “pemimpin” yaitu orang yang berfungsi memimpin atau menuntun. Istilah pemimpin berasal dari kata asing leader dan kepemimpinan dari leadership. Sekalipun kepemimpinan tidak sama dengan manajemen (management) teta[i kedua hal itu tidak dapat di pisahkan.

Perbedaan antara manajemen dengan kepemimpinan, sebagai berikut:

  1. Kepemimpinan itu nuansanya mengarah kepada kemampuan individu, yaitu kemampuan dari seorang pemimpin, sedangkan manajemen mengarah kepada sistem dan mekanisme kerja.
  2. Kepemimpinan merupakan kualitas hubungan atau interaksi antara si pemimpin dan pengikut dalam situasi tertentu sedangkan manajemen merupakan fungsi status atau wewenang (authority). Jadi kepemimpinan menekankan kepada pengaruh (wibawa) terhadap pengikut, sedangkan manajemen menekankan pada wewenang yang ada.
  3. Kepemimpinan menggantungkan diri pada sumber-sumber yang ada dalam dirinya (kemampuan dan kesanggupan) untuk mencapai tujuan, sedangkan manajemen mempunyai kesempatan untuk mengerahkan dana dan daya (funs and forces) yang ada di dalam organisasi untuk mencapai tujuan secara efisiensi dan efektif.
  4. Kepemimpinan di arahkan untuk mewujudkan keinginan si pemimpin, walaupun juga mengarah ketercapaiannya tujuan organisasi, sedangkan manajemen mengarah pada tercapainya tujuan organisasi secara langsung.
  5. Kepemimpinan lebih bersifat hubungan personal yang berpusat pada diri si pemimpin, pengikut dan situasi, sedangkan manajemen bersifat impersonal dan kuantitatif.

Walapun kedua hal tersebut (kepemimpinan dan manajemen) berbeda, tetapi keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Kepemimpinan merupakan salah satu sarana dalam menggerakkan (actuating) dan yang terakhir dalam fungsi manajemen (management) sehingga wajarlah apabila kepemimpinan harus di pelajari oleh para pejabat pimpinan (managers).

KEPEMIMPINAN DALAM SUATU ORGANISASI
Berorganisasi

Kepemimpinan merupakan sesuatau yang melekat pada diri si pemimpin, dan oleh karenanya kepemimpinan dapat di kaitkan dengan pembawaan, keperibadian (personality) kemampuan (ability) dan kesanggupan (capability) yang mana kesemuanya itu mengarah kepada ciri – ciri atau sifat-sifat tertentu. Kepemimpinan dapat pula dikatakan sebagai suatu kegiatan (activity) dari si pemimpin. Kepemimpinan dapat pula di katakan sebagai proses antar hubungan atau interaksi antara pemimpin, pengikut dan situasi.

Pengertian umum kepemimpinan dapat diartikan sebagai suatu proses kegiatan seseorang dalam memimpin, membimbing, mempengaruhi/mengontrol pikiran serta tingkah laku orang lain yang ada di bawah pengawasannya. Proses kegiatan kepemimpinan ini dapat di iringi baik dengan paksaan maupun tanpa adanya pemaksaan, namun dalam pelaksanannya pun dapat di lakukan dengan memberikan pengaruh terhadap pengikut melalui suatu proses komunikasi dalam situasi tertentu. Sehingga seorang pemimpin di tuntut harus memiliki kemampuan dalam mengarahkan semua potensi sumber daya manusia yang ada secara maksimal dan seefektf mungkin ke arah tercapainya suatu tujuan yang telah di tetapkan.

Seorang pemimpin harus dapat berperan aktif dalam suatu tindakan, termasuk menilai pembentukan struktur dalam interaksi sebagai bagian dar proses pemecah masalah-masalah bersama termasuk masalah keamanan dalam organisasi, maupub masalah keamanan di luar lingkungan organisasi.

Kepemimpinan dalam arti nilai instrumentalnya dalam tujuan-tujuan dan pemuasan kebutuhan kelompok. Pengakuan atas nilai instrumental dari kepemimpinan memposisikan sebagai peran yang di pilahkan (defferentiated role)dengan berupaya memadukan berbagai macam peran dari kelompok dan memelihara kesatuan tindakan dalam usaha-usaha kelompok ke arah tercapainya tujuan. Kepemimpinan memerlukan bentuk hubungan manusiawi yang efektif, artinya hubungan manusiawi dalam kepemimpinan adalah cara seseorang pemimpin dalam memperlakukan orang yang di pimpinnya, yang aklan menunjang atau tidak bagi pencapaian tujuan kelompok / organisasi.

Kepemimpinan sebagai suatu proses sosial menempatkan kepemimpinan merupakan antar dorongan sosial yang menyebabkan sejumlah orang mulai bersiap-siap mencapai tujuan dengan semangat dan penuh harapan. Kelompok ini adalah penting dalam menarik perhatian pada kenyataan bahwa kepemimpinan tumbuh dari proses interaksi itu sendiri, kepemimpinan dapat di simak / di kaji dan ternyata benar apabila di akui dan di dukung oleh anggota lain dalam suatu kelompok atau organisasi.